jump to navigation

Bermotor Saat Puasa, Ada Tips-nya Lho! Agar Aman & Nyaman 6 April, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Hikmah dan pesan terpenting dalam berpuasa di bulan Ramadhan ialah mengendalikan diri untuk tidak hanya melakukan hal yang dilarang tapi juga yang halal pun harus mampu dikendalikan. Pelajaran ini juga bisa diterapkan saat berkendara di jalan raya bersama pengguna jalan lain.

Pengendara sepeda motor harus bisa mengendalikan diri dan ekstra sabar dalam menghadapi diri sendiri maupun sesama pengguna jalan. Tujuannya agar puasa tidak kehilangan pahala dan aktivitas berkendara tetap aman dan nyaman. PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips berkendara di bulan puasa.  

1. Persiapan Perjalanan

Persiapan untuk memulai perjalanan dilakukan sejak sahur. Melalui asupan makanan yang bernutrisi tinggi serta memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi saat berkendara di teriknya matahari. 

Jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan berkendara, seperti jaket, helm, dan sarung tangan serta surat-surat berkendara. Masker dan juga hand sanitizer tetap diperlukan agar kita tetap menjaga protokol kesehatan selama berkendara.

2. Rute Perjalanan

Agar perjalanan lebih efisien sebaiknya menggunakan aplikasi penunjuk jalan. Dengan menggunakan aplikasi tersebut kita dapat melihat situasi jalan yang akan ditempuh dan memilih alternatif jalan yang tepat. Setelah melakukan pengaturan terhadap titik tujuan, bikers dapat memanfaatkan fitur panduan suara sehingga tidak perlu melihat jalur di aplikasi yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara. Namun apabila kurang yakin dan ingin melakukan pengecekan rute, maka melihat aplikasi penunjuk jalan hanya boleh dilakukan saat berhenti atau menepi sejenak di bahu jalan. 

3. Istirahat Cukup

Waktu tidur yang kurang kerap dialami saat bulan Ramadhan, sehingga bagi pengendara hal ini dapat memiliki potensi terjadinya micro sleep atau terlelap sejenak tanpa disadari. Untuk para pengendara yang melakukan perjalanan pendek dan merasakan konsentrasi menurun karena mengantuk, sempatkan beristirahat minimal selama 10 menit. 

4. Berpikir Positif

Waktu berbuka puasa di rumah bersama dengan keluarga menjadi hal yang sangat ditunggu selama bulan Ramadhan. Terkadang hal ini memicu kondisi lalu lintas yang padat saat pulang kerja. Dalam kondisi seperti ini, emosi sangat mudah terpancing untuk itu kita perlu selalu berpikir positif terhadap pengendara lainnya. Selain itu kita juga perlu memiliki rasa toleransi dan sabar agar kepentingan sesama pengguna jalan dapat terpenuhi, serta tetap dapat mengendalikan emosi saat berpuasa.

5. Perhatikan Prediksi Bahaya

Saat berkendara dan telah mendekati waktu berbuka puasa, sebaiknya tetap memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain, sebab terkadang banyak pengguna jalan yang tiba-tiba berubah arah ke sisi tepi jalan untuk membatalkan puasa.

6. Kuasai Teknik Berkendara yang Tepat

Tips terakhir ini wajib dipraktekkan saat puasa maupun tidak puasa. Dengan menguasai teknik berkendara yang tepat sesuai jenis motor dan kondisi jalan, maka pengalaman berkendara menjadi aman dan nyaman, bukan hanya untuk kita saja, tapi juga untuk pengguna jalan lainnya. Termasuk diantaranya, patuhi rambu lalu lintas yang berlaku.

“Dengan memperhatikan kondisi tubuh kita, konsentrasi serta emosi dapat dikendalikan lebih baik. Didukung cara berkendara yang tepat, berkendara menjadi aman dan nyaman, ibadah puasa pun menjadi lancar,” ujar Johanes Lucky, Manager Safety Riding AHM.

Yuk Kenali Beragam Jenis Ban Motor & Fungsinya! 3 Maret, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Speda motor hadir dengan banyak jenis ban motor. Masing-masing jenis ban motor memiliki fungsinya tersendiri. 

Nah, P2R mau ngajakin kawan-kawan sekalian untuk mengenali beragam jenis ban sepeda motor. Yah, setidaknya gak akan salah memilihnya untuk keperluan sepeda motor kamu.

Dikutip dari hondacommunity.com, berikut ini beberapa jenis ban motor dan fungsinya.

1. Ban Motor Semi Slick

Ban motor semi slick lebih sering digunakan oleh kendaraan motor sport. Secara umum, ban jenis ini jauh lebih cepat gundul atau aus ketika digunakan berkendara dibandingkan ban motor biasa.

Karena jenis ban motor ini terbuat dengan karet yang tipis, hanya bisa digunakan dalam jangka pendek atau menempuh jarak sekitar 1.600 km. Dibalik komposisi karetnya yang tipis, ban ini memiliki daya cengkram yang cukup baik. Makanya jenis ban motor semi slick cenderung lebih sering digunakan dalam arena balapan.

2. Ban Sport Touring

Jenis ban motor sport touring cocok untuk digunakan berkendara jarak jauh dan melintasi jalanan dalam berbagai medan. Selain itu, ban ini juga lebih stabil dan tidak mudah cepat panas. Sehingga jauh lebih awet jika dibandingkan dengan ban motor semi slick. Jenis ban ini biasa digunakan oleh kendaraan ber-cc menengah ke atas.

3. Ban Offroad

Ban offroad yang secara visual sudah terlihat berbeda dengan jenis ban pada umumnya. Fungsi dari ban offroad ini adalah untuk menjelajahi medan-medan yang sulit dijangkau motor biasa. Seperti jalanan berbatu, berlumpur, sungai, pegunungan, bukit dan lainnya.

Terbuat dari bahan dasar karet yang keras, ban ini memiliki ketahanan yang cukup bagus. Karena diperuntukkan menempuh jalanan yang bermedan sulit, jenis ban ini memiliki daya cengkram yang sangat kurang jika untuk melewati jalanan aspal yang mulus.

4. Ban Tubeless

Ban tubeless sendiri sebenarnya merupakan jenis ban yang tidak menggunakan ban dalam, usia pakai ban jenis ini jauh lebih awet dibandingkan ban biasa pada umumnya. Cocok untuk dipakai berkendara kemanapun, terlebih jika ingin berkendara jarak jauh dimana resiko ban bocor seringkali menjadi momok.

Ban tubeless dianggap cukup stabil untuk menempuh perjalanan dengan kecepatan tinggi, cocok untuk digunakan berkendara di musim penghujan.

5. Ban Dry Racing dan Wet Racing

Sesuai namanya kedua jenis ban ini biasa digunakan untuk di arena balap motor. Berbeda dengan jenis ban umum, harga ban racing biasanya cukup mahal, usia pakainya pun cukup singkat, sehingga sangat tidak cocok untuk digunakan kendaraan harian.

Ban jenis dry racing lebih cocok digunakan untuk medan jalanan yang kering atau terik. Sedangkan wet racing direkomendasikan untuk berkendara di arena balap yang basah atau sedang turun hujan.

Karena memiliki permukaan dengan pola yang minim, cengkraman ban ini akan sangat kuat untuk bermanuver di jalan.

Demikianlah beberapa jenis ban dan fungsinya, bisa menjadi acuan agar tidak salah memilih jenis ban sesuai peruntukan kendaraan kalian. Karena jika salah memilih bisa berdampak pada keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Penting Merawat Ban Motor, Begini Tips-nya! 2 Maret, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Ban pada sepeda motor memiliki beragam fungsi. Selain sebagai penggerak, juga menopang berat sepeda motor, mendukung kestabilan saat berkendara melewati berbagai medan jalanan, serta membantu daya cengkraman ke aspal saat pengereman.

Karena fungsi vitalnya, kita perlu perhatikan cara merawat ban agar tetap berfungsi dengan baik. “Ban menjadi komponen penting dari sepeda motor, perawatannya cukup sederhana dan mudah dilakukan secara mandiri,” ujar Antonius Widiantoro, Manager PR Yamaha Indonesia.

Mengingat pentingnya peran ban, pengendara perlu memperhatikan dan merawat ban sepeda motor sebelum digunakan untuk menghindari risiko yang dapat ditimbulkan dari kelalaian merawat ban sepeda motor.

Berikut beberapa tips praktis untuk merawat ban pada sepeda motor, diantaranya :

  1. Memeriksa Tampilan Luar Ban

Jika ada keretakan, sobek, kerusakan karena benda asing, atau bergelombang, segera lakukan pergantian ban ke bengkel resmi atau terpercaya. Bagi pemilik sepeda motor Yamaha, dapat mengunjungi dealer resmi Yamaha terdekat atau menghubungi fasilitas SKY (Service Kunjung Yamaha) melalui aplikasi My Yamaha App. Bengkel resmi Yamaha sudah menggunakan tire changer untuk menjaga durabilitas ban serta menjaga warna dan kondisi velg agar tetap mulus.

  • Memeriksa Usia Ban

Pada umumnya usia ban dapat mencapai 5 tahun, namun pengendara tetap harus memperhatikan kondisi ban, apalagi jika pengendara aktif dan rutin menggunakan sepeda motor, serta banyak melewati jalan yang tidak rata.

Selain memastikan tampilan luar ban bebas dari keretakan, pengendara dapat melihat umur ban dari kode produksi yang terdapat pada bagian samping ban sepeda motor. Terdiri dari  kode 4 digit melihat tahun dan minggu pembuatan. Contohnya, kode 0422, artinya ban tersebut dibuat di minggu ke 4 atau bulan januari tahun 2022.

  • Memeriksa Ketebalan Alur ban

Ban mempunyai indikator untuk menunjukkan keausan alur ban (TWI =Tread Wear Indicator) dengan penanda segitiga “▲” pada dinding samping ban. Jika salah satu indikator keausan terlihat di permukaan, maka alur ban hampir tidak dapat berfungsi drainase dalam cuaca hujan. Dalam hal ini, pastikan untuk mengganti ban.

  • Pastikan Tekanan Angin Ban Sesuai Standar

Memeriksa tekanan ban dapat dilakukan dalam kondisi dingin dengan menggunakan alat cek tekanan ban (tire pressure gauge). Pastikan tekanan angin ban sesuai ukuran dan tipe sepeda motor yang terdapat pada buku panduan pemilik.

Contohnya pada sepeda motor skutik Yamaha Gear 125, dengan ukuran tekanan standar ban depan 29 Psi dan ban belakang 33 Psi. Tekanan udara ban yang ideal akan menjaga kestabilan dan kenyamanan, khususnya saat kecepatan tinggi dan belokan, serta mengurangi usia ban.

  • Menggunakan Ban Sesuai Standar

Selalu gunakan ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk menghindari penurunan performa sepeda motor yang dapat menimbulkan risiko berkendara.

  • Pastikan Membawa Beban Sesuai Kapasitas Ban

Periksa kapasitas muatan ban sepeda motor sebelum berkendara, mencegah terjadinya kelebihan muatan yang menimbulkan risiko bahaya saat berkendara.  Pengendara dapat melihat kapasitas muatan pada ban sepeda motor melalui 3 digit angka setelah data ukuran ban. Contohnya pada Yamaha Gear 80/80-14M/C 43P, dimana 3 digit terakhir 43P berarti 43 = Beban maksimum 155kg, lalu P = Batas kecepatan maksimum 150 km/jam.

Untuk meminimalisir risiko pengendara sepeda motor saat berkendara, produk-produk Yamaha telah menggunakan ban tubeless. Selain perawatannya yang praktis, penggunaan ban tubeless pada sepeda motor Yamaha untuk mendukung kualitas sepeda motor dan meningkatkan kenyamanan saat berkendara, khususnya bagi pengendara wanita.

Agar Motor Matic Nggak Rem Blong di Turunan Panjang, Begini Tekniknya! 28 Februari, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Saat menempuh turunan panjang, pengendara motor matic kerap dibuat deg-degan. Was-was mengalami kejadian rem blong saat riding di jalan yang menurun ini sering menghantui.

Berbeda dengan sepeda motor bebek atau batangan bertransmisi manual akan bisa terbantu dengan engine brake, dengan mengurangi giginya.

Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Fauzan Tanaka mengatakan, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk meminimalisir risiko terjadinya rem blong saat mengendarai motor matic ketika dipakai di jalan yang menurun.

Menurutnya, jika melewati jalan menurun yang panjang seperti di pegunungan dengan motor matic juga ada tekniknya. Salah satunya dengan mengurangi risiko rem blong, rem yang tiba-tiba blong saat lewat turunan panjang ini biasanya terjadi di rem motor matic.

Umumnya, motor matic di Indonesia menggunakan rem depan cakram dan rem belakang teromol. Jika terlalu bergantung pada rem depan saja yang sudah cakram, akan mengakibatkan piringan dan kaliper rem panas.

“Saat kedua part tersebut terjadi panas berlebihan, bisa mendidihkan minyak rem yang kemudian membuat sil memuai dan angin palsu terperangkap di dalam sistem rem. Itu pemicu rem motor matic menjadi blong,” jelas Fauzan.

Berikut teknik untuk menghindari terjadinya rem blong pada motor matic saat di jalan menurun. Pertama, kurangi kecepatan dan lakukan pengereman sebelum jalan menurun.

Kedua, tetap tenang dan jangan panik, gunakan rem depan dan belakang secara bergantian, tujuannya untuk mengurangi panas berlebih pada kedua rem dan rem berfungsi dengan baik.

Ketiga, pengendara bisa sedikit membuka gas untuk mendapat tahanan dari mesin atau biasa disebut engine brake. Motor matic juga punya engine brake, walaupun tidak terlalu terasa seperti pada motor bertransmisi manual, namun bisa sedikit membantu mengurangi kecepatan.

“Perlu diketahui saat kita berkendara di jalan menurun, kendaran bisa bertambah kecepatan dengan sendirinya walaupun gas tidak di putar, sehingga perlu sangat berhati hati dan lintasi dengan kecepatan rendah atau sesuai dengan batas kecepatan pada rambu,” tutup Fauzan.

Agar Sistem Pengereman ABS Semakin Maksimal, Runtin Cek Komponen Ini 16 September, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Motor berbadan maxi saat ini banyak yang sudah mengadopsi sistem Anti-lock Braking System (ABS) di kedua rodanya. Sistem pengereman dengan teknologi ABS merupakan salah satu fitur yang penting dalam mendukung kesalamatan berkendara.

Rem ABS berfungsi untuk mencegah kedua roda terkunci dan kehilangan traksi saat sedang melakukan rem mendadak atau hard braking, sehingga motor pun akan lebih mudah untuk dikendalikan.

“Agar sistem pengereman ABS ini dapat berfungsi secara optimal, konsumen juga disarankan untuk rutin mengecek kondisi komponen rem ABS dan pendukug lainnya, agar kegiatan berkendara semakin menyenangkan,” ujar Antonius Widiantoro, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Berikut adalah beberapa komponen terkait sistem pengereman, yang perlu dicek secara rutin oleh pemilik sepeda motor:

1. Cek kondisi minyak rem

Minyak rem menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan, agar sistem pengereman motor dapat berkerja dengan baik. Pastikan volume minyak rem pada tangki reservoir tetap sesuai standard, artinya tidak lebih dan kurang dari batas yang tertera pada tangki tersebut. Untuk sepeda motor Yamaha, penggantian minyak rem disarankan setiap 20.000 kilometer atau setiap 1 – 2 tahun sekali sesuai dengan pemakaian motor.

2. Cek kondisi kanvas rem

Salah satu komponen penting dalam sistem pengereman motor adalah kanvas rem, karena komponen inilah yang berfungsi menjepit piringan cakram (dengan bantuan kaliper) pada saat tuas rem ditekan oleh pengendara, saat ingin mengurangi kecepatan.

Melihat fungsinya yang begitu vital, maka wajib hukumnya mengecek dan membersihkan secara rutin kanvas rem dengan untuk menghilang kotoran dan minyak yang mungkin menempel di permukaan kanvas. Jika kanvas rem sudah mulai aus, yang biasanya ditandai dengan permukaan yang menipis (garis tanda batas hilang tergerus), fungsi rem menjadi tidak maksimal, maka kanvas rem tersebut sebaiknya harus segera diganti.

3. Perhatikan kondisi selang rem

Jangan lupa juga untuk selalu mengecek kondisi selang rem, yang menghubungkan tuas rem dengan kaliper. Selang rem memiliki fungsi yang tak kalah penting, karena melalui selang ini, minyak rem akan mendorong caliper secara hidrolik untuk menekan piringan cakram. Karena berbagai sebab, masalah pada selang rem bisa saja terjadi, seperti retak, bocor, hingga tertekuk, adalah beberapa contoh kemungkinan yang dapat terjadi. Jika pengendara tidak merawatnya dengan baik, akan berimbas kepada sistem pengereman yang tidak maksimal.

4. Rajin bersihkan kaliper & cakram rem

Kaliper dan cakram rem merupakan komponen yang jarang sekali rusak* (selama pemakaiaan wajar), namun tetap saja perlu dirawat dan dicek kondisinya. Caranya dengan rutin membersihkan dari debu, tanah, minyak serta kotoran lain yang menempel pada komponen.

Jangan lupa cek juga proses pemasangannya dan pastikan komponen tersebut dalam kondisi rigid dan tidak kendor. Karena jika kondisinya goyang atau bergetar, maka komponen-komponen tersebut sangat rentan saling bergesekan dan menyebabkannya cepat aus sehingga perlu diganti.

5. Perhatikan indikator ABS

Pada beberapa motor seperti All New NMAX 155 Connected ABS, terdapat lampu indikator ABS di bagian speedometer. Fungsi dari kehadirannya adalah untuk memberikan notifikasi kepada pengendara, terkait kondisi peranti ABS yang tertanam pada motor.

Jika lampu indikator tersebut menyala selama motor dikendarai, artinya telah terjadi malfungsi pada sistem pengereman ABS. Dalam kondisi ini, pemilik kendaraan sangat disarankan untuk segara membawa motor ke Dealer resmi terdekat guna dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Tips Perawatan Sepeda Motor Selama PPKM 25 Agustus, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Sebagai upaya agar pandemi cepat berakhir, pemerintah membatasi mobilitas masyarakat Indonesia, salah satunya dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang kembali hingga 30 Agustus 2021.

Dengan demikian motor kesayangan anda pun akan lebih sering berada di rumah. Meski begitu, perawatan motor tetap perlu diperhatikan agar kondisi motor selalu prima saat digunakan kembali.

Walaupun sedang dalam kondisi PPKM, pengguna sepeda motor tetap perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala secara rutin. Untuk mempermudah masyarakat Indonesia dalam melakukan servis rutin, Yamaha menghadirkan fasilitas SKY (Service Kunjung Yamaha) yang dapat dinikmati oleh seluruh konsumen setia Yamaha.

“Selain fasilitas SKY, kami juga akan berbagi tips untuk merawat motor selama di rumah. Kami berharap konsumen Yamaha tetap memiliki sepeda motor yang prima saat digunakan,” ujar Frengky Rusli selaku Chief Yamaha DDS Jabodetabek.

Selain servis rutin menggunakan fasilitas SKY (Service Kunjung Yamaha) yang dibantu oleh teknisi Yamaha, juga dapat melakukan perawatan ringan terhadap sepeda motor sendiri di rumah.

Terdapat beberapa komponen seperti rantai roda, kabel kopling, kabel gas dan bagian-bagian lainnya yang perlu diperhatikan oleh pemilik sepeda motor ketika tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama. Karena dikhawatirkan akan dapat mempengaruhi kinerja motor tersebut.

Berikut beberapa tips perawatan ringan sepeda motor selama PPKM :

  1. Mencuci sepeda motor untuk menghindari timbulnya karat dan risiko lainnya yang berpotensi merusak komponen.
  2. Memberi pelumas pada bagian yang berpotensi akan berkarat, seperti rantai roda, kabel kopling, kabel gas dan bagian-bagian lainnya yang bergesek.
  3. Memanaskan mesin secukupnya setiap hari, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius, biasanya memakan waktu sekitar 3-5 menit.
  4. Untuk motor matic, sebaiknya diparkir dengan standar tengah agar mudah ketika ingin melakukan pemanasan mesin.
  5. Jika motor tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama, simpan ditempat yang terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung karena dapat menyebabkan retakan pada kaca speedo meter dan dapat membuat warna body motor menjadi kusam serta memudar.

Hasan Ardiansyah selaku Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta mengingatkan, untuk cek kondisi ban, jika motor diparkir terlalu lama berdampak pada tekanan anginnya bisa berkurang bahkan kempes.

Disarankan untuk menambahkan tekanan angin dengan ukuran standar dari pabrikan. Dengan rata-rata ukuran 29.0 Psi untuk ban depan dan 33.0 Psi  untuk ban belakang.

Selain dari tips-tips tersebut diatas, tetap lakukan service berkala secara rutin ke bengkel resmi. Agar motor terhindar dari kemungkinan masalah dikemudian hari dan selalu dalam kondisi prima.

Ranjau Paku Tak Kenal PPKM, Ini Tips Dari Tim Saber Agar Selamat Dari Ranjau Paku 21 Juli, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: , ,
1 comment so far

Salah satu berita menyedihkan di tengah duka tingginya Covid-19, adanya oknum penjahat yang menebar ranjau paku di jalanan Jakarta. Ya, sejak beberapa tahun belakangan, ranjau paku memang menjadi momok bagi warga Jakarta.

Saking marak dan merugikannya ranjau paku di Jakarta, sampai muncul komunitas yang peduli dengan nama, Sapu Bersih alias Saber. Anggota komunitas Saber secara rutin pemburu ranjau paku di sejumlah ruas jalan di Ibukota.

Nah, agar selamat dari jebakan ranjau paku ini, Saber punya tips jitu. Disebutkan, ranjau paku yang ada di jalanan Jakarta beragam, ada yang paku biasa, paku yang sudah dibengkokkan sampai jari-jari payung.

Semua ranjau paku sama-sama membuat ban kendaraan langsung kempis, bahkan ban jenis tubeless pun bisa jadi korban.

Abdul Rohim dari komunitas Saber sebagaimana dikutip dari detik.com mengatakan, agar tidak menjadi korban ranjau paku, utamanya pengendara harus mengendalikan kecepatan.

“Pokoknya kalau kita lewatin titik rawan ranjau itu kurangi kecepatan aja. Soalnya kecepatan di atas 40 km/jam rawan sekali terkena ranjau. Kalau kita kecepatan rendah itu nggak menancap,” kata Rohim kepada detikcom, Rabu (21/7/2021).

“Apalagi kecepatan tinggi, terus beban berat atau berboncengan, tekanan angin kurang, itu mudah terkena ranjau itu,” katanya.

Kata dia, ranjau paku tersebar di semua lajur, termasuk lajur kiri, tengah dan kanan. Biasanya pelau menebar di lajur tengah. Nanti setelah terlindas kendaraan, ranjau itu tersebar di sisi kiri dan sisi kanan.

“Kalau masih ngumpul di tengah itu berarti belum lama nebarnya. Kadang-kadang ada juga yang nebar di sisi kanan. Jadi jangan pikir jalur kanan aman, pokoknya semua lajur itu rawan,” ungkap Rohim.

Kalau melaju pelan, ranjau paku kadang-kadang juga bisa terlihat. Ranjau atau jari-jari payung kebanyakan berwarna hitam dan senada dengan warna aspal.

“Tapi ada juga yang putih. Kalau jari-jari payung baru ditebar warnanya hitam. Kalau udah agak lama ada putihnya, catnya hilang karena gesekan ban sama aspal,” jelas Rohim.

Rohim mencatat, ada beberapa ruas jalan di Jakarta yang rawan ranjau. Berikut daftar lokasi rawan ranjau paku di Jakarta, menurut Rohim:

– Jalan Gatot Subroto mulai Flyover Slipi sampai Pancoran
– Jalan MT Haryono setelah Pancoran sampai Cawang
– Cawang mengarah ke Kampung Melayu
– Jl. TB Simatupang
– Jl Letjen Suprapto, Galur mengarah underpass Senen
– Jalan Gunung Sahari mengarah Mangga Dua
– Grogol mengarah Roxy.

Tips Buat Pemula Belajar Naik Motor Kopling Manual 9 Juli, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Dapat berkendara menggunakan motor kopling manual baik tipe sport maupun bebek adalah impian banyak orang terutama anak muda.

Tidak hanya lelaki, wanita pun banyak yang sudah mengendarai motor kopling. Karakter motor kopling manual dengan kopling otomatis berbeda.

Agar dapat menggunakan motor kopling manual dengan tepat khususnya bagi yang baru ingin belajar mengendarainya, Yamaha Riding Academy (YRA) main dealer PT Lautan Teduh di Lampung memberikan beberapa panduan yang dapat diikuti.

“Bagi yang ingin belajar mengendarainya, kami memberikan beberapa poin sebagai panduan. Kali ini untuk tips basic naik motor kopling manual. Semoga dapat membantu agar bisa menikmati mengendarainya,” papar Supriyanto, Manager Promosi Main Dealer PT Lautan Teduh.

Berikut tips belajar menggunakan motor kopling manual:

Kenali fungsi perangkat

1. Tuas kopling berada di tangan kiri.                                                                                       

2. Kopling bertujuan untuk memutus/meneruskan putaran crankshaft ke transmisi lalu ke roda             

3. Cek kondisi tuas kopling, pastikan saat menarik terasa halus dan ringan, ini akan memudahkan ketika belajar mengendarainya.                                                                                     

4. Pastikan tuas kopling tidak patah/rusak agar lebih mudah saat belajar.                            

5. Pastikan jarak bebas tuas kopling standard sesuai yang tertera di buku manual agar pengoperasian bis maksimal.                                      

6. Pada motor kopling manual, perpindahan gear ada yang dari gear 1 ke gear maksimum ditekan ke depan semua dan ada yang dari gear 1 ditekan ke depan selanjutnya gear 2 lalu ke gear maksimum ditekan ke belakang/dicongkel.                                                                            

7. Pastikan semua perangkat motor dalam keadaan baik dan sempurna (rem, ban, lampu dan lainnya

Langkah pertama: tanpa mengoperasikan gas dan pindah gear

1. Hidupkan mesin dan gear dalam keadaan netral.

2. Operasikan rem belakang (menginjak pedal rem) untuk menjaga motor tidak bergerak. 

3. Tarik tuas kopling secara penuh agar perpindahan gear lebih mudah dan masukkan gear 1

4. Lepas rem belakang dan lepas tuas kopling secara perlahan, jika melepas terlalu cepat akan membuat mesin motor mati.                                                                                                    

5. Jalankan motor tanpa mengoperasikan gas (jika kondisi motor standard/normal), tanpa digas pun motor bisa berjalan.                                                                                                               

6. Tarik kopling saat akan berhenti dan lakukan pengereman secara halus.                                

7. Ulangi tahap ini sampai Anda mengenal karakter motor dengan baik.    

Langkah kedua : operasikan gas dan pindah gear

1. Mulai operasikan gas secara halus dan tambah gear untuk menambah kecepatan.              

2. Selalu tutup gas dahulu baru tarik kopling saat akan memindahkan gear (menambah/ mengurangi

3. Operasikan kopling pada tiga kondisi yaitu saat pertama kali akan jalan, pindah gear (menambah/mengurangi) dan saat akan berhenti

4. Hindari menarik tuas kopling saat melakukan pengereman, ini akan membuat motor nyelonong karena tidak ada engine brake sehingga lebih susah dikendalikan.                    

5. Saat menurunkan gear disarankan pada rpm motor yang tidak tinggi, ini akan membuat perpindahan menjadi lebih halus

6. Ulangi terus-menerus sehingga lebih mengenal karakter motor dan mahir.                                                                                

Baca buku petunjuk/ manual pada sepeda motor untuk mengetahui lebih dalam. Selalu gunakan safety gear agar dapat melindungi diri dengan maksimal.

Disarankan belajar di area yang kosong, jalanan rata dan kondisinya aman. Sebaiknya ketika belajar selalu diawasi oleh orang yang sudah bisa mengendarainya.

9 Langkah Panduan Merawat Motor Sport di Rumah 3 Juli, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Motor sport igunakan baik untuk harian maupun hobi. Agar selalu nyaman ditunggangi, penggunanya pun perlu memperhatikan perawatannya agar mendukung performanya tetap baik.

Dengan begitu, berkendara motor akan selalu menyenangkan dan melancarkan aktivitas yang dijalankan. Perawatan motor sangat penting dilakukan, termasuk kategori motor sport. Konsumen wajib mengetahui berbagai komponen yang perlu diperhatikan dan memahami cara pengecekannya.

“Untuk itu, kami memberikan beberapa panduan yang dapat diikuti agar kondisi motor tetap terjaga dengan baik,” papar Riyadi Prihantono, Manager Service CS Divison PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Berikut komponen yang perlu dicek oleh konsumen pengguna motor sport :

1. Bahan bakar

Periksa saluran bahan bakar. Jika ada kebocoran tangki bahan bakar, cek saluran selang apakah ada sumbatan, retak atau rusak. Untuk memastikan jika ada kebocoran bahan bakar juga bisa dicek dengan penciuman, apakah ada bau bensin. Jika ada kebocoran, cek posisinya dan hindari dari percikan api.

2. Oli mesin

Periksa ketinggian oli mesin menggunakan stik oli dan periksa jika ada kebocoran oli di sekitar mesin. Dan biasakan mengganti oli secara rutin setiap 3,000 km di bengkel resmi Yamaha terdekat.

3. Cairan pendingin (air radiator)

Periksa ketinggian cairan pendingin di dalam reservoir. Jika kurang dapat ditambahkan cairan pendingin yang disarankan. Serta periksa jika ada kebocoran sistem pendingin.

4. Sistem pengereman  

Periksa ketinggian level minyak rem melalui indikator pada master rem, serta memeriksa ketebalan kampas rem depan dan belakang melalui indikator keausan kampas rem. Bersihkan kampas rem dari oli, pelumas, serbuk kampas rem pada permukaan rem dan komponen sekitarnya.

5. Kopling dan pemindah gigi

Periksa gerak bebas tuas kopling dan setel jika diperlukan. Pastikan perpindahan gigi dapat bergerak dengan normal dan setel jika diperlukan.

6. Rantai penggerak

Bersihkan dan lumasi rantai, serta periksa kekencangan rantai jika perlu setel di bengkel resmi Yamaha terdekat. Gunakan produk pelumas rantai yang disarankan.

7. Kondisi ban

Cek kondisi tekanan ban dan alur ban agar berkendara lebih nyaman performa tetap maksimal. Tekanan ban normal ban depan : 200 kPa/ 29 psi dan ban belakang : 225 kPa/33 psi.

8. Periksa kondisi battery / accu

Cara yang paling mudah dengan cek fungsi starting dan klakson jika masih berfungsi artinya aki dalam kondisi OK. Jika Anda memiliki multitester, maka battery / accu kondisi yang OK memiliki tegangan >12.4 volt. Jika hasil ukur di bawah angka tersebut, lakukan pengisian ulang di bengkel resmi Yamaha. 

9. Bersihkan motor dan lumasi

Jika motor parkir selalu di ruang terbuka, bersihkan motor dari debu dan kotoran lainnya secara rutin. Atau setelah motor terkena hujan baiknya motor dicuci untuk menghindari karat pada komponen sepeda motor. Setelah itu lumasi lubang kunci, tutup tangki, handle grip kiri kanan dan bagian lainnya.

Pengecekan sejumlah bagian penting dari sepeda motor yang dapat dilakukan oleh konsumen sendiri itu turut membantu jika ditemukan ada kendala yang harus diantisipasi.

Konsumen pun dapat memanfaatkan Service Kunjung Yamaha (SKY) yang dapat dilakukan di tempat tinggal konsumen dengan bantuan teknisi Yamaha untuk perawatan berkala.

Penting buat Bikers, Begini Cara Rawat Rantai Roda Sepeda Motor 24 Juni, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Rantai sepeda motor merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor tipe bebek maupun tipe sport. Rantai roda berperan meneruskan daya dari hasil kinerja mesin ke roda belakang sehingga menghasilkan energi gerak pada sepeda motor.

“Pengguna sepeda motor sangat perlu memperhatikan kualitas rantai roda sepeda motor kesayangannya agar kondisinya selalu prima. Perawatan ataupun pengecekan rantai roda disarankan rutin dilakukan setiap periode 4.000 km,” ujar tim Technical Service Division PT Astra Honda Motor Endro Sutarno.

Mari simak beberapa cara merawat rantai roda agar sepeda motor dapat menghasilkan kinerja yang maksimal dan memberikan kenyamanan saat dikendarai. Berikut tipsnya :

1.   Kenali Bagian Rantai

Sebelum mengetahui cara perawatan, pelajari dahulu bagian-bagian yang terdapat pada rantai roda. Rantai pada sepeda motor terhubung dengan drive sprocket (gear mesin) dan driven sprocket (gear pada roda). Rantai sendiri terdiri dari roller link saling terhubung yang disatukan dengan master link sebagai penyambung dua sisi rantai.

Selain itu perhatikan pemilihan jenis rantai yang digunakan, terdapat perbeda ukuran rantai motor bebek dan sport. Perbedaan terdiri dari ukuran panjang rantai dan juga ukuran lebar dari roller link.

“Mengetahui bagian-bagian dari merupakan salah satu langkah awal untuk mengetahui letak pemberian pelumas pada rantai sekaligus pengncekan kualitas rantai. Pengguna sepeda motor perlu memastikan roller link dapat berputar 180 derajat” ujar Endro.

2.   Jarak Main Bebas

Jarak main bebas rantai roda dapat dikatakan hal penting dalam memastikan batas kekenduran dari rantai roda untuk mendapatkan tenaga yang optimal dari sepeda motor. Para pengguna sepeda motor dapat melihat batas jarak main bebas yang tertera para stiker yang berada cover rantai.

Dalam mengukur kekencangan rantai roda, para pengguna sepeda motor harus memastian sepeda motor berada pada posisi standar tengah dan posisi gigi netral, kemudian putar roda untuk menemukan kekenduran rantai yang paling kecil. Terakhir, gunakan penggaris mengukur tingkat kekenduran pada bagian kekenduran yang paling kecil atau di tengah-tengah antar dua sprocket.

“Jika kekenduran melebihi batas jarak main bebas yang terdapat pada stiker, sebaiknya dilakukan setel kekencangan atau dapat dibawa ke bengkel resmi terdekat,” tambahnya.

3.   Gunakan Pelumas

Sebelum memberikan pelumas pada rantai motor, para bikers perlu melakukan pembersihan rantai dengan menggunakan cairan pembersih (detergen) dan disikat menggunakan sikat kecil, selanjutnya dapat dilakukan pengeringan dengan menggunakan kain kering pada seluruh bagian rantai. Dalam melakukan proses pembersihan, hindari menggunakan cairan pembersih yang mudah terbakar.

Setelah proses membersihkan rantai selesai,  beri pelumas dengan menggunakan pelumas rantai roda. Berikan oli atau pelumas pada roller rink dan link plate. “Selain menggunakan pelumas rantai, pengguna sepeda motor dapat menggunakan gear Oil SAE 80 – 90 baru sehingga kualitas rantai dapat terjaga dengan baik,” ujarnya.

“Pada prisipnya rantai sepeda motor yang bekerja dengan bergesekkan dengan bagian lainnya akan mengalami keausan, sehingga butuh perawatan yang rutin. Merawat rantai sepeda motor merupakan salah satu hal penting hal sebagai langkah memperpanjang umur rantai dan menghindar kemungkinan lepas dari gear set,” tutup Endro.