jump to navigation

Berbodi Batang Pohon, Motor Modif Ini Diamankan Pak Polisi 27 Maret, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

278C4B40-2FC0-42DF-B78B-71AFB48CE726

Sebuah foto menarik muncul di Instagram Polres Bojonegoro, Jawa Timur. Dalam foto tersebut nampak seorang petugas Polantas tengah memberhentikan sebuah kendaraan, hemm, persisnya sebuah sepeda motor yang sudah dimodif sangat unik.

Motor tersebut seluruh bodinya menggunakan batang pohon utuh yang berbentuk ulir bodi Vespa dengan sespannya (bagian pembonceng yang berada di sampingnya). Motor pun nampaknya menggunakan mesin Vespa.

Melihat bentuknya yang aneh, tak heran Pak Polisi dibuat melongo dan terpaksa menghentikannya. Ya, sesuai dengan aturan lalu lintas, motor memang harus layak jalan dengan kondisi yang prima. Surat suratnya pun harus diubah sesuai bodi terbaru.

Dengan tampilan seperti itu bisa saja sang motor membahayakan pengendarannya karena tak ergonomis, dll. Motor ini juga bisa membuat pengendara lainnya berbahaya, bisa tersangkut atau terkait bagian bagian dahan pohon yang dibiarkan hadir membuatnya nyentrik.

Kesalahan lainnya, bisa jadi soal STNK. Apakah STNK sudah diganti sesuai dengan bentuk bodinya yang baru dengan rupa batang pohon. Modifikator kenamaan Indonesia, M Lulut Wahyudi mengatakan, sebuah motor modifikasi itu aman jika laik jalan, kondisinya aman dibawa untuk berkendara.

Satlantas Polres Bojonegoro di Instagramnya menyatakan, motor ini memang menunjukkan karya seni klasik dan unik. Namun, boleh saja menunjukkan unsur seni, tapi sosoknya tidak untuk dikendarai karena sudah tidak laik jalan. “Motor ini tidak dihancurkan mas, cuma sementara diamankan saja,” jelas Instagram tersebut atas pertanyaan seorang netizen. Aya aya wae…..

Polri Sukses Tekan Angka Kecelakaan 2017 Hingga 44 Persen 24 Maret, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

3404FDB0-A53E-4058-AADB-23C15E53AD43

Kabar gembira datang dari Mabes Polri terkait kondisi kecelakaan lalu lintas tahun lalu. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M. mengatakan, Polri berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebesar 44 persen sepanjang tahun 2017, dalam siaran pers, Kamis (22/3).

Keberharsilan tersebut, lanjut Kakorlantas, berkat kerja keras jajaran Lalu Lintas bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Bappenas, dan PT Jasa Raharja

“Pada tahun 2017, jajaran Korps Lalu Lintas bersama para stakeholder berhasil menekan angka kecelakaan dengan persentase 44 persen dari baseline tahun 2010,” jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M.

Kakorlantas menargetkan penurunan angka laka lantas sebesar 50 persen maksimal pada tahun 2020. “Target untuk menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas hingga 50 persen,” ujarnya.

DCBC651C-00BD-42BC-9F5A-39AC0C9EF9E3

Mantan Kapolda Papua Barat tersebut juga mengatakan sebagai upaya penurunan pelanggaran lalu lintas, pihaknya membangun layanan polantas (polisi lalu lintas) berbasis teknologi informasi yang dikembangkan melalui program ERI, SDC, INTAN, SSC dan Smart Manajemen.

Sementara itu, awal tahun 2018, Korlantas Polri bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melaksanakan Operasi Green Line dalam rangka penanganan kemacetan tol Jakarta-Cikampek. Mantab, tertib di jalan raya juga perlu mendapat perhatian terus pak!

Dukung Polisi, Wahana Honda Turun ke Jalan Kampanyekan Berkendara Aman 24 Maret, 2018

Posted by proud2ride in Honda, lalu lintas, Merk.
Tags: ,
add a comment

B7AD2FA1-8D90-482E-AF1C-4F0F5B410AAB

Dalam mendukung Operasi Keselamatan Jaya 2018 Polisi Lalu Lintas Dikyasa Polres Tangerang Kota, tim Safety Riding Promotion Wahana Honda turun ke jalan kampanyekan berkendara aman pengendara motor.

Kampanye turun ke jalan yang berlangsung pada Kamis (22/03) di perempatan Tanah Tinggi Tangerang ini diisi dengan beragam aksi. Selain membagikan leaflet safety riding, tim SRP juga himbau pengendara untuk lebih sadar berkendara aman dengan membentangkan spanduk tepat saat pemotor berhenti di lampu merah.

6E5619D7-E02F-4552-BEAD-CE0645E75D32

” Kami punya semangat sama dengan polisi, kampanye cari aman yang sedang digaungkan juga bertujuan himbau pengendara untuk lebih aman serta tertib saa dijalan raya,” papar Head of Safety Riding Wahana, Agus Sani.

Pada saat yang sama, tim SRP juga bagikan helm kepada pengendara secara acak. Himbauan pasang helm secara benar juga dilakukan pada pengendara yang terlihat tidak menggunakan helm secara benar.

A3FBE287-2765-4292-BC99-E7FFE06F8BC9

Menggandeng komunitas sepeda motor yang tergabung dalam Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) dan Asosiasi Honda Motor Tangerang (AHMT) kampanye berjalan selama dua jam. Tidak hanya kali ini, aksi turun ke jalan dan dukung pihak kepolisian, kegiatan kampanye merupakan agenda rutin yang sering dilakukan tim SRP Wahana.

Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati selama ini selalu menempatkan paham berkendara aman sebagai hal wajib yang perlu disebarkan kepada pengguna sepeda motor.

“Dengan langsung turun ke jalan, kami ingin ciptakan efek yang spontan. Dengan himbauan yang kami berikan setidaknya pengendara dapat menyadari bahwa keselamatan berkendara sangatlah penting baik bagi pribadi maupun orang lain, ” tutup Agus Sani.

081E7CE2-49C4-476A-B08E-C527BA2670A8

Bonek Aja Safety Riding, Masak Sampeyan Nggak Bro?! 13 Maret, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
1 comment so far

D91B65FB-640E-4649-84D2-C5155BFED43D

Ini baru keren. Bonek Zaman Now, Wani Tertib Berlalu Lintas. Kalimat ini disampaikan Divisi Humas Mabes Polri atas kerjasamanya menggelar kegiatan safety riding bersama supporter sepakbola kenamaan Indonesia tersebut.

Kapolresta Surabaya, Kombes Pol. Rudi Setiawan, S.H., M.H., cukup sukses mengajak Suporter Persebaya untuk mengikuti kegiatan dengan tema “Bonek Wani Safety Riding” yang digelar akhir pekan kemarin.

Ratusan suporter Persebaya ini terlibat dalam kampanye tertib berlalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru (Ops Semeru) 2018 ini. Gimana gak keren, Bonek yang selama ini dikenal brutal dalam mengawal tim kesayangannya bisa belajar santun dan tertib di jalan raya.

Kapolrestabes menjelaskan, kegiatan ini melibatkan Suporter Persebaya lantaran komunitas suporter ini menjadi ikon di Surabaya. “Kami ajarkan kepada Bonek bahwa masalah keselamatan berlalu lintas menjadi yang utama. Bonek harus menjadi pelopor tertib keselamatan berlalu lintas di jalan,” ujarnya.

Koordinator Bonek, Sinyo Devara menyampaikan terima kasihnya kepada kepedulian Kapolrestabes Surabaya dalam kegiatan tersebut. “Salut sama beliau yang telah memberikan kesempatan kepada teman-teman Bonek lewat acara safety riding ini agar teman-teman Bonek tertib berlalu lintas,” tutupnya.

Masak sampeyan kalah sama Bonek Bro?. Yuk mulai safety riding sekarang juga!

Pendekar Safety Dukung Polisi Penjarakan Pengemudi Merokok & Mendengar Musik 7 Maret, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

BE148488-23C1-41EB-B7E5-F57526A4DC4F

Pro kontra muncul di masyarakat pasca pernyataan pihak kepolisian yang mengatakan bahwa aktifitas merokok yang dilakukan ketika berkendara dapat dikenai sanksi hukum.

Pro dan kontra pun bermunculan tentang aturan lalu lintas ini. Menanggapi pro kontra tersebut, sebuah lembaga swadaya masyarakat pemerhati keselamatan jalan, Road Safety Association (RSA) Indonesia pun angkat suara.

Menurut para pendekar safety riding ini, segala aktifitas yang dilakukan tidak terkait langsung dengan kegiatan berkendara atau mengemudi, sangat berpotensi mengganggu bahkan mengurangi konsentrasi pengemudi saat berkendara.

“Segala hal diluar aktivitas berkendara berpotensi memecah konsentrasi berkendara, termasuk berponsel, makan dan minum saat berkendara, mendengarkan musik dan merokok pun berpotensi mengurangi konsentrasi berkendara,” tegas Ketua Umum RSA Indonesia, Ivan Virnanda saat dihubungi, Sabtu (3/3).

Segala sesuatu yang berpotensi mengganggu konsentrasi berkendara itu, yang Ivan sebut sebagai kejadian “distracted driving”.
“Distracted driving terjadi karena konsentrasi pengendara terpecah akibat melakukan aktivitas lain selain berkendara,” tukas Ivan.

Selain itu, Ivan juga menekankan, dalam memahami aturan yang berlaku, tidak bisa dipahami secara parsial, RSA Indonesia, kata Ivan, sejak awal kerap menyosialisasikan apa yang mereka sebut sebagai “Segitiga RSA”.

“Pahami Rules (aturan), miliki Skills (keterampilan mengemudi) dan terpenting Attitude (etika atau perilaku). Nah kira-kira kalau kita berponsel, merokok, atau beraktifitas yang lain di luar berkendara, selain berisiko ngundang bahaya juga bagaimana soal etika?,” sergah Ivan.

CEF35D4D-CA21-44FF-B31C-872B09F847AC

Dirinya mengaku, kerap menerima keluhan dari sejumlah pengendara khususnya pengendara roda dua yang terdampak oleh kegiatan merokok yang dilakukan pengendara lainnya saat di jalan.

“Abu rokok yang tertiup angin sering menerpa wajah pengendara lainnya, bahkan gak Cuma abu tapi bara api rokok yang masih menyala sangat berbahaya bagi pengendara lain,” jelasnya.

Untuk itu, Ivan kembali mengingatkan soal etika berkendara. Ditegaskannya, di jalan raya, kita tidak sendiri, ada banyak pengguna jalan lainnya yang memiliki hak dan kewajiban yang sama.

“Saling menghargai lah, hormati. Kalo mau enak sendiri, ngerokok kan (kata perokok) bisa bikin nyaman, tapi ingat, kalo dilakukan saat berkendara, bisa berimbas bahaya baik bagi dirinya atau orang lain,” tutur Ivan.

Senada  dengan Ivan, Badan Kehormatan RSA Indonesia, Rio Octavianus menjelaskan, penjelasan dari pasal 106 ayat 1 bagi pihaknya sudah jelas dan tidak bisa ditawar lagi apalagi diintepretasikan macam-macam. Sebagai warganegara dan pengguna jalan yang baik, semestinya bisa menghormati aturan yang berlaku.

“Gini loh, aturan itu kan dibuat untuk mengatur, UULAJ dibuat untuk mengatur kelancaran, kenyamanan, keamanan dan keselamatan para pengguna jalan. Pahami itu aja dulu, gak usah ribet,” tandasnya.
“Sekarang ini, orang-orang itu lebih suka melakukan pembenaran ketimbang mengedepankan kebenaran,” tambahnya.

Dari data yang dimiliki RSA Indonesia, tercatat 10 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi setiap hari di Indonesia. Kecelakaan itu dipicu oleh aspek lengah karena terganggunya konsentrasi saat berkendara. Bahkan, aspek lengah menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan dari faktor manusia yakni sebanyak 56%

Nyoh Ini Baru Top! Merokok dan Dengarkan Musik Saat Berkendara, 3 Bulan Penjara 3 Maret, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
3 comments

8275EC52-3971-4FC0-8258-1F6087299E5A

Perilaku buruk pengendara di jalan raya masih sangat meresahkan di negeri ini. Pelanggaran lalu terjadi di mana mana. Di tengah itu, pemerintah melalui kepolisian mengeluarkan aturan terbaru yang cukup mengobati atas buruknya disiplin di jalan raya.

Berkendara sering dilakukan dengan kegiatan yang tak patut. Di antaranya, merokok dan
Mendengarkan musik. Dua hal ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan lainnya dan juga diri si pengendara tersebut.

Merokok contohnya, abunya siap menimpa pengendara di belakang. Bahkab percikan bara rokoknya kerap mengenai pengendara lain, hingga menyebabkan kecelakaan yang membahayakan.

Sementara mendengarkan musik membuat si pengendara tak fokus dengan keadaan di jalan, hingga bisa saja menjadi pemicu kecelakaan. Pernah pula pemotor yang asyik mendengarkan musik tak tahu ada sinyal suara kereta api akan melintas, dab terjadilan kecelakaan yang merenggut jiwa.

Para pelanggar ini biasanya mengaku aktivitas merokok karena mulut sudah terlalu asam atau mata mulai mengantuk. Sementara mendengarkan musik agar tak bosan dalam perjalanan.

Jika sulu aksi ini dibiarkan, sekarang tidak lagi. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kebiasaan semacam ini merupakan bentuk pelanggaran aturan yang ancaman hukumannya tak main-main.

A9DB12EB-56B8-4897-AF36-A95C99903648

“Merokok, mendengarkan radio atau musik atau televisi (untuk pengguna roda empat) melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 junto Pasal 283 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Budiyanto ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (1/3/2018).

Tak hanya itu, mengoperasikan ponsel dan terpengaruh minuman beralkohol saat berkendara pun termasuk pelanggaran UU tentang lalu lintas.

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Sementara itu, dalam Pasal 283 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Agar masyarakat paham soal ini, polisi terus melakukan sosialisasi dan operasi untuk membuat masyarakat sadar mengenai bahaya melakukan berbagai tindakan tersebut saat berkendara. Nah, siap siap berlaku terpuji di jalan raya. Merokok enaknya sambil duduk dengan kopi, begitu juga dengan musik, asyik di dengar saat duduk sembari menikmati kopi,,, hehehe….

 

Waspada! Dirlantas Polda Jaya Gelar Ops Keselamatan Sepanjang Maret 2018 2 Maret, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

D5AD5941-3B6A-40BF-A316-525C0C2B4FFB

Kawan pembaca sekalian, utamanya yang berada di wilayah Polda Metro Jaya, Jakarta. Siapkan segala kelengkapan berkendara, jika ingin aman melenggang di jalan raya.

Soalnya, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan 2018. Operasi tersebut digelar untuk menekan pelanggaran lalu lintas 2017, yang naik 15,45 persen dibanding tahun sebelumnya.

Operasi akan digelar hampir di sepanjang Bulab Maret yakni pada tanggal 5 sampai dengan 25 Maret 2018 dengan melibatkan pasukan sekitar 2.704 di jalan-jalan yang sudah ditentukan. Polri juga akan bekerjasama dengan unsur-unsur dari POM TNI, baik darat, laut dan udara serta dari pemerintah daerah.

“Giat yang dilakukan mengedepankan giat Preemtif, preventif disertai Gakkum (penegakan hukum) secara selektif prioritas guna meningkatkan simpatik masyarakat terhadap Polantas dalam mendukung kebijakan profesional, moderen, dan terpercaya,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto.

Nah, ingin nyaman dan gak kena tilang, siapkan semua keperluan wajib dalam berkendara! Mumpung beberapa hari lagi…

Viral, Video Pemotor Stak Hindari Tilang di Atas Jalan Layang Non Tol Kasablanka 28 Februari, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

91A31855-4555-45FB-A261-5DB7CC63342E

Awal pekan ini, di ujung Bulan Februari 2018, media sosial kembali diperlihatkan ulah buruk pemotor di negeri ini. Kejadian berlangsung di di Atas Jembatan Layang Non Tol Kasablanka, Jakarta.

Dalam kejadian itu, setidaknya ratusan sepeda motor stak alias berhenti di atas jalan layang tersebut. Mereka ngeri melanjutkan jalan, karena di depan ada operasi besar besaran polisi yang siap memberi tilang atas pelanggaran tersebut.

Para karyawan yang berkantor di sekitar jalan layang tersebut dengan sigap membuat video berikut komen komen menarik atas ulah bodoh pemotor tersebut. Suasana memang dramatis, karena mobil mobil di belakang yang terjebak oleh motor motor tersebut, sangat kesal hingga suara klakson bersaut sautan.

Pagi itu memang serba salah bagi pelanggar ini. Mau maju kena polisi, mau mundur terhalang mobil. Warga net pun menyukuri aksi bodoh tersebut. Sebagian menyatakan kekecewaan pada aparat yang gagal membuat jera palaku pelanggaran di jalan raya.

Padahal aturan sudah jelas bahwa Jalan layang non tol ini memang tidak diperbolehkan untuk dilalui sepeda motor. Plang pemberitahuan pun sudah dipasang sebagai rambu larangan untuk pemotor melintasinya.

Aksi para pemotor yang tiap saat melakukan pelanggaran di banyak jalan di Indonesia, kembali membuka mata bahwa penerapan aturan di negeri ini masih lemah. Harapan kita, penegakan aturan harus betul betul dilaksanakan di Indonesia, agar ketertiban berjalan dan wajah negeri ini terlihat lebih indah.

 

Indonesia Negara Termacet Ke-2 Sedunia, Jakarta Kota Termacet ke-12 27 Februari, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

E2B5B4B6-A631-432A-BE44-D1CBBDE8E381

Kota termacet sedunia ternyata bukan Jakarta. Ibukota Indonesia ini ada di posisi ke-12 di antara kota kota di dunia. Jakarta masih lebih bagus ketimbang Bangkok. Ibukota Thailand ini berada di posisi ke-11. Sementara Laos Angles di AS menjadi kota termacet di dunia.

Namun jangan bangga dulu, karena jika diakumulasi dengan kota kota lainnya di Indonesia, begara tercinta ini menjadi negara kedua di dunia yang paling macet lalu lintasnya. Indonesia hanya lebih baik dari Thailand yang menjadi negara paling macet sedunia.

Kemacetan di Jakarta belakangan ini kian menjadi karena pembangunan infrastruktur yang dikerjakan bersamaan. Catatan yang dikeluarkan Intrix, Pada tahun 2017, Jakarta sebagai kota termacet di dunia naik menjadi posisi ke-12 dari sebelumnya di posisi ke-19.

Warga Jakarta harus menghabiskan waktu hingga 63 jam di jalan akibat kemacetan. Sementara warga Bangkok harus rela 64 jam terjebak dalam kemacetan.

Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Basuki Rahmat, Jatinegara, Jakarta, Senin (18/7)

Kota lainnya di Indonesia yang masuk ke dalam 100 kota termacet di dunia adalah Kota Bandung, Malang, Yogyakarta, Padang, dan beberapa kota lainnya.

Los Angeles Kota Termacet Sedunia
Nah untuk kota termacet di dunia gak nyangka kan jika menjadi milik Los Angeles. Jika pada 2016 warga Los Angeles harus menghabiskan 101,4 jam di jalan karena macet, angka tersebut justru bertambah menjadi 102 jam.

Posisi kedua ditempati oleh Moscow. Warga di ibukota Rusia itu harus rela 91 jamnya terbuang sia-sia karena macet. Sama seperti Moscow, di New York warganya harus menghabiskan 91 jam karena macet.

Honda Bekali Instruktur Safety Riding-nya dengan Sertifikasi 15 Februari, 2018

Posted by proud2ride in Honda, lalu lintas, Merk.
Tags: ,
add a comment

AFD2E6C4-5945-49BC-AE7E-03B2D1D0BAEA

Soal safety riding harga mati bagi Honda. Mengasah dan pertajam kemampuan, 19 instruktur safety riding yang berasal dari 15 Main Dealer Honda di Indononesia lakukan sertifikasi safety riding khusus instruktur se Indonesia yang berlangsung sejak 12 hingga 15 Februari di Safety Riding Center Wahana Jatake, Tangerang.

Meski menyandang gelar instruktur safety riding Honda, bukan berarti telah miliki ilmu yang baik di bidang berkendara aman. Tanpa adanya kontrol dengan sertifikasi, dipastikan kemampuan instruktur tersebut menurun.

Menghindari hal inilah, tim safety riding PT. Astra Honda Motor (AHM) dan Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) gelar Indonesian Training Safety Riding Instructor.

7DBBDA7F-615D-4957-A890-65A8C596E923

“Sebagai pelopor berkendara aman di Indonesia, tim safety riding merupakan bagian penting di setiap main dealer di Indonesia. Lewat tim inilah cita – cita melahirkan pengendara dengan prilaku aman demi kenyamanan jalan bersama bisa terwujud,” papar Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani.

Pelatihan empat hari ini diisi dengan beragam kegiatan dan pembekalan materi baik teori maupun praktek. Dimulai dengan Honda Riding Trainir (HRT), cara penyampaian pesan Cari Aman kepada masyarakat. Teori yang diberikan lebih banyak menekankan tentang cara bagaimana upaya memaksimalkan penyerapan materi safety riding kepada masyarakat luas.

Pada sesi praktek, kondisi cuaca yang tidak menentu panas dan hujan menambah pengalaman pelatihan safety riding semakin maksimal. Meski dibawah guyuran hujan, seluruh peserta wajib menjalankan praktek seperti teknik pengereman, keseimbangan, hingga slalom.

EFA55C1C-D50A-42F7-BDFE-0AA3AD22BEC4

Seluruh materi dan praktek yang diberikan seluruhnya mendapat penilaian ketat langsung dari instruktur safety riding PT. Astra Honda Motor. Jika peserta tidak maksimal pada tahap teori dan praktek maka akan mempengaruhi lulus tidaknya setiap instruktur.

“Guna berikan hasil yang maksimal penilaian yang dilakukan AHM sangat ketat agar seluruh instruktur yang melakukan kewajiban mampu berikan ilmu berkendara aman dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” tambah Agus.

Pada training kali ini selain diisi dengan pembekalan teori dan praktek, peserta juga dapatkan materi tentang Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) yang dapat bermanfaat untuk menolong pengendara yang terlibat kecelakaan jalan raya.

0891EB48-596B-455C-BA54-49B575B987F8