jump to navigation

Kudeta Gagal di Motor Besar Club Indonesia 10 Januari, 2022

Posted by proud2ride in Event.
Tags: , ,
add a comment

JAKARTA – Ketenangan brotherhood di Motor Besar Club Indonesia (MBCI) terganggu di awal tahun 2022. Pasalnya, sebuah kelompok kecil dengan dukungan enam wilayah MBCI menggelar Mubeslub di luar kewenanganngan. Namun, kudeta tersebut bisa dikatakan gagal, karena minimnya dukungan dan tiada legal standing.

Kelompok sempalan ini memanfaatkan momentum pengunduran diri  President MBCI periode 2018 – 2023 Bro Rudy Susanto. President secara resmi menyampaikan surat pengunduran dirinya pada 1 November 2021. Terhitung sejak tanggal pengunduran dirinya ini dibuat terjadi kekosongan untuk posisi yang ditinggalkannya tersebut.

Bersamaan dengan itu, untuk menjaga kelangsungan organisasi dan menjalankan roda kepengurusan MBCI, Bro Rudy menunjuk Sekjen MBCI periode 2018 – 2023 Bro Irianto Ibrahim sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Presiden MBC Indonesia.

Bikers senior yang akrab disapa Bro Rian ini juga dipercaya sebagai care taker untuk menjalankan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) MBCI. Rencana pun sudah matang, Bro Rian beserta jajaran pengurusnya sudah mempersiapkan agenda Munaslub pada Februari 2022, setelah Tahun Baru Imlek 2022.

Pemberitahuan rencana Munaslub ini pun sudah disampaikan keseluruh warga MBC Indonesia. “Namun, di saat proses menuju Munaslub, kami mendapat kabar dan undangan bahwa Munaslub lain akan dilaksanakan di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 8 Januari 2022. Ini khan dagelan, ngelawan penyelenggara yang sah,” ungkap Bro Rian di Jakarta, Senin (10/1/2022).

Bagaimana tidak dagelan, sebab Munaslub tersebut diadakan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai perwakilan dari Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Wilayah dan diketahui oleh Dewan Penasehat MBCI.

Bersamaan dengan itu, disampaikan 10 Poin pernyataan sikap atau Mosi Tidak Percaya pada Pengurus Pusat MBCI tahun 2018-2021. Dengan status diluar kewenangannya, Munaslub akhirnya memilih Mayjen TNI Dr. Rizerius Eko H.SE biasa disapa Bro Greg menjadi President MBCI. Sementara Sekretaris Umum adalah Bro Fares dan Bro Toto Hendarto menjadi Bendahara Umum.

Karena cacat secara organisasi, Bro Rian menyatakan penyelenggaraan Mubeslub MBCI di Balai Samudera, Kelapa Gading tersebut tidak syah dan melanggar AD/ART MBC Indonesia.

“Saya menyebutnya seperti dagelan atau lelucon belaka acara tersebut, karena kami di Pengurus Pusat MBC Indonesia yang syah dan resmi terdaftar di NKRI ini masih ada, belum melaksanakan Mubeslub, masih proses perencanaan. Artinya Mubeslub yang mereka adakan itu adalalh ilegal.

Dikatakannya, mereka yang duduk sebagai panitia pelaksana pun sebagian besar adalah bukan bagian dari Pengurus Pusat MBC Indonesia, bahkan ada yang bukan lagi anggota MBCI Indonesia. Bagaimana mungkin mereka tahu seputar kondisi MBCI sebenarnya, termasuk administrasi termasuk kondisi keuangan MBCI.

“Ketua dan wakil yang mereka pilih itu juga belum tahu banyak tentang kondisi MBCI seutuhnya termasuk Wilayah MBCI yang ada diluar negeri. Kami tidak mengakui mereka dengan apa yang dilakukan dan hasil dari Mubeslub yang mereka lakukan tersebut,” jelas bikers yang identic dengan kepala plontosnya.

Bro Rian mengatakan, pengurus MBCI Pusat dan wilayah se-Indonesia dan luar negeri tetap solid dalam kepengurusan MBCI 2018-2023. Secara legal, pihaknya akan menempuh jalur hukum dan melaporkan kesewenangan beberapa tokoh yang ada di kepengurusan tandingan kepada pimpinan mereka di institusi resmi.

“MBCI adalah organisasi anak bangsa yang menjalankan misinya secara mulia, yakni menjalani hobi bermotor dengan aktivitas social membantu kalangan tak mampu. MBCI adalah anak bangsa yang bermanfaat, mengapa dipecah belah. Apalagi ketua yang mereka pilih adalah para Perwira TNI, seharusnya menyatukan kami dengan damai bukan malah ikut membuat kami jadi pecah seperti ini,” tegas Bro Rian.

Tentang Munaslub MBCI sudah dipastikan akan dilaksanakan pada 12 Februari 2022 dengan tuan rumah sekaligus Panitia Pelaksana adalah MBCI Karawang. Munaslub sah ini didukung 17 wilayah MBCI se-dunia. MBCI menyatakan syukur, karena bergabung pula 3 wilayah dari enam wilayah yang hadir di Mubeslub Kelapa Gading yang telah dinyatakan tidak sah.