jump to navigation

Menjelang Balapan GP Mandalika, Marquez Kasih Wejangan untuk Pembalap Astra Honda 18 Maret, 2022

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Marc Marquez adalah salah satu pembalap terbaik dunia yang hingga kini masih berjaya di lintasan balap. Karena itu, ilmu balap dari juara dunia enam kali di kelas MotoGP ini sangat berharga. Hal inilah yang dibeberkan Marquez ke sejumlah pembalap muda Indonesia menjelang balapan MotoGP Mandalika.

Pembalap Repsol Honda Team MotoGP ini bersama rekan satu timnya Pol Espargaro menyapa konsumen dan sejumlah komunitas sepeda motor Honda di Indonesia, Kamis (17/3/2022). Pesan penting pun dibagikan kedua pebalap asal Spanyol itu untuk pebalap muda Indonesia yang berjuang demi membanggakan Bangsa Indonesia.

Dalam kegiatan Virtual Meet & Greet yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM) menyambut GP Mandalika tersebut, turut dihadiri empat pebalap Indonesia binaan AHM yang tahun ini turun di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022. Mereka adalah Vega Ega Pratama, Reykat Yusuf Fadillah, Aan Riswanto, dan Muhammad Diandra Mahardika.

Marquez menyampaikan pesan kepada para pebalap belia binaan AHM, bahwa Indonesia tidak pernah kehabisan bakat balap terbaik, seperti Mario Suryo Aji yang pernah dibina AHM dan tahun ini tampil di GP Moto3. Banyaknya pebalap muda dari Indonesia dan terbukanya kesempatan yang diberikan kepada mereka, menurut pemegang titel 8 kali juara dunia itu menjadi hal yang sangat penting.

”Kesempatan yang diberikan Astra Honda untuk pebalap muda Indonesia sangatlah penting. Ini menjadi kesempatan yang baik. Nikmati masa-masa ini, ambil kesempatan untuk tampil di ajang yang dilalui dengan baik, dan letakkan ambisi untuk tampil di kejuaraan dunia,” kata Marc.

Setali tiga uang, Pol yang tampil menawan pada seri pertama MotoGP di Qatar beberapa waktu lalu di atas Honda RC213-V juga memberikan motivasi serupa untuk para pebalap Indonesia. Pol berharap suatu saat nanti, terdapat pebalap Indonesia yang tampil di MotoGP.

”Pada usia belia dan sudah dapat kesempatan mengikuti kejuaraan bergengsi, memang banyak hal yang akan menjadi tekanan. Terpenting adalah menikmati setiap balapan dan apa yang sedang mereka lakukan, manfaatkan kesempatan sebaik-baiknya,” kata Pol.

Tantangan dan Mimpi Pebalap Indonesia

Kesempatan membalap satu sirkuit bersama pebalap dunia tentu menjadi kesempatan langka untuk para rider belia binaan AHM. Hal tersebut diutarakan Aan Riswanto, salah satu pebalap yang akan tampil di IATC 2022 dalam Meet & Greet bersama Marc Marquez dan Pol Espargaro.

”Senang sekali mendapat kesempatan membalap di satu ajang balap bersama para pebalap dunia. Tapi yang paling penting, saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Saya siap mengambil pembelajaran positif agar bisa meraih mimpi menjadi pebalap seperti mereka (Pol dan Marc),” ucap Aan, yang tahun ini menginjak usia 16 tahun.

Sebagai lulusan Astra Honda Racing School, keempat pebalap ATC dari Indonesia ini siap mengambil banyak pelajaran di setiap race IATC 2022. Pengetahuan balap pada AHRS dan pengalaman di lintasan, akan terus dikembangkan. ”Terutama strategi handling motor prototipe. Semua akan saya serap untuk mengembangkan kemampuan terbaik,” sahut Reykat.

Tentu, membalap di depan publik sendiri menjadi tantangan cukup berat. Namun, para pebalap muda ini punya tekad kuat menaklukkan semua tantangan tersebut, seperti yang dikatakan Veda Ega Pratama, peraih podium ketiga race kedua seri pertama IATC di Qatar.

”Buat saya, tantangan terbesar adalah bagaimana menjaga fokus dan konsentrasi untuk bisa membalap dengan baik, tidak melakukan kesalahan, dan terus memberikan kemampuan terbaik,” ucap Veda, pebalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta itu.

Satu lagi pebalap binaan AHM di IATC, Muhammad Diandra Mahardika, dalam kesempatan Meet & Greet bersama Marc Marquez dan Pol Espargaro, mengaku bangga bisa membalap dalam satu event bersama pebalap MotoGP. ”Sangat luar biasa membalap di sirkuit kebanggan Indonesia, bareng pebalap MotoGP. Sebuah kesempatan yang tidak semua pebalap dapatkan. Saya akan manfaatkan dengan baik kesempatan ini,” katanya.

Meet and Greet bersama pebalap Repsol Honda Team dan pebalap lokal binaan AHM ini dihadiri sekitar 500 peserta. Mereka datang dari konsumen dan komunitas seluruh Indonesia yang dipilih berdasarkan berbagai aktivitas yang mereka lakukan sebelumnya.

Menanti Aksi Pebalap Astra Honda Menatap Asa di Putaran Kedua ATC 2021 1 April, 2021

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Sementara MotoGP meraung dengan hebatnya, rider muda Indonesia juga bertarung kalah heroiknya di lintasan yang sama, Losail International Circuit, Qatar di akhir pekan ini.

Hanya sepekan setelah putaran pembuka di sirkuit Losail, para pebalap Asia Talent Cup (ATC) langsung dihadapkan pada putaran kedua di tempat yang sama, Sabtu-Minggu (3-4 April 2021).

Empat pebalap binaan PT Astra Honda Motor yang turun membela nama Bangsa kembali mempersiapkan diri untuk meraih hasil terbaik.

Tentu, asa masih sangat terbuka bagi para pebalap belia binaan Astra Honda, yakni Fadillah Arbi Aditama (15), Herlian Dandi (14), Azryan Dheyo (15), dan Herjun Atna Firdaus (16). Pengalaman berharga pada seri pembuka menjadi modal penting untuk meraih hasil maksimal dan meraih poin demi poin.

Minggu lalu, Fadillah Arbi Aditama yang konsisten berada di posisi tiga besar sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, harus menerima hasil kurang memuaskan ketika mengalami low side di lap tiga tikungan ke-10 dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Pada balapan kedua, Arbi mengalami crash saat berebut barisan depan. Melihat hasil ini, Arbi semakin tertantang untuk bisa membuktikan performa terbaiknya pada putaran kedua akhir minggu ini.

”Fisik dan mental saya siapkan, termasuk pengetahuan tentang sirkuit Losail yang sudah saya dapatkan dari pre test dan putaran 1. Semoga di putaran 2 ini saya bisa lebih menjaga fokus dan konsentrasi. Mohon doa dan dukungannya,” ucap pebalap asli Purworejo, Jawa Tengah itu.

Penantian panjang juga dirasakan Herjun Atna Firdaus. Minggu lalu, dirinya tak diperbolehkan membalap karena masih dalam pemulihan pasca-operasi tulang pangkal jari kelingking di tangan kanannya. Pebalap asal Pati, Jawa Tengah, itu mengaku tak sabar segera bersaing dengan pebalap hebat lain dari penjuru Asia, begitu sudah mendapatkan lampu hijau dari tim dokter MotoGP.

”Jika sudah diizinkan, putaran kedua ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin mengejar ketertinggalan. Sebagai satu-satunya pebalap Indonesia yang sudah mengikuti ATC pada tahun-tahun sebelumnya, saya merasa semangat dan tekad ini sangat kuat untuk bisa kompetitif di barisan depan,” ujar Herjun penuh keyakinan.

Motivasi tinggi juga terus melekat pada pebalap Herlian Dandi dan Azryan Dheyo. Meski Dandi mampu masuk zona poin dan finish pada posisi ke-11 saat balapan kedua putaran pertama, raihan itu dirasa kurang memuaskan.

Dandi berharap mampu terus meningkatkan performa untuk semakin mendekat dengan barisan depan pada putaran kedua. Menjaga kebugaran dan mental menjadi prioritasnya saat ini.

Untuk Dheyo, hasil balapan minggu lalu menjadi bahan evaluasi dan memperkuat motivasi. ”Saya bertekad terus meningkatkan penampilannya. Setidaknya bertarung di zona poin atau bahkan bisa bersaing di grup depan,” katanya.

Putaran kedua ATC musim 2021 ini akan kembali digelar di Losail International Circuit, Qatar dan diselenggarakan dua balapan pada 3-4 April 2021.

Ini Dia Hasil Positif Pembinaan Berjenjang Honda di Dunia Balap 2019 15 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

A54C753C-7688-48BA-A738-03E566980381

Sumbangsih PT Astra Honda Motor (AHM) bagi kemajuan dunia balap Tanah Air telah menunjukkan hasil positif. Pembinaan AHM secara berjenjang telah mengantarkan sejumlah pembalap bisa berlaga di event internasional.

Usai menyaksikan tiga pembalap Tanah Air berlaga di CEV International Championship seri akhir di Valencia-Spanyol, President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan, hasil balap di CEV International Championship tahun ini diharapkan dapat semakin menempa skill pebalap.

Hasil balap 2019 telah menyiapkan diri mereka secara skill, fisik, maupun mental menghadapi berbagai ajang balap, mulai dari balapan tingkat lokal, regional Asia, kejuaraan di Eropa seperti FIM CEV International Championship, maupun dalam mewujudkan mimpi balapan dengan hasil kompetitif di balapan dunia Grand Prix MotoGP.

“Setahap demi setahap, pebalap kami terus meningkatkan skill balapnya dalam setiap stel pembinaan berjenjang yang kami siapkan. Balap di CEV ini akan dievaluasi untuk memberikan pembinaan balap yang paling tepat. Kami akan terus memperkuat pembinaan bagi pebalap muda Indonesia, yang dimulai dari Astra Honda Racing School hingga ke MotoGP,” ujar Toshiyuki Inuma.

FIM CEV International Championship merupakan bagian dari penggemblengan para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) sebelum menghadapi pertarungan balap tertinggi di Grand Prix. Dari pembinaan di ajang balap yang tingkat kompetisi balapnya satu level di bawah Grand Prix MotoGP, telah dicetak pebalap-pebalap tangguh Tanah Air yang menjadi kebanggaan bangsa.

CAA4EAA4-EAC8-4CA4-9921-2E9BA39080DF

Tahun lalu, Dimas Ekky Pratama yang sempat mengasah skill balap CEV Moto2 European Championship berhasil terpilih balapan di jenjang lebih tinggi, yakni Grand Prix Moto2 semusim penuh.

Peran AHM tak berhenti. Tahun depan, giliran pebalap asal Bulukumba, Andi Gilang dipastikan akan menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang balapan satu musim penuh Grand Prix Moto2 2020. Andi yang juga jebolan CEV Moto2 European akan menjadi segelintir pembalap Indonesia yang bisa merasakan atmosfer MotoGP selama satu musim.

Gerry Salim yang pernah menjadi juara umum ARRC kelas 250cc dan balapan di CEV Moto3 pun mendapat pengalaman berbeda yang menambah skill balapnya saat balapan di CEV Moto2 tahun ini. Sementara itu, Mario Suryo Aji semakin kuat mengasah skill balapnya sepanjang musim balap CEV perdananya.

Kita tunggu, siapa lagi yang bakal diproyeksikan AHM ke level internasional.