jump to navigation

Kacau…. Baru 4 Hari, 659 Pemotor Terjaring Tilang Elektronik 8 Februari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas, Teknologi.
Tags:
add a comment

B3DFB548-C20D-4236-889B-FDE06E2ACAC0

Kebijakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk sepeda motor sudah diberlakukan di Jakarta. 1-7 Februari, diberlakukan masa sosialisasi. Seelah itu tilang pun diberlakukan.

Dirlantas Polda Metro Jaya mengabarkan, dalam masa sosialisasi cukup banyak pemotor yang tertangkap kamera tilang yang bekerja dengan canggih tersebut.

Selama empat hari, mulai 1-4 Februari, Ditlantas Polda Metro Jaya berhasil menjaring 659 pengguna motor yang melanggar tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Dari 659 pemotor yang ter-capture kemera ETLE yang paling banyak pelanggaran adalah pemotor yang masuk jalur busway. “Untuk denda paling besar adalah pengguna motor yang menggunakan ponsel, sanksinya Rp 750.000,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus.

Kenali Alur tilang ETLE:

1. CCTV menangkap gambar pelanggaran pengendara hingga nomer pelat kendaraan yang otomatis terkirim ke back office TMC Polda Metro Jaya

2. Petugas akan mengecek identitas kendaraan dan pemiliknya ke database

3. Pengiriman surat konfirmasi tilang akan dikirimkan ke kediaman alamat pelanggar

4. Pelanggar diberi waktu tujuh hari menjawab surat konfirmasi tersebut melalui situs web atau mengirimkan blangko lampiran di surat klarifikasi yang bisa dikirimkan ke petugas

5. STNK pengendara akan diblokir jika tidak menindaklanjuti tahapan tilang

6. Pemilik kendaraan diberikan waktu tujuh hari melakukan pembayaran denda tilang melalui bank