jump to navigation

Jika Motor Jatuh Di Jalur Off Road, Begini Cara Mendirikannya! 4 Juni, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik, Uncategorized.
Tags:
add a comment

Berkendara di jalur off road memang menyenangkan dan menguras adrenalin, tak sedikit pengendara roda dua kini menyukai hobi trabasan ataupun berkendara di jalur off road.

Namun dalam berkendara off road tidak jarang dihadapkan dalam situasi motor terjatuh dan harus mendirikan motor kembali.

Motor jatuh juga terjadi di medan lainnya. Nah, untuk mendirikan motor jatuh ini ada tekniknya lho! Jika salah, bakalan menguras tenaga.

Dalam situasi motor jatuh, Yamaha Riding Academy (YRA) Yogyakarta menyajikan beberapa tips, agar bikesrs bisa dengan mudah mendirikan motor yang terjatuh:

1. Pastikan memakai alat perlindugan diri (safety gear) yang lengkap, seperti helm, sarung tangan, sepatu off road, pelindung (leher, dada, tangan, kaki), celana panjang dan jersey lengan panjang.

2. Hindari langsung mendirikan motor ketika terjatuh (masih syok), tunggu sampai kondisi pengendara stabil.

3. Pastikan mesin motor dalam keadaan mati atau off sebelum didirikan.

4. Usahakan meminta bantuan pada teman/pengendara lain untuk mengangkat motor.

5. Posisikan pengendara dan teman di kedua sisi motor yang berbeda untuk mengangkatnya.

6. Angkat motor dengan posisi tubuh membelakangi motor dan mendorong menggunakan otot kaki dan dibantu dengan kedua tangan, sementara itu teman pengendara di sisi seberang motor untuk membantu menyeimbangkan posisi motor.

7. Hindari mengangkat motor dalam kondisi punggung membungkuk untuk meminimalisir cedera.

8. Setelah motor berdiri pastikan kondisi motor baik baru bisa melanjutkan berkendara.

Berkendara di jalur off road memang lebih menguras tenaga dibandingkan berkendara di jalan raya, sehingga disarankan selalu menjaga stamina tubuh dan juga kondisi motor yang prima, berkendara dengan teman juga lebih baik. Selain karena lebih menyenangkan, berkendara dengan teman juga dapat membantu apabila terjadi masalah pada saat di jalur off road.

Cara Jitu Ngecas HP di Motor Biar Nggak Bikin Aki Tekor 9 Mei, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: , ,
add a comment

Hampir semua sepeda motor modern kini dilengkapi dengan perangkat ngecas. Artinya, pengendara motor gak perlu lagi pusing-pusing mencari arus listrik hanya untuk mencas perangkat gadget-nya saat sedang dalam perjalanan.

Ya, kini tinggal colok kabel power, gadget atau HP pun aman dayanya untuk dipergunakan selama perjalanan. Namun, apakah mencas melalui sepeda motor aman buat aki motor dan gadget-nya? Ah, aman-aman aja, semua sudah diperhitungkan dengan matang oleh para ahli di pabrik sepeda motor.

Namun begitu, perlu diingat kamu jangan asal saja dalam mengecas. Jika salah, bisa jadi aki menjadi soak dibuatnya. Nah, ini tips agar ngecas di motor aman untuk Aki kamu!

1. Mencas dalam keadaan mesin motor menyala. Langkah ini harus dilakukan agar daya dan kinerja aki tetap normal

2. Gunakan perangkat charger original. Perangkat yang terpecaya alias sudah dari sana bisa menghindari dari potensi meleleh atau korsleting listrik.

3. HP dalam keadaan off. Jangan lupa matikan perangkat gadget atau HP agar tidak menimbulkan panas berlebih yang dapat merusak HP tersebut.

4. Gunakan part charger lebih dari satu. Kalau bisa jangan dilakukan ya. Karena aki akan bekerja lebih keras dan bisa menimbulkan masalah di Aki dan HP

5. Jangan Ngecas Power Bank. Dari sejumlah penelitian, mencas power bank di charger sepeda motor bisa menimbulkan panas berlebih.

Nah, begini tips jitunya ngecas HP di sepeda motor ya. Jangan sampai salah langkah demi keamaan HP kamu dan perangkat charger di sepeda motor. Selamat mencoba!

Merawat Lubang Kunci Motor, Perlu Diberi Pelumasan Secara Berkala 4 Mei, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: , , , ,
add a comment

Perawatan rutin pada bagian mesin harus dilakukan secara berkala. Selain mesin, ada beberapa bagian tertentu pada sepeda motor yang harus mendapatkan perawatan secara berkala pula, salah satunya lubang kunci.

Pelumasan pada lubang kunci ini perlu dilakukan meskipun hanya sekedar memberikan pelumas terutama di musim penghujan. Pasalnya, bagian ini terbilang penting untuk kenyamanan saat berkendara.

Pelumasan secara berkala harus dilakukan agar lubang kuncitersebut tidak mudah karat dan nyaman saat digunakan.

Menurut Tomy Tambrani, Marketing Manager Rexco Indonesia, pengguna sepeda motor tidak perlu harus ke bengkel untuk melakukan perawatan semacam ini.

“Ada bagian tertentu yang bisa kita lakukan sendiri di rumah, tentunya selain efektif waktu juga lebih hemat tanpa harus membayar biaya perawatan,” jelasnya.

Kunci Kontak sebagai komponen kelistrikan di motor harus mendapatkan perhatian khusus. Meski saat ini sudah musim keyless untuk kendaraan roda dua, tapi masih ada motor yang menggunakan anak kunci konvensional.

Keberadaan anak kunci itu kerap dianggap sepele, padahal bagian ini mudah rusak jika tidak dirawat dengan baik.

Anak kunci akan mudah seret atau macet jika lubang kunci kontak tidak pernah mendapatkan pelumasan secara berkala. Sesekali lumasi lubang kunci kontak dengan menyemprotkan cairan pelumas, hal ini akan membuat kunci kontak bisa tetap berfungsi normal.

Namun ingat, jangan pakai oli bekas yang justru bisa mengotori partikel-partikel di dalam kunci kontak. Jangan sekalipun memaksakan kunci kontak saat tiba-tiba macet tak bisa diputar. Sebab, tindakan itu berisiko membuat lubang kunci rusak dan longgar.

Hal ini juga berlaku pada tutup tangki yang memakai model anak kunci kontak sebagai pembuka, piranti ini juga tidak boleh luput dari pelumasan secara berkala.

Ketika lubang kunci kontak atau tutup tangki sudah seret akibat berkarat, maka anak kunci bisa berpotensi patah karena ketika memutar anak kunci kontak akan dipaksa dalam kondisi seret yang berakibat anak kunci akan mudah bengkok bahkan berpotensi bisa patah.

Nah, selamat mencoba kawan-kawan.

5 Tips Hemat Agar Bensin Motor Tidak Bikin Kantong Jebol 2 Mei, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
1 comment so far

Liburan lebaran saatnya jalan-jalan. Ada yang mudik hingga kampung halaman, atau menuju banyak lokasi hiburan. Nah, duit sudah banyak keluar untuk kebutuhan Lebaran, jalan-jalan juga harus berhemat.

Salah satunya adalah penggunaan bensin pada sepeda motor. Tidak banyak pengendara yang tahu bahwa ada teknik tersendiri saat bermotor agar BBM lebih hemat.

Tips-nya, adalah berkendara dengan normal dan baik. Antara lain, memacu kendaraan di kecepatan yang normal. Cara ini bisa membuat penggunaan BBM motor lebih hemat.

Nah, masih ada beberapa cara lainnya yang bisa dilakukan dengan sangat mudah. Ini di antaranya:

  1. Manfaatkan fitur eco indicator di panel motor, makin terang lampunya makin irit penggunaan bahan bakarnya.
  2. Jaga kecepatan secara konstan, hindari melakukan gas rem, gas rem hingga ngerem mendadak.
  3. Hindari membawa barang yang beratnya melebihi kapasitas yang ada di buku pedoman pemilik kendaraan
  4. Tidak memodifikasi motor secara berlebihan
  5. Tekanan angin pada ban harus pas. Karena jika berkurang akan membuat tarikan gas lebih berat. Kondisi ini membuat penggunaan bensin lebih boros.

Semoga tips hemat bahan bakar motor ini bisa dilaksanakan dengan mudah. Selamat libur Lebaran kawan-kawan!

Toolkit yang Wajib Dibawa Saat Mudik dengan Motor, Apa Aja Sih? 29 April, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Mudik dengan naik motor merupakan hal yang menyenangkan. Selain lebih praktis, biaya yang dibutuhkan tergolong lebih hemat ketimbang naik angkutan umum. Namun perlu diingat bahwa mudik dengan motor harus dipersiapkan dengan matang, jangan asal ngegas saja.

Dimulai dari persiapan fisik bikersnya hingga motor yang prima. Dan ada beberapa toolkit yang wajib dibawa karena akan membantu kita saat kondisi darurat di sepanjang perjalanan.

Persiapan pertama tentu saja dari faktor kesehatan badan pengendaranya. Pastikan dalam kondisi sehat. Butuh kesiapan fisik yang prima, kemampuan berkendara yang memadai dan emosi yang stabil.

Makanya, jika kondisi psikis atau fisik tidak memadai, jangan melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi seperti motor.

Meskipun dalam kondisi sehat, namun kalau kita punya riwayat penyakit tertentu, jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi, dan sediakan catatan khusus yang berisi nomor kontak keluarga yang bisa dihubungi.

Selanjutnya jangan lupa bawa kelengkapan identitas seperti SIM, KTP dan STNK. Selain itu, persiapkan juga riding gear yang nyaman dikenakan dari mulai jaket, helm, pelindung sikut dan lutut, sepatu riding, body protector dan kebutuhan pengaman lainnya.

Motor yang akan kita gunakan untuk mudik juga wajib diservis jauh-jauh hari, minimal satu minggu sebelum melakukan perjalanan. Lakukan servis secara menyeluruh, terutama bagian mesin, oli dan kelistrikan.

Walaupun motor sudah dilakukan servis, sebaiknya kita tetap membawa beberapa sparepart cadangan seperti busi, sambungan rantai serta tentu saja wajib membawa toolkit untuk menghadapi kondisi darurat di sepanjang perjalanan.

Lalu toolkit apa saja yang perlu dibawa? Ada beberapa toolkit standar yang perlu dibawa seperti obeng, kunci busi, tang, kunci pas ring nomor 10mm, 12mm, 17mm, 19mm, dan siapkan juga pelumas serbaguna seperti merek Rexco 50.

Toolkit tersebut sangat bermanfaat ketika motor mengalami masalah dan jauh dari bengkel sehingga bisa kita perbaiki sendiri seperti misalnya membetulkan rantai yang sering kendur atau bahkan putus,

Untuk kondisi seperti ini kita memerlukan perkakas tang untuk menyambungkan lagi rantai yang putus kemudian kunci pas ring nomor 10mm, 12mm, 17mm dan 19mm untuk menyetel kerenggangan rantai.

Kunci busi juga bisa kita manfaatkan ketika motor mengalami masalah seperti tiba-tiba brebet atau bahkan mogok, ketika melakukan perjalanan jauh maka busi yang pertama kali kita cek kondisinya.

“Saat mudik kami menyarankan untuk membawa toolkit yang mempunyai kualitas, aman dan terpercaya, karena jika menggunakan toolkit yang sembarangan malah bisa bikin baut slek atau dol yang pada akhirnya menambah masalah saat nanti dijalan” ujar Novitasari, Brand Marketing Manager Tekiro.

Perlengkapan lain yang penting dibawa saat mudik adalah pelumas serbaguna. Pelumas serbaguna ini bisa digunakan ketika mengalami masalah kelistrikan dimotor seperti mengatasi tombol sein yang tiba-tiba macet atau keras, klakson tidak bunyi atau tombol starter elektrik yang bermasalah, hingga membuka baut motor yang keras.

Setelah semua sudah dipersiapkan dengan matang, maka perjalanan mudik akan lebih aman dan nyaman. Hal lainnya yang perlu diingat bahwa untuk menjaga fisik tetap prima sepanjang perjalanan, sebaiknya kita berhenti untuk istirahat setiap dua jam sekali.

Yuk Rawat Suspensi Sepeda Motor Agar Awet! 14 April, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Suspensi / shockbreaker / peredam kejut menjadi salah satu perangkat yang penting pada sepeda motor. Tentunya harus dilakukan perawatan secara rutin agar tetap awet dan nyaman saat digunakan melewati beragam karakter jalan seperti melintasi jalan berlubang atau bergelombang.

”Suspensi memiliki peran penting agar sepeda motor tidak menerima terlalu banyak beban akibat goncangan yang terjadi. Mengingat pentingnya peran suspensi pada sepeda motor, maka kami memberikan beberapa tips dalam perawatan suspensi agar awet dan mendukung aktivitas berkendara dengan lancar,” ungkap Muslian, Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu).

Berikut beberapa tips untuk merawat suspensi motor :

1.Jaga kebersihan suspensi

Kotoran yang menempel di area kerja suspensi jika tidak dibersihkan akan membuat lecet inner tube atau batang suspensi yang akan menyebabkan suspensi mengalami kebocoran dan menurunkan kualitas kerja suspensi. Sebaiknya cuci motor secara berkala dan bersihkan area suspensi dengan seksama. Jika kehujanan segera bilas/cuci motor, pastikan juga area suspensi aman. Sifat korosi air hujan bisa merusak suspensi secara perlahan-lahan.

2.Hindari rute jalan yang rusak / tidak ngebut saat terpaksa melewatinya

Jalan yang tidak rata atau berbatu bisa memberikan beban tambahan bagi suspensi. Terlalu sering melewati jalan seperti ini tentu saja akan mengurangi usia suspensi. Jadi ketika terpaksa melewati jalan yang tidak rata Anda harus berkendara dengan ekstra hati-hati dan tidak ngebut agar dapat membantu meringankan kerja suspensi. Ngebut di jalanan berbatu sangat berisiko, bisa membuat suspensi bocor karena goncangan tanpa jeda. Jangan lupa agar berhati-hati dan menghidari batu atau obyek yang terlalu besar untuk dilewati.

3.Tidak membawa beban yang terlalu berat

Sepeda motor memiliki batas maksimal beban yang diizinkan sesuai dengan buku petunjuk pemilik. Jika terpaksa membawa beban berlebih, maka performa motor Anda tentu saja akan berkurang secara signifikan. Salah satu fungsi yang terganggu akibat bawaan beban yang terlalu berat adalah fungsi suspensi. Suspensi akan bekerja ekstra keras saat beban yang dibawa melebihi kapasitas maksimal.

4.Tidak memasang aksesoris / memodifikasi suspensi

Aksesoris yang umum dipasang pada suspensi biasa disebut anting. Pemasangan anting ini membuat bagian belakang motor tampak meninggi. Tahukah anda ternyata pemasangan anting ini justru membuat suspensi tidak bisa bekerja maksimal. Bahkan dalam beberapa kasus penambahan aksesoris dan modifikasi suspensi ini menjadikan suspensi tidak berfungsi sama sekali bahkan suspensi bisa patah.

5. Mengganti oli suspensi secara rutin

Penggantian oli suspensi bagian depan biasanya dilakukan setiap 15.000-20.000 km/1,5 – 2 tahun pemakaian motor (mana tercapai terlebih dahulu). Namun jika beban bawaan selalu berat atau Anda harus melewati jalan tidak rata terlalu sering, gantilah oli suspensi Anda di bengkel resmi jika dirasa sudah tidak nyaman pada bagian suspensi.

Bermotor Saat Puasa, Ada Tips-nya Lho! Agar Aman & Nyaman 6 April, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Hikmah dan pesan terpenting dalam berpuasa di bulan Ramadhan ialah mengendalikan diri untuk tidak hanya melakukan hal yang dilarang tapi juga yang halal pun harus mampu dikendalikan. Pelajaran ini juga bisa diterapkan saat berkendara di jalan raya bersama pengguna jalan lain.

Pengendara sepeda motor harus bisa mengendalikan diri dan ekstra sabar dalam menghadapi diri sendiri maupun sesama pengguna jalan. Tujuannya agar puasa tidak kehilangan pahala dan aktivitas berkendara tetap aman dan nyaman. PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips berkendara di bulan puasa.  

1. Persiapan Perjalanan

Persiapan untuk memulai perjalanan dilakukan sejak sahur. Melalui asupan makanan yang bernutrisi tinggi serta memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi saat berkendara di teriknya matahari. 

Jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan berkendara, seperti jaket, helm, dan sarung tangan serta surat-surat berkendara. Masker dan juga hand sanitizer tetap diperlukan agar kita tetap menjaga protokol kesehatan selama berkendara.

2. Rute Perjalanan

Agar perjalanan lebih efisien sebaiknya menggunakan aplikasi penunjuk jalan. Dengan menggunakan aplikasi tersebut kita dapat melihat situasi jalan yang akan ditempuh dan memilih alternatif jalan yang tepat. Setelah melakukan pengaturan terhadap titik tujuan, bikers dapat memanfaatkan fitur panduan suara sehingga tidak perlu melihat jalur di aplikasi yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara. Namun apabila kurang yakin dan ingin melakukan pengecekan rute, maka melihat aplikasi penunjuk jalan hanya boleh dilakukan saat berhenti atau menepi sejenak di bahu jalan. 

3. Istirahat Cukup

Waktu tidur yang kurang kerap dialami saat bulan Ramadhan, sehingga bagi pengendara hal ini dapat memiliki potensi terjadinya micro sleep atau terlelap sejenak tanpa disadari. Untuk para pengendara yang melakukan perjalanan pendek dan merasakan konsentrasi menurun karena mengantuk, sempatkan beristirahat minimal selama 10 menit. 

4. Berpikir Positif

Waktu berbuka puasa di rumah bersama dengan keluarga menjadi hal yang sangat ditunggu selama bulan Ramadhan. Terkadang hal ini memicu kondisi lalu lintas yang padat saat pulang kerja. Dalam kondisi seperti ini, emosi sangat mudah terpancing untuk itu kita perlu selalu berpikir positif terhadap pengendara lainnya. Selain itu kita juga perlu memiliki rasa toleransi dan sabar agar kepentingan sesama pengguna jalan dapat terpenuhi, serta tetap dapat mengendalikan emosi saat berpuasa.

5. Perhatikan Prediksi Bahaya

Saat berkendara dan telah mendekati waktu berbuka puasa, sebaiknya tetap memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain, sebab terkadang banyak pengguna jalan yang tiba-tiba berubah arah ke sisi tepi jalan untuk membatalkan puasa.

6. Kuasai Teknik Berkendara yang Tepat

Tips terakhir ini wajib dipraktekkan saat puasa maupun tidak puasa. Dengan menguasai teknik berkendara yang tepat sesuai jenis motor dan kondisi jalan, maka pengalaman berkendara menjadi aman dan nyaman, bukan hanya untuk kita saja, tapi juga untuk pengguna jalan lainnya. Termasuk diantaranya, patuhi rambu lalu lintas yang berlaku.

“Dengan memperhatikan kondisi tubuh kita, konsentrasi serta emosi dapat dikendalikan lebih baik. Didukung cara berkendara yang tepat, berkendara menjadi aman dan nyaman, ibadah puasa pun menjadi lancar,” ujar Johanes Lucky, Manager Safety Riding AHM.

Yuk Kenali Beragam Jenis Ban Motor & Fungsinya! 3 Maret, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Speda motor hadir dengan banyak jenis ban motor. Masing-masing jenis ban motor memiliki fungsinya tersendiri. 

Nah, P2R mau ngajakin kawan-kawan sekalian untuk mengenali beragam jenis ban sepeda motor. Yah, setidaknya gak akan salah memilihnya untuk keperluan sepeda motor kamu.

Dikutip dari hondacommunity.com, berikut ini beberapa jenis ban motor dan fungsinya.

1. Ban Motor Semi Slick

Ban motor semi slick lebih sering digunakan oleh kendaraan motor sport. Secara umum, ban jenis ini jauh lebih cepat gundul atau aus ketika digunakan berkendara dibandingkan ban motor biasa.

Karena jenis ban motor ini terbuat dengan karet yang tipis, hanya bisa digunakan dalam jangka pendek atau menempuh jarak sekitar 1.600 km. Dibalik komposisi karetnya yang tipis, ban ini memiliki daya cengkram yang cukup baik. Makanya jenis ban motor semi slick cenderung lebih sering digunakan dalam arena balapan.

2. Ban Sport Touring

Jenis ban motor sport touring cocok untuk digunakan berkendara jarak jauh dan melintasi jalanan dalam berbagai medan. Selain itu, ban ini juga lebih stabil dan tidak mudah cepat panas. Sehingga jauh lebih awet jika dibandingkan dengan ban motor semi slick. Jenis ban ini biasa digunakan oleh kendaraan ber-cc menengah ke atas.

3. Ban Offroad

Ban offroad yang secara visual sudah terlihat berbeda dengan jenis ban pada umumnya. Fungsi dari ban offroad ini adalah untuk menjelajahi medan-medan yang sulit dijangkau motor biasa. Seperti jalanan berbatu, berlumpur, sungai, pegunungan, bukit dan lainnya.

Terbuat dari bahan dasar karet yang keras, ban ini memiliki ketahanan yang cukup bagus. Karena diperuntukkan menempuh jalanan yang bermedan sulit, jenis ban ini memiliki daya cengkram yang sangat kurang jika untuk melewati jalanan aspal yang mulus.

4. Ban Tubeless

Ban tubeless sendiri sebenarnya merupakan jenis ban yang tidak menggunakan ban dalam, usia pakai ban jenis ini jauh lebih awet dibandingkan ban biasa pada umumnya. Cocok untuk dipakai berkendara kemanapun, terlebih jika ingin berkendara jarak jauh dimana resiko ban bocor seringkali menjadi momok.

Ban tubeless dianggap cukup stabil untuk menempuh perjalanan dengan kecepatan tinggi, cocok untuk digunakan berkendara di musim penghujan.

5. Ban Dry Racing dan Wet Racing

Sesuai namanya kedua jenis ban ini biasa digunakan untuk di arena balap motor. Berbeda dengan jenis ban umum, harga ban racing biasanya cukup mahal, usia pakainya pun cukup singkat, sehingga sangat tidak cocok untuk digunakan kendaraan harian.

Ban jenis dry racing lebih cocok digunakan untuk medan jalanan yang kering atau terik. Sedangkan wet racing direkomendasikan untuk berkendara di arena balap yang basah atau sedang turun hujan.

Karena memiliki permukaan dengan pola yang minim, cengkraman ban ini akan sangat kuat untuk bermanuver di jalan.

Demikianlah beberapa jenis ban dan fungsinya, bisa menjadi acuan agar tidak salah memilih jenis ban sesuai peruntukan kendaraan kalian. Karena jika salah memilih bisa berdampak pada keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Penting Merawat Ban Motor, Begini Tips-nya! 2 Maret, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
1 comment so far

Ban pada sepeda motor memiliki beragam fungsi. Selain sebagai penggerak, juga menopang berat sepeda motor, mendukung kestabilan saat berkendara melewati berbagai medan jalanan, serta membantu daya cengkraman ke aspal saat pengereman.

Karena fungsi vitalnya, kita perlu perhatikan cara merawat ban agar tetap berfungsi dengan baik. “Ban menjadi komponen penting dari sepeda motor, perawatannya cukup sederhana dan mudah dilakukan secara mandiri,” ujar Antonius Widiantoro, Manager PR Yamaha Indonesia.

Mengingat pentingnya peran ban, pengendara perlu memperhatikan dan merawat ban sepeda motor sebelum digunakan untuk menghindari risiko yang dapat ditimbulkan dari kelalaian merawat ban sepeda motor.

Berikut beberapa tips praktis untuk merawat ban pada sepeda motor, diantaranya :

  1. Memeriksa Tampilan Luar Ban

Jika ada keretakan, sobek, kerusakan karena benda asing, atau bergelombang, segera lakukan pergantian ban ke bengkel resmi atau terpercaya. Bagi pemilik sepeda motor Yamaha, dapat mengunjungi dealer resmi Yamaha terdekat atau menghubungi fasilitas SKY (Service Kunjung Yamaha) melalui aplikasi My Yamaha App. Bengkel resmi Yamaha sudah menggunakan tire changer untuk menjaga durabilitas ban serta menjaga warna dan kondisi velg agar tetap mulus.

  • Memeriksa Usia Ban

Pada umumnya usia ban dapat mencapai 5 tahun, namun pengendara tetap harus memperhatikan kondisi ban, apalagi jika pengendara aktif dan rutin menggunakan sepeda motor, serta banyak melewati jalan yang tidak rata.

Selain memastikan tampilan luar ban bebas dari keretakan, pengendara dapat melihat umur ban dari kode produksi yang terdapat pada bagian samping ban sepeda motor. Terdiri dari  kode 4 digit melihat tahun dan minggu pembuatan. Contohnya, kode 0422, artinya ban tersebut dibuat di minggu ke 4 atau bulan januari tahun 2022.

  • Memeriksa Ketebalan Alur ban

Ban mempunyai indikator untuk menunjukkan keausan alur ban (TWI =Tread Wear Indicator) dengan penanda segitiga “▲” pada dinding samping ban. Jika salah satu indikator keausan terlihat di permukaan, maka alur ban hampir tidak dapat berfungsi drainase dalam cuaca hujan. Dalam hal ini, pastikan untuk mengganti ban.

  • Pastikan Tekanan Angin Ban Sesuai Standar

Memeriksa tekanan ban dapat dilakukan dalam kondisi dingin dengan menggunakan alat cek tekanan ban (tire pressure gauge). Pastikan tekanan angin ban sesuai ukuran dan tipe sepeda motor yang terdapat pada buku panduan pemilik.

Contohnya pada sepeda motor skutik Yamaha Gear 125, dengan ukuran tekanan standar ban depan 29 Psi dan ban belakang 33 Psi. Tekanan udara ban yang ideal akan menjaga kestabilan dan kenyamanan, khususnya saat kecepatan tinggi dan belokan, serta mengurangi usia ban.

  • Menggunakan Ban Sesuai Standar

Selalu gunakan ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk menghindari penurunan performa sepeda motor yang dapat menimbulkan risiko berkendara.

  • Pastikan Membawa Beban Sesuai Kapasitas Ban

Periksa kapasitas muatan ban sepeda motor sebelum berkendara, mencegah terjadinya kelebihan muatan yang menimbulkan risiko bahaya saat berkendara.  Pengendara dapat melihat kapasitas muatan pada ban sepeda motor melalui 3 digit angka setelah data ukuran ban. Contohnya pada Yamaha Gear 80/80-14M/C 43P, dimana 3 digit terakhir 43P berarti 43 = Beban maksimum 155kg, lalu P = Batas kecepatan maksimum 150 km/jam.

Untuk meminimalisir risiko pengendara sepeda motor saat berkendara, produk-produk Yamaha telah menggunakan ban tubeless. Selain perawatannya yang praktis, penggunaan ban tubeless pada sepeda motor Yamaha untuk mendukung kualitas sepeda motor dan meningkatkan kenyamanan saat berkendara, khususnya bagi pengendara wanita.

Agar Motor Matic Nggak Rem Blong di Turunan Panjang, Begini Tekniknya! 28 Februari, 2022

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Saat menempuh turunan panjang, pengendara motor matic kerap dibuat deg-degan. Was-was mengalami kejadian rem blong saat riding di jalan yang menurun ini sering menghantui.

Berbeda dengan sepeda motor bebek atau batangan bertransmisi manual akan bisa terbantu dengan engine brake, dengan mengurangi giginya.

Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Fauzan Tanaka mengatakan, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk meminimalisir risiko terjadinya rem blong saat mengendarai motor matic ketika dipakai di jalan yang menurun.

Menurutnya, jika melewati jalan menurun yang panjang seperti di pegunungan dengan motor matic juga ada tekniknya. Salah satunya dengan mengurangi risiko rem blong, rem yang tiba-tiba blong saat lewat turunan panjang ini biasanya terjadi di rem motor matic.

Umumnya, motor matic di Indonesia menggunakan rem depan cakram dan rem belakang teromol. Jika terlalu bergantung pada rem depan saja yang sudah cakram, akan mengakibatkan piringan dan kaliper rem panas.

“Saat kedua part tersebut terjadi panas berlebihan, bisa mendidihkan minyak rem yang kemudian membuat sil memuai dan angin palsu terperangkap di dalam sistem rem. Itu pemicu rem motor matic menjadi blong,” jelas Fauzan.

Berikut teknik untuk menghindari terjadinya rem blong pada motor matic saat di jalan menurun. Pertama, kurangi kecepatan dan lakukan pengereman sebelum jalan menurun.

Kedua, tetap tenang dan jangan panik, gunakan rem depan dan belakang secara bergantian, tujuannya untuk mengurangi panas berlebih pada kedua rem dan rem berfungsi dengan baik.

Ketiga, pengendara bisa sedikit membuka gas untuk mendapat tahanan dari mesin atau biasa disebut engine brake. Motor matic juga punya engine brake, walaupun tidak terlalu terasa seperti pada motor bertransmisi manual, namun bisa sedikit membantu mengurangi kecepatan.

“Perlu diketahui saat kita berkendara di jalan menurun, kendaran bisa bertambah kecepatan dengan sendirinya walaupun gas tidak di putar, sehingga perlu sangat berhati hati dan lintasi dengan kecepatan rendah atau sesuai dengan batas kecepatan pada rambu,” tutup Fauzan.