jump to navigation

Akhir Pekan Ini, Yuk Dukung Pebalap Astra Honda Beraksi di Putaran Ketiga FIM JuniorGP 9 Juni, 2022

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

Pecinta balap Indonesia kembali disuguhkan aksi balap rider terbaik tanah air. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang berkiprah di FIM JuniorGP, Fadillah Arbi Aditama, siap kembali beraksi di ajang ini.

Fadillah Arbi bertekad bisa mencetak poin pada seri ketiga ajang balap international yang akan digelar di benua Eropa tepatnya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol.

Tergabung dalam Astra Honda Racing Team, pemuda asal Purworejo tersebut berupaya memacu motor Honda NSF250RW untuk mendapatkan point sebanyak-banyaknya sekaligus pengalaman bersaing dengan pebalap berbakat lainnya.

Tiga pekan lalu, di Circuit Ricardo Tormo, Arbi menunjukkan peningkatan dengan mencatat hasil yang menjanjikan saat kualifikasi dan dua balapan.

Mengamankan posisi start di baris ketujuh, pebalap AHRT tersebut finis di posisi ke-16 dan ke-15, naik tujuh posisi dan mengantarnya meraih poin perdana musim ini.

Menghadapi seri ketiga ini, Arbi berharap bisa memaksimalkan kemampuan dan pengalamannya agar kembali mampu mencetak point sebagai bentuk upaya mengharumkan nama bangsa Indonesia.

“Semoga saya bisa meraih hasil yang lebih baik saat balapan di sirkuit Catalunya akhir pekan ini. Saya bersama tim akan mempelajari sirkuit ini dengan cepat demi meraih sebanyak mungkin poin. Kami akan terus berjuang dan berupaya semaksimal mungkin,” ujar Arbi.

FIM JuniorGP kelas JuniorGP (kejuaraan dunia Moto3) akan menggelar dua balapan pada Minggu (12/6/2022), masing-masing balapan berlangsung pada pukul 16:00 WIB dan 19:00 WIB.

Balapan di Kandang Sendiri, Ini Prestasi Pembalap Astra Honda di Mandalika 21 Maret, 2022

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , , ,
add a comment

Perjuangan para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) untuk mengharumkan nama bangsa di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 seri kedua di Mandalika International Street Circuit, ditutup dengan torehan manis.

Konsistensi 10 besar diraih para pebalap, bahkan bendera Merah Putih berkibar pertama kalinya di sirkuit Mandalika saat Reykat Yusuf Fadillah naik podium ketiga pada race pertama.

Pada balapan pertama yang berlangsung Sabtu (19/3), Reykat tampil cemerlang. Pebalap asal Depok yang baru berusia 14 tahun itu menunjukkan potensi besarnya. Start dari posisi keempat, lalu bertarung ketat saling menyalip dengan pebalap asal Australia dan Jepang hingga lap terakhir untuk meraih podium.

Pada race kedua yang berlangsung Minggu (20/3), Reykat mempertahankan konsistensinya untuk berada di barisan depan, hingga finish di posisi ketujuh.

”Race kedua di luar perkirakan saya. Sejak awal, barisan depan langsung agresif memacu motor mereka dan sedikit berjarak. Sementara saya terjebak di rombongan ke 3. Mohon maaf tidak bisa meraih podium seperti di race 1 kemarin. Putaran berikutnya, saya akan berusaha lebih keras lagi untuk meraih prestasi terbaik demi Indonesia,” kata Reykat.

Performa cukup baik juga diperlihatkan Aan Riswanto. Pebalap asal Bantaeng, Sulawesi Selatan itu mengunci posisi start kelima pada sesi kualifikasi. Pada balapan pertama, dirinya berhasil finish ke-8, lalu pada race kedua, pemilik nomor start 3 itu mengakhiri balapan dengan berada di posisi ke-13.

”Sebetulnya start yang saya lakukan sudah baik, tetapi kesalahan yang saya lakukan membuat saya kehilangan posisi dan gagal bersaing di rombongan depan. Pengalaman di putaran ini akan menjadi pelajaran bagi saya untuk seri selanjutnya,” ujar Aan.

Konsisten Merah Putih di Podium

Capaian pebalap binaan AHM di IATC seri Mandalika meneruskan tren positif pengibaran Merah Putih di podium seperti yang sudah ditorehkan pada seri pertama di Qatar, beberapa waktu lalu.

Saat itu, Veda Ega Pratama juga mempersembahkan podium ketiga pada race kedua. Sayang, Veda tidak tampil pada seri Mandalika ini setelah terjatuh pada sesi kualifikasi dan dinyatakan tidak fit untuk balapan.

Sementara itu, dua pebalap binaan Astra Honda lainnya, Muhammad Diandra Trihardika juga cukup impresif pada putaran kedua IATC di Mandalika. Pada race pertama, dia terjatuh di lap akhir ketika berebut posisi. Namun pada balapan kedua pebalap 13 tahun asal Sleman itu finish di posisi ke-9.

Sedangkan pebalap wildcard Zachry Akbar juga sudah berjuang memberikan yang terbaik. Dia mampu finish di posisi ke-12 pada race pertama, dan mengakhiri balapan di posisi ke-18 pada race kedua.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM Andy Wijaya mengatakan perjuangan para pebalap binaan perlu mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Mereka memberikan yang terbaik demi membanggakan nama bangsa, dengan tetap konsisten mempersembahkan podium pada dua seri awal IATC melalui pebalap yang berbeda.

”Konsistensi raihan hasil positif pada dua seri IATC ini menjadi penyemangat para pebalap untuk terus memberikan yang terbaik di setiap balapan. Pencapaian tersebut menunjukkan potensi merata para pebalap binaan AHM. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi para pebalap muda Indonesia lainnya untuk mengharumkan nama bangsa,” kata Andy.

Setelah ini, seluruh pebalap IATC 2021 akan memiliki kesenpatan berlatih lebih keras mengasah kompetensi balapnya sebelum putaran IATC berikutnya. Seri ketiga  akan digelar pada akhir September mendatang di Sirkuit Motegi, Jepang.

Gasspoll….., Honda Bawa 14 Pembalap Muda Indonesia Tarung di Ajang Internasional 23 Februari, 2022

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

Nasib baik berpihak pada 14 pembalap muda Indonesia setelah terpilih menjadi pembalap Indonesia yang akan berlaga di ajang internasional di musim balap 2022. Mereka bakal hadapi nuansa balap sesungguhnya.

Kabar ini diumumkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) di acara launching tim balap Astra Honda Racing Team (AHRT) pada Rabu (23/2/2022). Disebutkan, 14 pebalap muda binaan bertalenta ini masuk dalam program pembinaan berjenjang dan berkelanjutan, termasuk di antaranya yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT).

Misi mulia diselipkan AHM, yakni menyiapkan pebalap yang akan mencetak prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di ajang balap nasional maupun internasional pada musim balap 2022.
 
Pada balapan yang digelar di Eropa, AHM menurunkan satu pebalap AHRT di FIM JuniorGP World Championship kelas Moto3-JuniorGP World Championship (sebelumnya FIM CEV-Moto3 Junior World Championship).

Fadillah Arbi Adhitama tampil di ajang bergengsi ini. Pebalap 16 tahun asal Purworejo, Jawa Tengah itu siap menunjukkan kapabilitasnya, menggantikan posisi Mario Suryo Aji yang kini berlaga di balap dunia GP Moto3.
 
Moto3-JuniorGP World Championship merupakan gelaran balap terdekat dengan MotoGP yang menjadi mimpi tertinggi para pebalap dunia. Beberapa juara dunia sempat bertanding di ajang balap bergengsi di Eropa ini, salah satunya adalah Marc Marquez.

Arbi sendiri akan menetap di Eropa untuk mengasah kemampuannya dan fokus berlatih demi memberikan hasil terbaik untuk Indonesia. Seri pembuka ajang ini akan dilakukan di Portugal, Mei 2022 mendatang.
 
Bergeser ke kancah Asia, strategi penjenjangan AHM difokuskan pada beberapa ajang yang tak kalah bergengsi. Pada gelaran Asia Talent Cup (ATC) 2022 yang juga dipromotori Dorna Sports (promotor MotoGP), empat pebalap AHRT disiapkan untuk mewakili Indonesia.

Mereka adalah, Veda Ega Pratama, Reykat Yusuf Fadillah, Aan Riswanto, dan Muhammad Diandra Trihardika. Usia mereka masih sangat belia, antara 13-15 tahun, dan ini akan menjadi semangat baru pembinaan sejak usia dini.
 
Sementara itu, di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC), AHRT akan turun di dua kelas bergengsi, Asia Production (AP) 250, dan Supersport (SS) 600. Pebalap berbakat yang sebelumnya banyak meraih podium seperti Rheza Danica Ahrens, Herjun Atna Firdaus, dan M Adenanta Putra siap berlaga di kelas AP250.

Perjuangan untuk membanggakan Indonesia juga akan ditunjukkan pebalap yang berpengalaman di berbagai kancah balap hingga level dunia seperti Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) dan Irfan Ardiansyah yang akan menunggangi sepeda motor balap kelas SS600.
 
Masih dari kejuaraan di Benua Asia, pebalap AHRT bertalenta Chessy Meilandri dan Decksa Almer Alfarezel siap tampil pada ajang Thailand Talent Cup (TTC) menggunakan motor Honda NSF250R.

TTC menjadi langkah paling dasar pembinaan balap berjenjang, sebelum beranjak ke tahap berikutnya, yakni ATC. Semua pebalap yang berlaga di luar negeri tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebijakan di setiap negara.
 
Bergeser dari aspal ke trek tanah, AHM juga melanjutkan pembinaan balap di segmen motocross bersama Delvintor Alfarizi untuk berlomba di National Motocross Championship kelas MX2 dan ajang balap internasional yang mendukung pada upaya meraih mimpi tertinggi ke ajang MXGP.

Tahun ini, pebalap AHRT peraih gelar juara nasional kejurnas motocross kelas MX2 itu akan ditemani Nuzul Ramzidan, yang juga sudah mengoleksi titel juara nasional MX2 Junior
 
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan komitmen perusahaan dalam hal penjenjangan pembinaan balap tidak surut, meski dalam situasi pandemi. Melalui konsistensi dan strategi pembinaan yang tepat, diyakini akan lahir pebalap-pebalap muda baru yang mampu menjadi kebanggaan untuk bangsa.
 
”Kami tidak berhenti mendampingi para pebalap untuk mewujudkan mimpi pebalap muda Indonesia demi mengharumkan nama bangsa di kancah balap dunia. Semangat kami beserta para pebalap AHRT untuk memberikan yang terbaik bagi negeri ini, diharapkan juga dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk tidak patah semangat dan mewujudkan mimpi,” ujar Andy.

Keren! Balapan Perdana di Mandalika, 6 Pebalap Astra Honda Bertekad Banggakan Bangsa 10 November, 2021

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

Setelah 7 bulan sejak putaran kedua Asia Talent Cup (ATC) 2021 yang digelar April lalu, para pebalap Astra Honda kini siap kembali berlaga pada putaran ketiga ATC 2021 yang akan digelar perdana di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat pada akhir pekan ini (13-14/11).

Putaran ketiga ini sekaligus menjadi momen yang spesial karena terdapat enam pebalap muda Indonesia yang akan bertarung mengharumkan nama bangsa di sirkuit Tanah Air.

Tiga pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini telah mengikuti ATC 2021 sejak putaran pertama (27-28/3) dan putaran kedua (3-4/4) di Losail International Circuit, Qatar, yakni Fadillah Arbi Aditama (16), Herlian Dandi (15), Azryan Dheyo (16). Sementara itu, pebalap Herjun Atna Firdaus (17) yang tengah menjalani proses pemulihan paska operasi pada kedua putaran tersebut, kini siap menemani ketiga pebalap lainnya untuk mencetak prestasi di putaran ketiga.

Pada balapan perdana ATC langsung di depan masyarakat Indonesia, kali ini keempat pebalap binaan AHM tersebut akan ditemani dua pebalap Tanah Air yang tampil sebagai pebalap wildcard ATC 2021, yaitu Veda Ega Pratama (12) dan juga Reykat Yusuf Fadillah (13). Kehadiran dua pemuda potensial binaan Astra Honda Racing School ini menguatkan peluang Indonesia mencetak prestasi positif pada gelaran ATC ini.

Putaran perdana di sirkuit baru kebanggaan bangsa ini menjadi penyemangat bagi para pebalap muda ini untuk memberikan hasil yang terbaik. Catatan positif yang diraih pada dua putaran awal ATC 2021 menjadi bekal mereka dalam mencetak prestasi di dua putaran akhir. Berbekal 14 poin yang dikantongi oleh Herlian Dandi, dia berusaha untuk konsisten mengumpulkan poin dan mengejar posisi klasemen 10 pebalap terbaik.

“Saya sangat senang mendapat kesempatan balapan di Tanah Air dan menjadi salah satu pebalap pertama yang merasakan sirkuit baru di Mandalika, Indonesia. Saya akan memanfaatkan kesempatan luar biasa ini secara maksimal agar dapat mencetak prestasi membanggakan untuk Indonesia,” ujar Dandi.

Pada kesempatan yang sama, Fadillah Arbi bertekad mencetak podium yang sempat tertunda pada putaran kedua lalu. Saat itu, Fadillah Arbi Aditama yang berada di grup kedua sepanjang balapan, bersaing ketat dengan 10 pebalap lain dalam memperebutkan posisi ketiga. Sayangnya, dia terjatuh jelang balapan selesai. Kini, dia memiliki tekad kuat dapat memulai balapan dengan baik dan sukses meraih podium pada putaran kali ini.

“Saya sudah tidak sabar untuk kembali berkompetisi di ATC. Jeda yang cukup lama dari putaran Qatar saya manfaatkan untuk latihan rutin, baik latihan dengan sendiri maupun bersama AHM. Saya ingin penampilan saya di Mandalika bisa memuaskan, setidaknya saya dapat menunjukkan ke masyarakat Indonesia bahwa generasi muda Indonesia juga bisa meraih prestasi membanggakan di putaran Mandalika ini,” ujar Arbi.

Herjun Atna Firdaus juga tidak kalah semangat memberikan performa terbaiknya pada balapan pertamanya di ATC 2021 setelah sebelumnya harus menjalani pemulihan paska operasi. Pengalamannya pada ATC musim lalu membuatnya percaya diri dapat memberikan raihan prestasi pada ATC tahun ini. Sementara itu, Azryan Dheyo terus berusaha agar dapat mencetak poin pada putaran ketiganya di ATC.

“Saya ingin menjadi bagian sejarah gemilang pada balapan pertama ATC di Tanah Air ini dengan mempersembahkan prestasi terbaik untuk Indonesia. Semua persiapan sudah dilakukan baik secara fisik, mental, dan juga teknik. Mohon doa dan dukungannya masyakarat Indonesia agar kami bisa mencetak prestasi terbaik di Mandalika,” ujar Herjun.

Putaran ketiga ATC musim 2021 akan digelar perdana di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Indonesia dan diselenggarakan sebanyak dua balapan pada 14 November 2021 pukul 11:00 WIB dan 15:00 WIB. Jangan ketinggalan melihat aksi balap di sirkuit negeri sendiri.

12 Pembalap Muda Perkuat Skuad Astra Honda Racing Team 2021, Dua Pembalap Terjun di Kejuaraan Dunia 25 Februari, 2021

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

Sempat dibuat kacau akibat pandemic Covid-19 tahun 2020, Astra Honda Racing Team (AHRT) telah meramu team balap terbaru untuk tahun 2021.

Tim balap AHRT untuk tahun 2021 terdiri dari 12 pembalap. Semua pembalap umumnya masih berusia muda, namun penuh prestasi yang siap mengharumkan nama Honda bahkan Indonesia di kancah internasional.

Kamis (25/2/2021) AHRT dengan resmi merilis nama-nama pebalap muda bertalenta yang siap mengharumkan Indonesia di event internasional.

Pengumuman ini, sekaligus semakin memperkuat komitmen PT Astra Honda Motor (AHM) dalam pembinaan balap.

Musim ini, AHRT menerjunkan 12 pebalap yang akan berlaga di balap nasional, Asia dan kejuaraan dunia.

Di level Asia ada 5 kejuaraan yang bakal diikuti. Thailand Talent Cup, Asia Talent Cup, Asia Road Racing Championship dan Balap Ketahanan Suzuka 4 dan 8 Jam.

Di kejuaraan dunia, satu pebalap muda AHRT yakni Mario Suryo Aji akan turun di kelas Kejuaraan Dunia Moto3 Junior.

Tidak hanya balap aspal gaessss. AHRT juga akan tampil sebagai wild card di kejuaraan dunia motocross bertajuk MXGP dengan pembalap Delvintor Alfaridzi.

“Semua kami lakukan demi mewujudkan mimpi anak bangsa untuk beprestasi di balapan papan atas dunia,’ tulis AHRT dalam akun media sosialnya.

Moto3 Junior Dimulai April, Mario Suryo Aji Kembali Membalap di Kancah Eropa dengan Nomor Balap Baru 25 Februari, 2021

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

Mario Suryo Aji memberikan progress bagus dalam kesertaannya di ajang balap dunia Junior Moto3 Junior. Balapan ini merupakan balapan terbaik di Eropa dengan peserta dari seluruhdunia, termasuk pembalap Indonesia.

Mario Suryo Aji yang kembali mengaspal di kejuaraan dunia Moto3 Junior musim ini mendapat kabar baik, karena ganti nomor start. Istimewanya, Mario menggunakan nomor start kebanggaannya, yaitu #16.

Pada seri sebelumnya, Mario tidak bisa menggunakan nomor balap #16, karena sudah digunakan oleh pembalap lainnya. Mario pun harus turun dengan balap #34.

Nomor start ini punya arti special bagi Mario. Nomor 16 ini sangat sakral dan punya makna mendalam bagi pebalap asal Magetan ini. Banyak kenangan dan prestasi yang diraih dengan nomor ini.

Di balik itu semua, Mario akan merasa pas dengan nomor balap #16, karena pas sekali dengan usianya saat ini yang juga menginjak 16 tahun.

Astra Honda Racing Team, tempat Mario bernaung mengabarkan, demi skill meningkat dan makin fokus berlatih, Mario sementara ini menetap di Eropa.

Dengan menetap di Eropa ini, diharapkan Mario Suryo Aji akan siap lahir bathin menghadapi balapan pembuka musim ini di Sirkuit Estoril, Portugal bulan April 2021 mendatang.

Musim lalu, Mario mencatatkan prestasi terbaik dengan finish 6 besar. Tahun ini, Mario optimis bisa memberikan prestasi lebih baik untuk Indonesia.

Mario Suryo Aji Torehkan Hasil Terbaik di Seri Terakhir Balapan Eropa CEV 2020 dengan Finish Posisi 6 dan 7 2 November, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

Mario Suryo Aji bisa bernapas lega dalam mengakhiri musim balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020. Dia berhasil menorehkan hasil positif pada dua balapan penutup musim yang digelar di Circuit Ricardo Tormo, Valencia.

Di balapan Eropa ini, Mario Suryo Aji berhasil finis posisi ke-6 pada hari Sabtu (31/10/2020) dan posisi ke-7 pada hari Minggu (1/11/2020). Pencapaian ini merupakan rekor terbaiknya sepanjang musim balap tahun ini.

Balapan FIM CEV Moto3 Junior World Championship di Valencia ini merupakan yang ketiga dijalani Mario pada 2020. Setelah sempat absen pada beberapa putaran sebelumnya karena cidera, pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team ini langsung dapat unjuk performa dengan finis di urutan keenam pada Sabtu (31/10/2020).

Pada hari Sabtu, balapan sempat terhenti karena adanya insiden yang menyebabkan red flag. Balapan dimulai kembali dengan jumlah lap dikurangi menjadi 12. Start dari posisi ke-12, Mario tidak memulai balapan dengan baik.

Berusaha untuk tetap tenang, Mario berhasil meraih posisi ketujuh setelah dua lap. Bersama delapan pebalap di rombongan kedua, Mario yang masih berusia 16 tahun ini bersaing memperebutkan posisi keenam dan akhirnya berhasil mendapatkannya hingga garis finis.

Pada putaran terakhir yang digelar hari Minggu (1/11/2020), Mario berhasil finis pada posisi ketujuh. Memulai jalannya balapan pada baris keempat, Mario berhasil memperbaiki posisi dan mengejar rombongan terdepan pada race pertama, setelah sempat tertinggal dari grup terdepan.

Sedangkan pada race kedua, Mario start dengan baik dan mengikuti grup terdepan. Namun, satu pebalap menyenggol Mario di tikungan 1 dan membuatnya terdorong hingga posisi ke-12.

Setelah itu, Mario berhasil kembali mengejar grup terdepan. Saat berada di posisi ke-5, satu-satunya pebalap Indonesia di balapan ini mengalami insiden dan akhirnya terjatuh saat balapan tersisa empat lap terakhir.

“Ini merupakan salah satu akhir pekan terbaik bagi saya di FIM CEV. Setiap hari kami mencatat kemajuan, baik untuk set-up motor maupun gaya balap. Hingga akhirnya bisa finis pada posisi ke-6 dan ke-7,” ujar Mario.

Pada balapan terakhir kata Mario, dia sangat percaya diri, baik dengan motor maupun dirinya. Namun sayang saat sudah di posisi ke-5, dia terlalu keras mengerem dan akhirnya terjatuh.

“Ini adalah kesalahan saya, tetapi saya senang dengan kemajuan yang kami dapatkan selama akhir pekan ini. Terima kasih atas dukungannya selama musim balap tahun ini. Ini hasil terbaik saya untuk Indonesia,” tandasnya.

Meski absen dalam 4 putaran yaitu putaran 1 dan 2 terkait situasi pandemi Covid-19, serta tidak ikut putaran 3 dan 4 akibat cidera tangan yang dialaminya, Mario Suryo Aji menutup musim balap FIM CEV 2020 dengan berada di posisi ke-16 klasemen akhir dengan raihan 23 poin.

Hasil ini merupakan capaian positif bagi alumni Astra Honda Racing School tersebut di kancah balap International.  

”Kami sangat senang Mario berhasil menutup jalannya balapan FIM CEV pada musim 2020 ini dengan capaian positif. Tidak hanya hasil akhir, Mario juga tunjukan semangat juang tinggi di  setiap balapan,” ungkap Andy Wijaya, Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.

Musim balap tahun ini, tambah Andy Wijaya memang sedikit berbeda, tetapi Honda tetap akan terus berupaya konsisten menemani pebalap muda Indonesia mengejar mimpi mereka dalam berbagai situasi dan kondisi.

“Kami berharap semakin banyak pebalap Tanah Air yang membanggakan Bangsa Indonesia di ajang tertinggi,” ujar Andy Wijaya.***

5 Pembalap Astra Honda Incar Podium Balap Asia Seri 6 Sepang 20 September, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

6133D08D-3337-4C15-A1B1-464BD278D41B

Para pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali mengincar podium di ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) Sepang, Malaysia (21-22/9).

Mereka optimis bisa meraih podium tertinggi pada ajang lanjutan balap Asia ini. Sebelumnya, mereka mendapatkan hasil yang cukup positif di lima seri. Lima pembalap ini akan berjuang agar bendera Merah Putih berkibar di Sepang International Circuit, Malaysia.

Di kelas AP250, pebalap Irfan Ardiansyah kini berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan total poin 140. Irfan yakin dapat tampil maksimal berkat pengetahuan karakter sirkuit yang telah didapatkan sebelumnya.

“Seri Sepang kali ini sangat penting bagi saya dalam persaingan poin yang sangat ketat untuk merebut juara Asia. Saya akan fokus dan manfaatkan sebaik mungkin pengalaman saya di Sepang ini untuk bisa meraih hasil yang bagus,” ujar Irfan.

Dua pebalap AHRT lainnya pada kelas yang sama juga memiliki semangat juang yang tinggi. Awhin Sanjaya yang bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan total raihan poin 124.

Sementara Lucky Hendriansya di posisi kelima dengan poin 97 optimis dapat meraih podium seri Sepang berbekal pengalaman serta didukung dengan settinganmotor terbaiknya.

Supersport 600

Di kelas Supersport (SS) 600, Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar dan Rheza Danica Ahrens siap berkompetisi di sirkuit Sepang Malaysia untuk meraih podium tertinggi di ajang ini. Andi Gilang yang kini berada di posisi keempat klasemen mencatatkan poin 84.

Setelah tampil di Moto2 GP San Marino lalu, pebalap muda asal Bulukumba Sulawesi Selatan ini akan berusaha menapaki podium tertinggi.

Sedangkan Rheza yang masih berada di posisi kesembilan kelasemen sementara menargetkan bahwa balap di Sepang besok akan menjadi momentum untuk tampil kompetitif dan bisa bertarung di barisan depan.

“Saya dapat pengalaman berharga tampil di Moto2 GP San Marino kemarin. Hal ini semakin menguatkan spirit saya untuk bisa tampil terbaik di ARRC. Semoga putaran Sepang memberi cerita yang positif buat saya dan AHRT. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Andi.

Pada putaran keenam Asia Road Racing Championship, para pebalap AHRT akan menghadapi empat balapan. Seri ini akan berlangsung pada Sabtu (21/9/2019) dan Minggu (22/9/2019) pada pukul 12.55WIB untuk kelas AP250 dan pukul 13.45WIB untuk kelas SS600.

Astra Honda Bangga, Pembalapnya Gapai 19 Poin di Kejuaraan Dunia MXGP 15 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
2 comments

C3DA84C9-6C22-4EDA-AD1A-D6607E7E98BA

Meski tampil perdana di ajang kelas dunia, tim motocross Astra Honda Racing Team (AHRT) mampu memberikan prestasi di kelas MX2, kejuaraan dunia Motocross Grand Prix (MXGP). Hasilnya cukup manis dengan raihan 19 poin.

Hasil ini diperoleh di seri Palembang, Sumatera Selatan (6-7/7) dan Semarang, Jawa Tengah (13-14/7). Crossermuda AHRT Muhammad Delvintor Alfarizi menunjukkan pencapaian gemilang dengan raihan finish posisi 14 di balapan kedua MXGP Semarang.

Penampilan Adel, sapaan akrab Delvintor, di MXGP menunjukkan performa crosserIndonesia dapat bersanding dengan crossercrosserbertalenta dunia. Adel menyelesaikan kualifikasi kelas MX2 (13/7) dengan baik di posisi 16 dari 19 crosseryang bertanding. Cuaca yang bersahabat serta kontur tanah sirkuit yang baik memberikan dukungan semangat tersendiri bagi Adel.

Di balapan pertama yang digelar Minggu (14/7), Adel memulai balapan dengan baik. Sayangnya ketika menit 30 berakhir Adel terpaut 1 lap dari crosserdi depannya, sehingga crosserberusia 17 tahun ini harus puas berada di posisi ke-17 dengan raihan 4 poin saat menyelesaikan 2 lap tambahan di akhir balapan.

Tidak patah semangat, Adel bangkit dan memberikan semangat luar biasa di balapan kedua yang digelar di hari yang sama. Kondisi track yang lebih menantang karena balapan-balapan sebelumnya tidak menghalangi performa Adel bersama Honda CRF250R.

Crosserkelahiran Jakarta ini mampu melahap track dengan baik hingga menuntaskan balapan di posisi ke-14 dari 19 peserta. Atas pencapaian membanggakan ini Adel diganjar dengan 7 poin.

“Saya senang dengan sirkuit balapan kali ini. Dengan setting motor yang terus dievaluasi sejak free practice, saya berhasil finish di posisi 14 di akhir balapan. Saya berterima kasih atas dukungan dari tim dan mekanik AHRT sehingga saya dapat memberikan poin untuk Indonesia,” ujar Adel setelah menyelesaikan balapan kedua kelas MX2, MXGP Semarang.

9DBFA218-B113-421F-A071-438CA343D657

Pelajaran Berharga di Debut Perdana

Kesuksesan Adel di MXGP Semarang didahului dengan pelajaran berharga di MXGP Palembang, dimana AHRT memulai debutnya di balapan motocross bersama Adel. Kondisi cuaca yang mendung disertai dengan beberapa kali hujan lebat membuat tantangan tersendiri di sirkuit Opi Mall Palembang.

Menggunakan motor Honda CRF250R, MXGP Palembang menjadi balapan pertama bagi Adel dengan motor tersebut. Berhadapan langsung dengan crosserterbaik mancanegara di kelas MX2, Adel tidak gentar dan berhasil mengukir prestasi pertama di kualifikasi dengan posisi 19 dari 21 crosser(6/7).

Keesokan harinya (7/7), Adel berhasil menaikkan posisinya ke peringkat 17 saat finish pada balapan pertama dan kedua. Dari hasil balapan ini Adel berhasil mengantongi 8 poin, tentunya raihan poin di debut perdana memberikan banyak pelajaran berharga serta dorongan semangat untuk crosserAHRT ini.

“Raihan 19 poin yang berhasil didapat AHRT bersama Adel di MXGP menunjukkan crosserberbakat Indonesia mampu bersaing dengan crossercrosserdunia. Kami terus berkomitmen untuk mewujudkan mimpi crossermuda bertalenta untuk membanggakan nama Indonesia dia pentas balap dunia,” ujar Deputy GM Marketing Planning and Analysis division AHM, Andy Wijaya.

Baru 15 Tahun, Super Mario Membalap di Kancah Eropa 2019 15 Januari, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , , ,
add a comment

912771b3-b83d-4930-bb2a-9f94b2d21976

Menarik menanti kabar pembalap Indonesia yang bakal berlaga di luar negeri, khususnya di level dunia dan Eropa. Dimas Ekky sudah dipastikan menempati satu slot di jajaran pembalap MotoGP 2019 di kelas Moto2.

Karir Dimas meningkat setelah sebelumnya selama 4 musim membalap di kancah Eropa di ajang CEV Europe Championship di kelas Moto2. Namun belum diketahui apakat PT Astra Honda Motor akan mempromosikan pembalap lainnya di kelas ini untuk musim 2019.

Sejauh ini kabar baru menyatakan satu pembalap Honda siap berlaga di Eropa yakni Mario Suryo Aji. Pembalap berjuluk Super Mario ini bakal berlaga di kejuaraan CEV Moto3 Junior Eropa, mewakili Indonesia untuk tim Astra Honda Racing Team.

f1b27aa5-2141-477d-a148-32b5a7cb9b2b

Sebelumnya di kelas ini pada tahun 2018 berlaga pembalap Honda lainnya yakni Gerry Salim. Sebelumnya lagi adalah Andi Gilang yang membalap di musim 2016-2017.

Prestasi Mario di Balap Internasional 2018:

Mario Suryo Aji termasuk pembalap muda beruntung selain juga punya talenta bagus. Bagaimana tak beruntung, masih di usia 14 tahun pada tahun 2018 dia langsung menjalani debut di dua kejuaraan Internasional yakni Asia Road Racing Championship dan Asia Talent Cup.

Di dua event bergengsi Asia ini, Bocah Magetan Jawa Timur ini berhasil menyuguhkan prestasi yang layak dibanggakan untuk seorang debutan dengan usia muda.

Tak hanya sebagai peserta anak bawang alias asal ikut, tapi kerap bersaing di barisan depan dan membukukan beberapa podium. Bahkan mengumandangkan Indonesia Raya di negara tetangga. Semoga di Eropa cahaya balap Mario juga berkilau.

04ada518-0de4-418b-bb37-7770d99319f4

Podium dan prestasi Mario di 2018

  • Jumlah podium : 10 podium 
  • Podium pertama : 1 kali
  • Podium kedua : 7 kali
  • Podium ketiga : 2 kali

Rider Standing

  • Asia Talent Cup : 5
  • Asia Road Racing Championship : 6