jump to navigation

Bermotor dengan Matic Besar Ada Bedanya, Wahana Kasih Ilmu Buat Komunitas Bikers 9 November, 2022

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

Meski sesama motor matic, ternyata berkendara dengan motor matic lebih besar, baik CC maupun body, ada bedanya dengan motor sebelumnya yang lebih kecil.

Karena itu, Mian Dealer Sepeda Motor wilayah Jakarta dan Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati pada awal November lalu memberikan pengetahuan seputar motor matic besar kepada para konsumennya yang dalam hal ini diwakili oleh bikers Honda.

Selain mengajak untuk selalu berkendara aman, kegiatan ini ditujukan untuk beradaptasi dengan peningkatan kubikasi mesin pada produk baru mereka seperti ADV160, PCX160 dan Vario 160.

Bikers yang merupakan perwakilan komunitas ADV160, PCX160, Vario 160 tersebut sekaligus melakukan pengetesan tiga motor matik dengan kubikasi mesin 160 cc tersebut. 

Berlokasi di Safety Riding Center Wahana Jatake, Tangerang, peserta mendapat banyak ilmu dari tim Safety Riding Promotion (SRP) Wahana.

Disampaikan sejumlah ilmu baru terkait kemampuan motor Honda matic baru dengan kapasitas mesin 160 cc. Motor dengan mesin terbaru ini sengaja dipilih tim Safety Riding Promotion Wahana untuk memberikan informasi berkendara lebih aman dengan produk berkarakter baru yang lebih menyeluruh. 

“Meski secara sepintas produk terbaru dengan mesin 160 cc ini tidak terlihat, namun ternyata banyak ubahan yang terasa khususnya di sektor mesin. Dengan ini kami berikan informasi safety riding mengendarai sepeda motor khususnya AT dengan mesin yang lebih besar,” ungkap Head of Safety Riding, Agus Sani.

WMS mengungkapkan alasan konsumen memilih motor matik karena kenyamanan dan kemudahan untuk mendukung setiap aktivitas. Honda sebagai salah satu dari Agen Pemegang Merek (APM) yang turut melakukan perubahan dalam mesin menjadi lebih besar dan memiliki tenaga yang meningkat dari sebelumnya. 

Atas ubahan dan perkembangan tersebut tim Safety Riding Promotion (SRP) merasa perlu memberikan pemahaman terkait dampak kubikasi mesin tersebut. 

Tips yang disampaikan meliputi pengendalian tutup dan buka gas saat menikung, jalanan menurun panjang dengan kondisi basah atau pun jalanan menanjak yang panjang. 

Terkait beberapa tambahan pada motor matic 160 cc Honda, Agus menambahkan bahwa teknologi tersebut berdampak pada karater motor yang berbeda. Apalagi pengoperasian motor matik sangat berbeda dengan tipe Cub dan Sport. 

Terkait teknologi Honda juga sudah memiliki HSTC (Honda Selectable Torque Control )yang merupakan satu sistem untuk menyeimbangkan mesin saat kendaraan berada di jalan dengan kondisi bergelombang (tidak rata).

 Apalagi saat menghadapi turunan dan basah sehingga membuat motor tetap stabil. Yang tidak kalah penting, mengingat yang digunakan adalah motor matik maka penggunaan rem perlu disesuaikan. 

“Gunakan rem dengan baik saat di permukaan jalanan turun dan basah. Tetap santai, pegang stang lebih kuat agar motor terkontrol dengan baik,” tutup Agus. 

Sigit, PIC Community Development pun menjelaskan pentingnya adaptasi dengan kubikasi mesin yang lebih tinggi. Perubahan karakter khususnya tenaga mesin harus diketahui oleh anggota komunitas khususnya dari sisi safety riding. 

Kegiatan seperti ini juga termasuk untuk mendapatkan keuntungan sebagai anggota komunitas yang disupport dan dinaungi langsung secara resmi oleh Main Delaler Wahana Makmur Sejati.

Secara umum Honda ingin memiliki kendaraan yang menyenangkan. Untuk keselamatan, Honda juga berkomitmen menebarkan edukasi keselamatan berkendara aman kepada seluruh golongan masyarakat.