jump to navigation

Polisi Gagal Hentikan Pemotor Bodoh yang Naik Trotoar 17 Juli, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags:
1 comment so far

IMG_1912

Sepekan ini dunia lalu lintas Indonesia dihebohkan oleh kebodohan pemotor yang marah marah diingatkan tak naik trotoar. Karena trotoar adalah hak pejalan kaki.

Video pengendara yang melintasi jalan trotoar jadi viral. Pengendara bodoh itu membuat penonton kesal oleh ulahnya. Sudah tau dia salah eh malah marah tidak terima, karena tidak diperbolehkan melintasi jalanan trotoar yang notabene hak pejalan kaki.

Kelakuan memalukan ini terjadi ketika koalisi pejalan kaki melakukan aksi kampanye trotoar bebas pemotor di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Dua pemotor meluapkan emosi menantak para aktivis. Sayang aksi ini tanpa didampingi aparat sehingga kedua orang sok jagoan tersebut bebas memaki maki maki kasar.

Wakil Ketua Forum Wartawan Otomotif Zainal menyatakan pihak aparat harus bisa menangkap kedua pengganggu aksi tersebut. Kata dia trotoar adalah hak pejalanan kaki. Jika ada pemotor ada di trotoar itu adalah pelanggaran hukum.

Instruktur and Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengecam keras kelakuan tersebut.
“Jika ada pendapat yang mengatakan pengendara motor yang melintas trotoar adalah pengendara bodoh, saya setuju,” ujarnya.

“Bodoh sekali menyalahkan kemacetan dan infrastruktur, dan mereka mengatakan bekerja sebagai supir ojek, lalu kenapa? Padahal supaya tidak macet, kita hanya perlu tertib berlalu lintas dan punya empati. Sehingga jalanan bisa lancar dengan tertib, semuanya akan bisa (lancar) asal punya empati saat di jalanan,” tambahnya.

Menengok kebodohan ini sangat jelas pangkal kesalahan ini ada pada pelaksanaan aturan. Aparat sudah gagal membuat masyarakat mematuhi hukum yang berlaku di jalan raya. Penegakan aturan harus ketat, jangan lemah. Sejauh ini aparat selalu membiarkan pemotor melintas di trotoar.

Sesek rasanya, ketika kita tengah menikmati jalan di trotoar ada motor melintas atau parkir di sini. Saatnya aparat libas kesalahan ini. Kita patut berterimakasih pada aktivis koalisi pejalab kaki.

Kisruh, Yamaha Rider Federation Indonesia Balikpapan Bubarkan Diri 12 Juli, 2017

Posted by proud2ride in General, Yamaha.
Tags:
4 comments

IMG_0918

Organisasi club dan komunitas di bawah naungan Yamaha, Yamaha Rider Federation Indonesia wilayah Kalimantan memanas awal Juli 2017 ini. Kisruh terjadi antara YRFI Balikpapan dengan principal Yamaha setempat.

Akibat dari kisruh tersebut, YRFI Balikpapan sepakat untuk membubarkan diri. “Saya Iwan Ranggadewa selaku ketua YRFI Balikpapan menyatakan bahwa pada tgl 8 Juli 2017 pukul 21.30 YRFI Balikpapan resmi dibubarkan,” tegas sang ketua dalam BC WA yang beredari di kalangan bikers.

Iwan menjelaskan lebih lanjut bahwa pembubaran diri ini berdasarkan mufakat dan musyawarah yang digelar YRFI Balikpapan. Pertemuan ini di hadiri oleh 20 club dari 22club yg terdata, diantaranya:

1. BKC
2. YVCI
3. BYONIC
4. YSCB
5. BOVIC
6. XOOC
7. XYI
8. JBOC
9. YROI
10. YMRC
11. YMCI
12. R15COBA
13. YR15CI
14. YFCB
15. JCB
16. YNCI
17. SGCI
18. YACI
19. JOKER
20. Nmax Rider

Tidak hadir
21. Bmax
22. MTRI

Namun, dalam BC tersebut tak dijelaskan pangkal soal penyebab kisruh hingga pembunaran diri tersebut. Seorang pimpinan bikers di Kaltim yang tak ingin disebutkan namanya membenarkan soal pembubaran diri ini. Dia menjelaskan, bahwa club merasa dimanfaatkan oleh Yamaha setempat.

Artinya, club dan bikers selalu setia mendukung kegiatan Yamaha setempat. Namun sebaliknya, jika club punya kegiatan, pihak Yamaha enggan memberikan bantuan. Lainnya, ada yang melihat terapat indikasi YRFI menjadi ladang bisnis sekelompok oknum saja.

Waduh, kok bisa begini?

Ketika Bikers Terusir Dari Markasnya 4 Juli, 2017

Posted by proud2ride in General, lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

IMG_9319

Area Patung Panahan di Jalan Asia Afrika Jakarta dikenal sebagai tempatnya bikers berkopi darat alias Kopdar. Tiap malam, utamanya di akhir pekan, kawasan ini ramai oleh bikers. Begitupula saat libur Sabtu-Minggu, kawasan ini kerap dijadikan arena berkumpul untuk start maupun finish sunmori (sunday morning ride).

Tak heran, Patung Panahan sering disebut sebagai markasnya bikers. Namun pada Minggu pagi (2/7), para biker harus terusir dari markasnya itu. Apa sebab?

Pagi itu polisi yang jengkel mengejar sekelompok pemotor alay yang melakukan trek pendek dan beraksi freestyle di kawasan tersebut. Ketika polisi datang, bikers alay sukses melarikan diri. Namun, bikers yang tengah kopdar keba getahnya.

“Karena ada yang melakukan balap balap liar dan wheelie yang akhirnya membuat Polisi mengambil tindakan membubarkan semua rombongan yang ada di Panahan,” jelas Jody Ario punggawa JDM Project yang juga pentolan Freeriders Indonesia.

Padahal Patung Panahan sedang ramai oleh bikers pagi itu. Sejumlah komunitas sengaja berkumpul melakukan silaturahmi Lebaran. “Awalnya semua bikers guyub, hingga muncul bikers alay yang ugal ugalan. Karena itu polisi datang membubarkab semuanya,” beber Jody.

Polisi pun mengultimatum melarang kawasan luas tersebut dijadikan area Kopdar. Dulu panahan sempat dilarang untuk Kopdar karena dihuni pembalap liar. Namun boleh dihuni bijers lagi. Nah, akankah sanksi ini bakal terulang lagi? Semoga tidak. Karena di sinilah rumahnya bikers Jakarta.

Himalayan Gak Laku di India?! 4 Juli, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags: ,
1 comment so far

IMG_9283

Sejumlah pemberitaan media massa maupun blogger banyak yang menanyakan soal kedatangan salah satu produk terbaik Royal Enfield yaitu Himalayan. Saat kemunculannya, dengung sang motor akan masuk ke Indonesia begitu kuat.

Namun, belakangan ini nama Himalayan meredup dahsyat. Di negeri asalnya, boleh dikatakan motor ini tak laku. Penjulannya sejak akhir tahun lalu terus meorosot dan pada akhirnya, penjualan Himalayan nol. Bahkan disebutkan, sang motor tengah menunggu nasib untuk ‘disuntik mati’. Wow!

Media Motorbeam-India pada akhir Juni kemarin membeberkan, Royal Enfield Himalayan pada Mei 2017 tak terjual satu unit pun di negeri Hindustan.

Perbandingannya pada bulan yang sama di tahun 2016, penjualan Himalayan mencapai angka 1.030 unit. Selanjutnya terjadi trend peningkatan. Pada September 2016, penjualannya sebanyak 1.263 unit.

Tahun 2017 menadi titik buruk bagi penjualan Himalayan. Pada Januari 2017 terjual 638 unit, Februari 2017 terjual 491 unit, Maret hanya 53 unit dan puncaknya di Mei, nol unit.

Royal Enfield Himalayan dihadirkan dengan kebanggaan tinggi di India pada tahun lalu. Sesuai namanya, dari Himalaya, sepeda motor ini dijagokan akan menjadi motor touring. Himalayan dibekali mesin 411cc silinder tunggal, empat langkah dengan sistem pendingin udara. Motor ini mampu menyemburkan tenaga hingga 24,5 tenaga kuda dan torsi 32 Nm.

IMG_9282

Namun, melihat tampangnya, motor ini kurang menyiratkan sosok petualang. Tampilannya tak segahar Honda CRF di keluarga Honda atau Versys milik Kawasaki. Bahkan Himayan nampak seperti sepeda motor classic, yang memang menjadi daya tarik khas motor Royal Enfield.

Selanjutnya, kita lihat bagaiman nasib sang motor di Indonesia. Karena, sebelumnya disebutkan, PT DMI distributor distributor Royal Enfield di Indonesia bakal mendatangkan Himalayan ke Indonesia. Melihat kecenderungan ini, bagaimana ya? Kita tunggu kawan!

Lucu! Tulisan Jenaka di Motor Pemudik 26 Juni, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags: ,
3 comments

IMG_8206

Mudik selalu penuh dengan kejadian mengesankan. Di perjalanan aneka peristiwa bisa disaksikan. Pemudik dengan motor salah satunya, menyajikan banyak nuansa berbeda dan terkadang terlihat jenaka. Tak jarang pemudik memberi aneka macam asesoris di sepeda motornya.

Antara lain, bagian ekstra di belakang hingga bisa membawa beban lebih. Kondisi motor dijejali satu keluarga juga jadi pemandangan yang selalu ada di saat mudik. Tahun ini, beberapa pemudik juga iseng membuat tulisan tulisan jenaka di balik sepeda motor atau tas besar di pundaknya.

Bacaan yang tertempel pun kerap mengundang tawa. Salah satunya perantau dari Cikampek yang ngenes pulang tanpa istri. Dalam tulisannya terbaca:

“Maaf Mak, Gagal Bawa mantu
Kena tikung” Cikampek – Pati

Beberapa tulisan lainnya ada yang menasehati perantau lain untuk menyempatkan diri pulang mudik lebaran. Ini dia tulisannya:

IMG_7669

“Seadoh adohe lungo, tetep eling
wong tuo rak butuh bondo
Tapi butuh anak e teko”

Menyatakan perjalanannya sangat heroik juga ada. Dia dengan sengaja mengumumkan jarak tempuh perjalanannya PP yang amat jauh. Ini antara lain:

“Jakarta – Jember – Denpasar
2458 Km. Enjoy Your Riding”

Seru sekali bermotor ke kampung halaman. Tradisi ini nampaknya masih akan terus berlanjut selama moda transportasi umum yang layak masih jauh dari harapan. Beruntung banyak hiburan di jalan menuju kampung halaman.

IMG_8105

 

Beli Oli Pak Parmin Dapat Hadiah Rp100 Juta 24 Juni, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags: ,
add a comment

IMG_7926

Pak Parmin bercita cita untuk bisa melaksanakan umroh. Namun hama wereng menggagalkan impiannya tersebut. Berita baik datang, nayanya terpilih menjadi pemenang hadiah undian Rp 100 juta dari Federal Oil.

Betapa gembiranya pak Parmin. Dalam tayangan Videp TVC, diperlihatkan bapak ini tak kuasa menahan haru dan bersujud menyatakab syukur. Alhamdulillah, dia bisa melaksanakan umroh.

Bagaimana serunya Pak Parmin mendapat hadiah bisa disaksikan di link berikut ini:

Promo bertajuk Federal Oil Spesial Miliarder ini sudah bergulir mulai 16 Februari 2017. Sesuai namanya, hadiah utama dari Federal Oil Spesial Miliarder yaitu uang tunai sebesar Rp 1 milyar. Ini masih ditambah hadiah lainnya yaitu uang tunai senilai ratusan juta rupiah, logam mulia dan ratusan hadiah hiburan yang tak kalah spesial.

Berikut detail hadiahnya Feders:

Hadiah :

Periode 1 :

1 Pemenang Uang tunai Rp. 100,000,000,-
2 Pemenang @ Emas 20gram
25 Pemenang Uang Tunai @ Rp. 3,000,000,-
50 Pemenang Uang Tunai @ Rp. 1,000,000,-
15 Pemenang Voucher Belanja Senilai @ Rp. 1,000,000,-
50 Pemenang Voucher Belanja Senilai @ Rp. 200,000,-

Periode 2 :

1 Pemenang Uang tunai Rp. 100,000,000,-
2 Pemenang @ Emas 20gram
25 Pemenang Uang Tunai @ Rp. 3,000,000,-
50 Pemenang Uang Tunai @ Rp. 1,000,000,-
15 Pemenang Voucher Belanja Senilai @ Rp. 1,000,000,-
50 Pemenang Voucher Belanja Senilai @ Rp. 200,000,-

Periode 3 :

1 Pemenang Uang Tunai Rp. 1,000,000,000,-
100 Pemenang Uang Tunai @ Rp. 5,000,000,-

Cara ikut sertanya sangat mudah, peserta hanya cukup membeli 1 produk Federal Oil dan dilengkapi 1 kupon yang dapat ditemukan di bengkel tertentu atau dapat mendownloadnya di website http://www.federaloil.co.id/kuponmiliarder (kemudian registrasi data sampai mendapatkan QR Code dan melakukan print kupon).

Peserta menyobek cutting stiker (potongan label) produk Federal Oil dan menempelkannya pada kupon undian serta mengisi data yang ada pada kupon undian.

1 kupon / kode unik yang tertera pada kupon hanya berlaku untuk satu kali pengiriman, peserta dianggap tidak SAH mengikuti program jika menggunakan kupon yang memiliki kode unik yang sama (untuk pengiriman kedua kali)

Peserta mengirimkan kupon undian beseta cutting label (potongan label) yang ditempelkan serta KTP ke PO BOX 12000 atau dimasukkan ke Drop Box di bengkel tertentu dan pada akhir program akan diundi untuk ditentukan pemenangnya.

Kupon yang dikumpulkan Peserta akan diundi pada 3 periode pengundian yaitu:

Periode I – 16 Februari 2017 s/d 15 Mei 2017

Periode II – 16 Mei 2017 s/d 31 Agustus 2017

Periode III – 01 September 2017 s/d 31 Desember 2017.

 

Motor Satgas BBM Siap Tembus Kemacetan 20 Juni, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags:
2 comments

IMG_7075

Mudik tahun 2016, banyak mobil yang terjebak di kemacetan total hingga kehabisan bahan bakarnya. Sementara di sekitar lokasi BBM minim. Hasilnya, pemudik pun harus merogoh kocek lebih dalam karena oknum yang menjual bensin literan dengan harga selangit.

Mengatasi masalah ini, PT Pertamina (Persero) menyiapkan tim motor Satgas BBM yang siap mengantarkan BBM kepada pemudik yang sedang terjebak macet. Tim motor Satgas BBM tersebut disiapkan untuk menyuplai BBM dan akan menghampiri segera ke titik kemacetan total setelah mendapatkan informasi kemacetan tersebut.

“Jadi tim motor Satgas BBM tersebut bukan datang karena ada yang order lewat Pertamina Contact Center 1-500 000. Kami tidak menerima delivery order. Tapi kami akan datang setelah tahu ada info di titik kemacetan total, Motor akan datang dan menawarkan BBM ke konsumen yang sedang terjebak kemacetan total,” ungkap Commercial Retail Fuel Marketing Manager Pertamina Deny Djukardi W.

Pertamina Contact Center 1-500-000, lanjut Deny, dapat digunakan pemudik untuk menginformasikan terjadinya kemacetan total di jalur mudik. “Info kemacetan dari pemudik bisa melalui 1-500-000 dan kami mendatangkan tim motor yang mengangkut BBM ke lokasi kemacetan tersebut.”

IMG_7076

Untuk memastikan pasokan BBM selama masa mudik berjalan dengan lancar, Pertamina menyediakan sebanyak 83 motor Satgas BBM, yang tersebar di Kiosk Pertamax, SPBU, dan Pelabuhan Merak. Kiosk Pertamax tersedia sebanyak 50 unit, dan 9 unit tanki dispenser, dan 10 serambi Pertamax.

“Untuk dapat mengetahui lokasi fasilitas-fasilitas tersebut juga dapat memanfaatkan aplikasi Pertamina Go,” tutup Deny. Mantabbb!!! Dan, selamat mudik kawan pembaca semua, semoga selamat sampai tujuan!

Viar Q1 Rp16 Juta, Bisa Libas Gesits yang 20 Juta 6 Juni, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags: ,
2 comments

1496750495954

Hari ini, Selasa (6/6) Viar Motor Indonesia resmi melakukan launching sepeda motor listriknya Viar Q1 di Jakarta. Viar menggandeng Bosch yang menyediakan motor penggerak untuk skuter listrik ini.

Viar akan memproduksi sebanyak 500 unit Q1 per bulan dan dipasar Rp16.200.000. Harga ini cukup bersaing, karena memiliki rentang harga yang sama dengan skutik kebanyakan terutama di kelas entry level.

Harga ini tentu saja akan membuat bingung calon produsen motor listrik lainnya utamanya Gesits yang tengah dalam pengembangan oleh group Garansindo bersama ITS Surabaya.

Bagaimana tidak bingung, karena Garansido sejak jauh jauh hari menyatakan harga sepeda motor listriknya, mencapai angka Rp20 juta. Selisih sekitar 4 juta dengan Viar Q1.

IMG_5370

Lainnya, meski brandnya belum terlalu kuat dalam pusaran pemasaran sepeda motor di Tanah Air, namun Viar sukses menggandeng Bosch sebagai mitra yang akan menyuplai motor penggerak untuk Viar Q1. Bosch bisa menjadi jaminan mutu untuk keberadaan Viar Q1.

Selanjutnya kita bakal menunggu gebrakan dari Gesits yang rencananya siap meluncur dalam waktu dekat. Tak lupa, kita tunggu juga kiprah sepeda motor listrik Honda yang juga tengah disiapkan secara matang. Honda bisa jadi mengancam dengan produksi masalnya. Kita tunggu!

 

Pertamina Bantah SPBU Bungur Curang 1 Juni, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags:
add a comment

IMG_4709

Protes seorang konsumen bernama Beldy Risyan Hukom atas dugaan kecurangan sebuah SPBU Pertamina Bungur-Jakarta menjadi viral di medsos. Ceritanya begini, Beldy yang merasa takaran di SPBU tersebut takmpas lalu berkicau di media sosial Facebook.

Atas kicauan itu, Pertamina menyatakan terima kasih atas kepedulian konsumen terhadap produk dan layanan Pertamina. Atas kejadian tersebut, Pertamina telah menindaklanjuti unggahan tersebut, dengan pengecekan kondisi di lapangan dan memantau CCTV di SPBU dengan hasil sebagai berikut :

Pada hari Selasa (30/5) Pk. 15.30 WIB Sdr. Beldy Risyan Hukom (pengendara Motor Nmax) melakukan pembelian BBK jenis Pertamax di SPBU 34.106.04 di Jl. Bungur, Jakarta, pada Nozzle 16.2 sebanyak 4 Liter. Setelah selesai melakukan pembelian Pertamax, Sdr Beldy merasa takaran dari SPBU kurang.

Sdr Beldy melakukan komplain kepada operator, lalu diarahkan kepada Pengawas SPBU mengingat antrian pengendara motor yang cukup panjang.

Sdr Beldy meminta kepada pengawas agar tangki BBM motor dikuras untuk mengetahui jumlah BBM yang diisi kedalam motor. Pengurasan tangki BBM Motor dilakukan hanya menggunakan selang dengan cara disedot secara manual, sehingga BBM yang dikeluarkan tidak seluruhnya, karena tersisa 1 Bar berdasarkan permintaan Sdr Beldy untuk disisakan seperti kondisi awal sebelum dilakukan pengisian BBM. Kondisi BBM 1 Bar ini tidak dapat dipastikan berapa liter BBM yang tersisa secara akurat. Sebagai informasi, kapasitas tangki kendaraan tersebut adalah 6,6 Liter.

BBM yang dikuras ditampung di wadah, kemudian dihitung hanya dengan menggunakan Gelas Ukur. Volume diperoleh adalah sekitar 3 Liter. Setelah melakukan pengukuran tersebut, pengawas SPBU langsung mengganti kekurangan BBM dengan memberikan BBM dari Pertamax kemasan. Selesai mendapat penggantian, Sdr Beldy meninggalkan SPBU.

Berdasarkan kejadian tersebut, tim Pertamina telah melakukan pengecekkan takaran seluruh volume Nozzle, pengecekkan mesin dispenser, pemeriksaan CCTV SPBU saat terjadi kejadian, Laporan Arus Minyak SPBU. Hasil pengecekkan takaran menunjukkan seluruh Nozzle di SPBU masih memenuhi standar toleransi Metrologi (0,5%) dan standar Pasti Pas (0,3%). Selain itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda modifikasi pada mesin dispenser. Dispenser tersebut sebelumnya sudah di-Tera oleh Dinas Metrologi.

Dari seluruh konsumen pengendara motor yang melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut, hanya Sdr. Beldy yang melakukan komplain. Padahal semua prosedur pengisian BBM telah dilakukan sesuai standar yang sama kepada semua konsumen.

Berdasarkan hasil investigasi Pertamina di lapangan, dapat kami sampaikan bahwa pengisian BBM sudah sesuai aturan yang berlaku dan tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan oleh pihak SPBU.

Atas kejadian ini, Pertamina menghimbau, apabila ada keraguan dalam hal kepastian takaran, maka pengecekan yang dilakukan langsung dari dispenser ke Bejana Ukur /Eij Can yang telah di Tera Metrologi, bukan dari tangki BBM motor.

Apalagi pengambilan BBM dilakukan dengan disedot secara manual, mengingat masih adanya BBM yang tersisa di tangki yang tidak dapat disedot secara manual.

Bagi konsumen yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center Pertamina di nomor 1-500000, atau melalui email pcc@pertamina.com.

Ganyang Genk Motor di Jabodetabek 26 Mei, 2017

Posted by proud2ride in General.
Tags:
3 comments

IMG_3992

Sepekan ini berita soal genk motor dengan ulah kejinya amat memilukan. Mereka turun ke jalan, lalu menghantam pengguna jalan dengan benda tajam, membunuhnya dengan tanpa perikemanusiaan.

Korbannya siapa saja yang apes melintas di dekat mereka. Banyak pengendara motor terjungkal dibuatnya. Ada yang motornya dibawa, ada pula yang sekadar dibabat saja dengan clurit, golok atau bambubruncing. Fajar Muhammad (24) salah satunya. Warga Jati Cempaka, Jakarta Timur ini tewas oleh sabetan dan tusukan senjata tajam yang dilakukan kawanan geng motor di Jakarta Timur.

Ada beberapa nama genk muncul dan membuat miris, antara lain Genk Tambun atau Genk Jepang alias Jembatan Mampang. Beberapa genk berhasil ditekuk oleh warga dan dihabisi langsung di lokasi. Masalahnya, mengapa kejadian seperti ini terlanjur muncul. Aparat nampak kebobolan. Sistem keamanan negara dikerjain oleh penjahat tengik ini.

Saya jadi ingat aksi genk preman di Jogjakarta yang kala itu membunuh prajurit Kopassus di sebuah cafe. Namun dalam sekejap, preman pun tiarap masuk lobang tikus manakala beberapa prajurit Kopassus turun menghabisi mereka. Jogja pun adem kembali. Nampaknya, Kopassus harus diturunkan di Jakarta!

Meski begitu, Polres Metro Jakarta Timur lumayan sukses mengejar geng motor pelaku pembantaian Fajar Muhamad dan menangkap tujuh orang yang diangap sebagai pelaku geng motor yang meresahkan warga ini.

Untuk menindak lanjuti kasus ini, Kapolres akan melakukan penyisiran di semua wilayah rawan kelompok motor. Termasuk membentuk satuan kerja khusus yang fokus menangani kelompok motor sadis tersebut.

Mirisnya, alasan para pembunuh ini sederhana. Mereka hanya ingin menunjukkan eksistensi pada para senior sebagai preman yang bengis. Salah satunya membunuh pengendara motor. “Kalau tidak begitu, kita masih dianggap culun oleh senior,” ujarnya. Astaga! Mereka memang tak pantas ada di bumi Indonesia. Ganyang pak Polisi! Atau Kopassus yang harus turun?!