jump to navigation

Apakah Sasis Motor Gampang Patah, Ini Penjelasan Mekanik Senior 12 Juli, 2022

Posted by proud2ride in General.
Tags:
add a comment

Berita buruk yang di-blow up laksana black campaigne atau kampanye hitam kembali menimpa produk sepeda motor Honda di Indonesia. Kali ini, kembali soal sasis motor yang patah.

Kabar ini rame dibahas di sejumlah media sosial. Ada potongan video yang menggambarkan sasis Honda BeAT patah saat dikendarai.

Dan selanjutnya bisa ditebak. Kasus ini menjadi perhatian menarik bukan saja oleh pecinta motor BeAt tetapi juga oleh Gonda Hatter alias fan berat non Honda.

Atas kejadian ini, PT AHM telah memberikan penjelasan. Rina Listiani, Senior Manager Public Relations PT Astra Honda Motor mengatakan, semua sepeda motor Honda yang diproduksi AHM sudah dilakukan pengecekan kualitas dengan standar tinggi sebelum dikirim ke konsumen melalui jaringan Honda.

“Terkait motor konsumen tersebut, perlu dianalisa lebih detail kondisi motor tersebut, dan bagaimana kejadiannya agar bisa diketahui penyebab dari permasalahannya,” jelas Rina.

Mengapa sasis sepeda motor tersebut patah? Parmin seorang mekanik senior di Bekasi menjelaskan, kasus sasis sepeda motor patah sangat jarang terjadi.

Selama dia menjadi pekerja bengkel lalu membuka bengkel sendiri, sangat jarang ada motor konsumen masuk bengkelnya karena sasis patah.

Meski begitu, satu dua ada yang masuk karena ada yang mendasari. Umumnya sasis patah karena karat. “Jadi saya katakan, jika sasis sepeda motor tidak karatan, sangat susah untuk patah,” ungkapnya.

Nah, dengan demikian ada kemungkinan pemilik sepeda motor membiarkan sepeda motornya kena karat. Biasanya mereka yang tinggal di kawasan pesisir pantai.

Atau bisa jadi sang pemilik motor malas membersihkan motornya manakala selesai hujan atau melaju di genangan di wilayah pesisir bahkan karena kotoran.

“Kalo sudah karatan, bagian yang mudah patah biasanya di bawah mesin serta di bawah setang. Karena itu, dua bagian ini harus sering-sering ditengok, apakah sudah bersih,” urai Parmin.