jump to navigation

Kelas Tinggi…. AHM Hadir di Rangkaian Acara G20 Dengan Kendaraan Listriknya 22 September, 2022

Posted by proud2ride in Event.
Tags: , , ,
add a comment

Di event kenegaraan kelas tinggi, G20, PT Astra Honda Motor (AHM) hadir dengan turut mendukung program pemerintah dalam hal percepatan program elektrifikasi kendaraan bermotor.

Dukungan AHM hadir melalui partisipasinya dalam rangkaian acara The 3rd Trade, Investment, and Industry Working Group Meeting and Ministerial Meeting (The 3rd TIIWG and TIIMM) G20 Indonesia 2022.

Dalam kegiatan tersebut, AHM menghadirkan ekosistem sepeda motor listrik Honda pada area Trade Investment Industry Exposition.

Trade Investment Industry Exposition berlangsung selama TIIMM pada 22-23 September 2022.  Pada gelaran tersebut, AHM hadir dengan memajang Honda PCX Electric dan baterai portable (Honda Mobile Power Pack).

AHM juga menghadirkan 5 Honda PCX Electric dan stasiun penukaran baterai yang dapat dipergunakan untuk mendukung aktivitas operasional panitia serta dapat diutilisasi oleh peserta G20 sejak pelaksanaan TIIWG yang dimulai pada 19 September 2022.

Acara ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara dan organisasi Internasional.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan keikutsertaan AHM pada rangkaian ajang G20 ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pemerintah dalam akselerasi program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

AHM ingin dapat turut mendukung tercapainya agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dari pertemuan penting berbagai negara dan Organisasi Internasional ini.

Selaku tuan rumah G20, AHM, jelas Andy ingin turut hadir melalui produk karya anak bangsa, Honda PCX Electric serta infrastruktur pendukung Honda Mobile Power Pack.

“Tahun ini, kami pun akan melanjutkan komitmen tersebut dengan mengumumkan strategi dan roadmap bisnis sepeda motor listrik dengan produk yang berkualitas, aman, dan didukung jaringan bisnis dan ekosistem yang paling sesuai untuk era kendaraan listrik di masa mendatang,” ujar Andy.

Keren Nih…! Pengumuman AHM Soal Gebrakan Motor Listriknya Secara Nasional Serta Global 14 September, 2022

Posted by proud2ride in Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

Dalam upaya berkontribusi mewujudkan kehidupan berkelanjutan melalui realisasi netralitas karbon pada sepeda motor Honda, PT Astra Honda Motor (AHM) akan mengumumkan strategi dan roadmap bisnis sepeda motor listrik dalam tahun ini. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengakselerasi kehadiran sepeda motor listrik di Indonesia.

Dalam keterangannya Selasa (13/9) PT AHM menjelaskan, komitmen kuat ini merupakan bagian dari target realisasi netralitas karbon sepeda motor Honda di seluruh dunia selama tahun 2040-an yang diinisiasi Honda Motor Co., Ltd.

Secara global, Honda akan menghadirkan 10 model sepeda motor listrik pada tahun 2025 dan dalam lima tahun ke depan Honda Motor co menargetkan penjualan 1 juta unit sepeda motor listrik dan mencapai 3,5 juta pada 2030.

Honda berkomitmen untuk mempercepat elektrifikasi sepeda motor sebagai fokus utama strategi yang berkontribusi pada lingkungan dan terus melanjutkan kemajuan ICE (Internal Combuction Engines). AHM pun memiliki komitmen kuat terhadap hal ini.

Komitmen besar AHM dalam elektrifikasi sepeda motor telah dibuktikan sejak tahun 2019 dengan memproduksi Honda PCX Electric di pabrik AHM di Sunter, Jakarta Utara. Honda PCX Electric dilengkapi dengan dua unit baterai portable (Honda Mobile Power Pack) yang dapat diisi ulang dengan menggunakan dua mekanisme yaitu swap sistem dan on board charging.

President Director AHM Keiichi Yasuda mengatakan saat ini tren kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik semakin menguat, termasuk di Indonesia.

Sebagai produsen sepeda motor terbesar di negara ini, AHM, yang berupaya terus mengurangi emisi CO2 pada sepeda motor berbahan bakar (internal combustion engines), akan menjadi bagian penting dalam menghadirkan produk sepeda motor listrik yang bisa memberikan netralisasi karbon pada dunia sekaligus menyuguhkan kegembiraan berkendara pada masyarakat Indonesia.

“Kami sudah bekerjasama dengan berbagai pihak dalam riset dan pengembangan sepeda motor listrik dan infrastruktur pendukungnya, termasuk dalam rantai bisnis baterai. Paling lambat akhir tahun ini, kami akan menginformasikan strategi dan roadmap bisnis sepeda motor listrik Honda di Indonesia,” ujar Yasuda.

Keseriusan AHM mengakselerasi kehadiran sepeda motor listrik sejalan dengan tekad pemerintah Indonesia dalam memasuki era kendaraan listrik yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Tranportasi Jalan.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, AHM telah dan terus melakukan studi dan inovasinya agar dapat menghadirkan sepeda motor listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan menindaklanjuti kebijakan pemerintah tentang kendaraan listrik, perusahaan dalam waktu dekat akan menyampaikan rencana dan langkah strategiknya dalam menghadirkan sepeda motor listrik bagi konsumen setia Honda di Indonesia. Perusahaan menyiapkan jaringan bisnis dan ekosistemnya agar dapat memberikan pelayanan yang paling sesuai untuk era kendaraan listrik di masa mendatang.

“Dukungan kami sangat penuh terhadap pemerintah dalam mewujudkan percepatan program kendaraan bermotor listrik. Kami ingin dapat segera memberikan sepeda motor listrik berkualitas, aman buat konsumen,dan dukungan layanan purna jual terbaik seperti yang telah kami implementasikan selama ini dalam menemani masyarakat mewujudkan mimpi mereka melalui sepeda motor berbahan bakar,” ungkap Loman. 

Setelah meluncurkan Honda PCX Electric di tahun 2019, AHM mengembangkan studi bersama berbagai pihak dalam ekosistem sepeda motor listrik, seperti kerjasama dengan HEIN (PT HPP Energy Indonesia) dalam pengadaan infrastruktur pertukaran baterai.

Selain itu, AHM juga menawarkan skema bisnis Honda PCX Electric berupa penyewaan kepada perusahaan dalam mendukung operasional bisnis di berbagai lini atau business to bussines (B2B).

Beberapa perusahaan dan institusi yang melakukan kerjasama antara lain Grab, Gojek, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan beberapa perusahaan untuk mendukung aktivitas AHM akan terus melanjutkan upaya memenuhi impian konsumen sehingga mampu semakin memperkokoh kepemimpinannya di pasar sepeda motor Indonesia.

Intip Motor Listrik BMI yang Katanya Karya Anak Bangsa 13 Agustus, 2022

Posted by proud2ride in Produk Baru.
Tags: ,
add a comment

PT BYXE Motor Indonesia (BMI) dikabarkan tengah mematangkan kesiapan produksi motor listrik karya anak bangsa. Motor-motornya mulai dari BYXE, XADE, SERGAP dan Prototype Motor Patroli. Motor listrik tersebut diharapkan segera diproduksi secara massal dan untuk digunakan masyarakat.

Terlebih, mendorong penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan secara masif karena sudah lulus Sertifikasi Uji Tipe (SUT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kehadiran motor listrik besutan BMI ini diharapkan menjadi salah satu solusi adanya permasalahan lingkungan seperti pemanasan global, efek gas rumah kaca, dan emisi karbon, yang mengharuskan semua pihak melakukan upaya penanganan serius.

BYXE, XADE, dan SERGAP sudah mendapatkan apresiasi tinggi dan dukungan serta sertifikasi lulus uji dari SUT Kemenhub. Sementara khusus SERGAP, yang bersama Litbang Kementerian Pertahanan (Kemenhan) fokus dikembangkan menjadi motor berstandar militer.

Saat ini motor berkekuatan listrik memang harus dipasarkan karena kebutuhannya. Motor listrik menjadi solusi kendaraan yang digadang-gadang lebih hemat dibandingkan kendaraan yang sumber tenaganya dari minyak bumi (BBM).

Selain perawatannya mudah, juga bagus karena ramah lingkungan, tidak mengeluarkan emisi gas, suara mesin halus, pencemaran udara dari knalpot dan poin utamanya adalah karya anak bangsa.

Motor listrik, mendapatkan energi dari baterai di sekitaran rumah atau kantor. Energi terbarukan akan menjadi pelopor transportasi tanpa limbah udara nantinya. Meski tampilan yang terkesan simpel, namun motor listrik memiliki kesan modern dengan nuansa desain futuristik.

Apalagi ini sudah mendapatkan SUT. Tentu menjadi nilai lebih dari produsen yang benar-benar serius dalam menggarapnya. Akselerasinya juga tidak kalah dengan motor yang menggunakan BBM sehingga layak digunakan untuk kebutuhan harian atau militer dengan pengembangan berbeda atau disesuaikan,” katanya.

Namun, tidak disebutkan dengan jelas, kapan seped motor ini bisa diproduksi massal dan siap dipasarkan di Tanah Air. Sementara Honda sudah memperkenalkan motor listrik sejak tiga tahun silam. hal yang sama juga dilakukan oleh Yamaha. Khan, jika makin banyak, gemanya bakal lebih kuat lagi.

Keren Nih, Swasta & BUMN Ramai-Ramai Kolaborasi, Dorong Pertumbuhan Kendaraan Listrik Indonesia 22 Februari, 2022

Posted by proud2ride in Event.
Tags: , , ,
add a comment

Masa depan motor listrik di Indonesia semakin terang. Langkah nyata kolaborasi BUMN dan swasta guna mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia, direalisasikan hari ini, Selasa (22/2/2022).

Kolaborasi ini melibatkan Electrum, perusahaan patungan Gojek dan TBS Energi Utama (TBS), bersama Pertamina, Gogoro, dan Gesits, bersinergi untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi dan terlengkap di Indonesia.

Hal ini juga sejalan dengan isu prioritas yang dibawa Pemerintah Indonesia dalam G20 Summit, salah satunya terkait transisi energi yang berkelanjutan, termasuk percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Electrum bersama dengan Pertamina, Gogoro, dan Gesits memperkuat sinergi melalui komitmen bersama untuk terus melanjutkan kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Pengukuhan komitmen bersama dan kolaborasi tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita,

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menghargai keberanian perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi hari ini yang mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

“Pemerintah sangat serius untuk masuk pada energi baru terbarukan termasuk menuju pada kendaraan listrik. Oleh sebab itu, saya sangat menghargai keberanian perusahan-perusahaan masuk dari hulu sampai hilir untuk memulai membangun ekosistem kendaraan listrik. Kita harapkan sesuai dengan target kita di 2030 untuk emisi karbon berada di angka 29%, dan di 2060 masuk ke emisi nol atau net zero carbon.”

Menandai pengukuhan komitmen dan kolaborasi ini, Electrum, Pertamina, Gogoro, dan Gesits akan memperluas uji coba komersial penggunaan kendaraan listrik roda dua yang akan terus dikembangkan secara bertahap hingga ribuan unit di sepanjang tahun 2022.

Hasil uji coba akan dimanfaatkan antara lain sebagai landasan rencana bisnis Electrum. Perusahaan gabungan Gojek dan TBS ini sudah memiliki rencana membangun manufaktur motor listrik, teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai, dan pembiayaan untuk memiliki kendaraan listrik.

Kolaborasi ini akan memanfaatkan masing-masing keahlian dari keempat perusahaan untuk makin mendorong pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Electrum akan bertindak sebagai integrator dan pengembang ekosistem kendaraan listrik, dengan memanfaatkan kehadiran Gojek di Indonesia dan keahlian TBS di sektor energi.

Sementara, Pertamina lewat Pertamina Patra Niaga akan menyediakan stasiun penukaran baterai motor listrik di berbagai SPBU yang tersebar di kawasan Jakarta Selatan. Hal ini didukung oleh Gogoro sebagai penyedia inovasi teknologi penukaran baterai dan motor listrik, dan Gesits menyediakan motor listrik beserta infrastrukturnya.

SatuLagi Motor Listrik Hadir di Indonesia, Smooth Tempur: Pengisian Baterenya ada di 100 Titik di Jakarta 30 Juli, 2021

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: , ,
add a comment

Smooth Motor Indonesia siap memborbardir Indonesia, khususnya di Jakarta dengan sepeda motor listrik. Untuk mendukung penetrasi pasar tersebut, Smooth Motor Indonesia hadirkan lokasi isi ulang baterenya di 100 titik di Jakarta.

Dengan menempatkan pengisian baterenya di 100 titik di Jakarta, menjadi kekuatan tersendiri brand terbaru sepeda motor listrik ini.

Untuk melakukan pengisian, juga tak perlu wak tu lama. Pemilik motor hanya butuh beberap detik untuk mengeluarkan batere dan menggantinya dengan yang baru.

Sehingga motor listrik ini tidak perlu di charger di rumah. Untuk baterenya ditawarkan sengan sistem swap (tukar) baterai. Ini artinya konsumen tidak perlu melakukan proses pengecasan di rumah, kantor, atau area parkir mal-mal.

CEO PT Smoot Motor Indonesia, Irwan Tjahaja, sebagaimana dikutip dari detikCom menjelaskan, gerai penukaran baterai Smoot di sekitar 100 lokasi di wilayah DKI Jakartaberada di lokasi mini market dan beberapa SPBU.

Smooth hadir perdana melalui model Smooth Tempur pada medio Agustus 2021 mendatang. Harganya lumayan menarik, yakni dibandrol Rp 13,9 juta selama masa promo. Meski belum diperkenalkan resmi, Smooth sudah mulai dijual melalui situs belanja online.

Disebutkan, konsumen bisa melakukan perjalanan dengan sangat murah dan cukup melakukan top up perjalanan, untuk kuota 100 km itu hanya mencapai Rp 20.000 atau mencapai Rp 200/km.

Selanjutnya ada kuota 250 km seharga Rp 45.000 atau Rp 180/km dan kuota 500 km dengan harga Rp 80.000 atau Rp 160/km. Saat Untuk penggunaan normal, satu baterai Smooth yang terisi penuh mampu mencapai jarak sekitar 50-60 km.

Sejak April 1.500 Gesits Dipesan, September Diantar ke Konsumen 3 September, 2019

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: ,
add a comment

8A0E271F-2A6A-41AB-B888-7E17824A7769

PT Gesits Technologies Indo saat ini tengah sibuk untuk menuntaskan proses pengiriman sepeda motor listrik mereka yang bernama Gesits. Sejak dipasarkan di ajang IIMS 2019, April lalu, baru September ini motor-motor pesanan tersebut bisa dikirim ke alamat pemesan.

Pengiriman ini sebetulnya molor dari rencana awal di bulab Juni. Tak dijelaskan apa penyebab dari keterlambatan pengiriman tersebut.

Motor listrik yang boleh dikatakan sebagai pioner selain milik Viar Indonesia itu disebut telah menerima pesanan ribuan unit. “Ya, sudah ada penambahan jumlah (Surat Pemesanan Kendaraan), sekarang sudah 1.500 unit lebih,” ungkap CEO PT Gesits Technologies Indo Harun Sjech.

Angka tersebut lanjut Harun Sjech merupakan pesanan perorangan, bukan BUMN atau lain-lain. Namun Harun tak menyebutkan berapa jumlah pemesan yang non perorangan. “Yang jelas sudah ada pesanan dari pemerintah,” ujarnya.

Dikabarkan juga, demi memuluskan pelayanan kepada konsumen berupa urusan purna jual, PT GTI juga tengah menyiapkan jaringan diler terbaru. Lokasinya di area Jakarta dan beberapa kota di Jawa-Bali.

Sementara untuk bengkel juga akan diperluas wilayahnya hingga di semua titik di Jakarta, Selatan, Timur, Utara, Barat, dan Pusat. Selanjutnyamenyusul Surabaya dan Bali.

Skuter Listrik Buatan Indonesia

Dikembangkan sejak tahun 2015, Gesits terbaru diproduksi bersama oleh tiga lembaga. Antara lain Garansindo, Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan WIKA Industri & Konstruksi. Gesits diproduksi di pabrik WIKA di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Gesits dibekali mesin bertenaga listrik dengan daya motor sebesar 5KW, dan mengadopsi baterai Lithium Ion. Menariknya, untuk satu kali ulang pengisian baterai, penunggangnya bisa mengendarai motor listrik ini sejauh 80 – 100 km, sehingga tergolong sangat efesien, dan bisa menjadi salah satu alternatif terbaik selain motor matic bermesin bensin.

Untuk mencasnya, cukup dilakukan dalam waktu sekitar 1.5 sampai 3 jam. Sembari jalan, baterai masih diimport secara lansung dari Jepang, sedangkan komponen lainnya merupakan hasil riset dan pengembangan yang dilakukan pihak ITS.

Motor Listrik Gesits Masuk Pasar, Perkenalan Perdana di IIMS 2019 24 April, 2019

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: , ,
add a comment

B9C27706-C046-4ACB-AAC8-220416B21831

Cukup lama ditunggu sosok finalnya, akhirnya sepeda motor listrik Gesits bakal resmi masuk pasar Indonesia. PT Gesits Technologies Indo (GTI) sebagai produsen motor ini memastikan Gesits mulai dijual di IIMS 2019. 

Kepada media di Jakarta pada awal pekan ini, Harun Sjech, CEO PT GTI mengatakan, pihaknya bukan sekadar membuat motor namun membangun industri. Prosesnya lumayan panjang, mulai dari melibatkan akademisi hingga BUMN, hingga mulai dijual di IIMS 2019.  

“Sosok Gesits di IIMS 2019, bukan lagi prototype seperti yang sudah-sudah, namun ini versi produksi. Gesits sudah bisa dipesan termasuk mendapatkan STNK. Untuk lebih detailnya, tunggu besok di IIMS mulai spek, harga, leasing dan sebagainya,” jelas Harun.

Diungkapkan, minat masyarakat amat tinggi pada motor ini. Belum dilaunching saja telah terjadi pemesanan. Total sudah 30 ribuab konsumen memesan motor ini termasuk fleet. Setelah IIMS angka pemesanan ini diperkirakan bakal lebih gemuk.

Setelah diperkenalkan di IIMS 2019, pembeli Gesits akan menerima motornya pada bulan Juni. Saat ini, Gesits tengah menjalani proses produksi yang gencar di pabrik PT Wika Industri yang mampu mencapai 50 ribu unit dalam setahun.

Nah yang terakhir dan tentu saja yang amat menarik dan ditunggu-tunggu adalah soal harga Gesits. Harun masih enggan membuka soal indo ini. “Tunggu saja besok di IIMS, yang pasti di bawah Rp 30 juta,” sahutnya.

3B8F754E-CA8E-4129-85ED-B70BF15D5BF8

Dikembangkan sejak tahun 2015, Gesits terbaru diproduksi bersama oleh tiga lembaga. Antara lain Garansindo, Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan WIKA Industri & Konstruksi. Gesits diproduksi di pabrik WIKA di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Gesits dibekali mesin bertenaga listrik dengan daya motor sebesar 5KW, dan mengadopsi baterai Lithium Ion. Menariknya, untuk satu kali ulang pengisian baterai, penunggangnya bisa mengendarai motor listrik ini sejauh 80 – 100 km, sehingga tergolong sangat efesien, dan bisa menjadi salah satu alternatif terbaik selain motor matic bermesin bensin.

Untuk mencasnya, cukup dilakukan dalam waktu sekitar 1.5 sampai 3 jam. Sembari jalan, baterai masih diimport secara lansung dari Jepang, sedangkan komponen lainnya merupakan hasil riset dan pengembangan yang dilakukan pihak ITS. Berminat, tunggu test ride buat calon pembeli!

Gesits jadi Anak Emas, Diakui Sebagai Motor “Karya Anak Bangsa” 30 November, 2018

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: , ,
add a comment

56926E80-3D79-4618-B05D-EAB67B5CBAA2

Nasib motor listrik Gesits sungguh beruntung setelah diakui pemerintah sebagai motor “karya anak bangsa”. Pengakuan ini menyusul dikeluarkannya sejumlah surat izin mengenai keberadaan Gesits hingga melapangkan jalannya menuju proses selanjutnya untuk diproduksi secara massal.

Pekan ini, Gesits menerima dua dokumen untuk mulai diproduksi yakni Kode Perusahaan dan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) dari Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elekronika (Dirjen Ilmate) Kemenperin.

Dua dokumen ini menjadi dasar diakuinya Gesits sebagai kendaraan hasil rakitan dalam negeri. Melalui dokumen ini pula motor bisa menjalani pengujian tipe sebagai langkah untuk diakui sebagai kendaraan legal di jalan raya.

4B4EA4A7-22B2-493C-98DD-74F8199F11DE

Perjalanan Gesits yang panjang dalam melahirkan sepeda motor listrik anak bangsa cukup panjang. Gesits menemukan penantian untuk dikenal luas setelah Presiden Jokowi menjajal performanya di Istana Negara, November 2018 lalu.

Gesits sendiri memang pantas menerima kado sebagai anak emas pemerintah di industri otomotif, karena perjalanan panjang yang telah dilakukan dalam mewujudkan sosoknya. Terakhir tiga lembaga nasional terlibat intens dalam kemajuan motor listrik ini.

Ketiganya adalah PT Wijaya Karya Manufaktur, PT Gesits Technologies Indo (GTI) yang diprakarsai group Garansindo serta Institut Teknologi Surabaya (ITS). Penyerahan penetapan Kode Perusahaan dan NIK diberikan langsung oleh Dirjen Ilmate Harjanto kepada Direktur PT Wijaya Karya Manufaktur M. Samyarto, disaksikan CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI) Harun Sjech di Jakarta.

C6D72C9E-454B-4942-805A-35F5B2F3E100

Gesits menjadi industri kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia yang menerima Kode Perusahaan dan NIK dari Kemenperin. Di sisi lain Harun sangat memuji proses yang dinilainya sangat cepat. “Kami mendukung penuh kelancaran proyek sepeda motor listrik GESITS sesuai intruksi Presiden karena merupakan karya anak bangsa,” kata Harjanto pekan ini di Jakarta.

 

Motor Listrik Gesits Masuk Fase Produksi 16 Agustus, 2017

Posted by proud2ride in Merk Lainnya.
Tags: ,
3 comments

IMG_7320

Tak mau kalah dengan Viar Q1, sepeda motor listrik yang telah lama dikembangkan yakni Gesits akhirnya masuk fase produksi. Kepastian sial produksi itu diterima setelah sejumlah media menerina undangan dimulainya produksi Gesits.

Dalam undangan disebutkan, tiga pihak siap melakukan kerjasama produksi. Antara lain Garansindo, Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan WIKA Industri & Konstruksi. Nama pertama yakni Garansindo boleh dikatakan sebagai pihak pemrakarsa awal tercetus ya sepeda motor listri tersebut.

Launching start produksi ini akan dilakukan di kawasan Industri WIKA di kawasan Cileungsi-Bogor, Jawa Barat. Acara akan berlangsung Jumat (18/8).

Dengan adanya pengumuman produksi ini, berarti Gesits telah melalui serangkaian uji coba produk mulai dari konsep, motor prototype, uji coba jalan hingga laik jalan dan kini masuk masa final berupa produksi.

Gesits yang merupakan akronim dari Garasindo Electric Scooter ITS telah dikembangkan sejak tahun 2015. Dengan proses produksi sekarang berarti sebelum tahun 2018 masyarakat sudah bisa membeli motor listrik ini. Untuk harga, disebut sebut tak lebih dari Rp20 Juta.

IMG_7319

Untun dapur pacunya, Gesits dibekali mesin bertenaga listrik dengan daya motor sebesar 5KW, dan mengadopsi baterai Lithium Ion. Menariknya, untuk sati kali ulang pengisian baterai, sobat otomotif bisa mengendarai motor listrik ini sejauh 80 – 100 km, sehingga tergolong sangat efesien, dan bisa menjadi salah satu alternatif terbaik selain motor matic bermesin bensin.

Untuk mencasnya, cukup dilakukan dalam waktu sekitar 1.5 sampai 3 jam. Sembari jalan, baterai masih diimport secara lansung dari Jepang, sedangkan komponen lainnya merupakan hasil riset dan pengembangan yang dilakukan pihak ITS. Berminat, tunggu test ride buat calon pembeli!

 

Motor Listrik Honda Meledak di Tahun 2018 16 Juni, 2017

Posted by proud2ride in Honda.
Tags: ,
2 comments

IMG_6590

Menciptakan lingkungan yang ramah membuat banyak pabrikan mulai focus mengerjakan sepeda motor listrik. Honda misalnya. Pabrikan ini di Jepang telah mengembang motor listrik konsep dan siap dimatangkan untuk produksi massal.

Kabar gembiranya perusahaan dengan pabrikan besar ini sudah mulai matang dengan produk sepeda motor listriknya dan sudah bisa diproduksi tahun depan alias tahun 2018. “Honda siap
menggencarkan pengembangan kendaraan listrik berbasis roda dua,” ungkap Chief Executive Officer sekaligus Presiden Direktur Honda, Takahiro Hachigo.

Bukan hanya satu, kendaraan komuter berbasis listrik ini akan diperkenalkan dalam beberapa model baru, termasuk skuter listrik, pada 2018

Honda, kata Hachigito, masih melakukan uji coba terhadap sistem baterai. Sistem yang dimaksud adalah sistem tukar pasang baterai yang memudahkan penggunanya, sehingga tak harus mengisi daya (cas) berjam-jam saat daya listrik baterai habis.

“Kami ingin mengeluarkan lebih banyak kendaraan roda dua listrik. Kami sedang mempertimbangkan untuk melakukan pengujian demonstrasi baterai ini, bekerja sama dengan Japan Post Co Ltd di Jepang,” tuturnya.

Motor listrik itu diberi label EV-CUB, dan kemungkinan akan menjadi motor listrik terbaru dari Honda pada 2018. Versi produksinya disebut bakal mengalami perubahan dibanding dengan versi konsep, yang diperkenalkan dua tahun lalu.

Di Indonesia sendiri, uji layak untuk motor listrik Honda ini telah dilakukan beberapa waktu lalu dengan instansi terkait di Indonesia. Honda baru akan benar benar mengeluarkan produk ini dengan menekan banyak biaya yang harus dikeluarkan, termasuk beban biaya baterai dan pemanfaatan limbahnya dengan baik.

So, kita tunggu produksi massa dari motor listrik ini, jika sudah massal bisa dipastikan harganya pun akan lebih ekonomis lagi.

IMG_6589