jump to navigation

Sudahi Karir Balap, M Fadly Sabet Medali Perunggu di Para Games Malaysia 20 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
2 comments

IMG_2314

Bicara dunia balap Indonesia, M Fadli adalah salah satu pembalap terbaiknya. Ajang kejurnas dilahapnya dengan berkali kali sebagai juara. Di Asia, namanya juga berkibar manis. Sayang di puncak karirnya, insiden ditabrak usai juara di ajang Asian Road Racing Championship kelas 600cc membuat karirnya terhenti.

Tabrakan tersebut berujung diamputasinya bagian kaki pembalap tangguh asal Cibinong ini. Meski begitu, Astra Honda Racing Team masih menjadikannya sebagai instruktur balap. Tangan dinginnya melahirkan sejumlah pembalap muda yang kini tengah meraih sukses di sejumlah ajang balap mulai dari nasional, Asia, hingga dunia.

Kehilangan satu kaki tak membuat ayah seorang putra ini terpuruk dan merenungi nasib. Sebagaimana anak asuhnya, Fadli pun tak ingin melupakan prestasi. Dia pun berjuang keras agar bisa menjadi atlet sepeda. September ini, Fadli diterjunkan sebagai kontingen Indonesia dalam ajang ASEAN Para Games di Malaysia.

IMG_2147

Hasilnya sangat mengesankan, dalam debutnya di ajang ini, Fadli yang turun di nokor trek putra 1 Kilometer kelas C4 pada Minggu (17/9) berhasil menyabet medali perunggu. Semangat juang M Fadly terus menginspiasi pemuda Indonesia. Dengan keterbatasan yang dimiliki saat ini, justru menorehkan prestasi fenomenal.

Sampai saat ini, Fadly masih menjadi instruktur balap di Astra Honda Racing School. Juga dipercaya mendampingi pebalap muda Indonesia berlaga di Asia Talent Cup. Selamat Ndan!

Gerry Salim Bisa Kunci Gelar Asia di India 19 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
2 comments

AHM_PreARRC-India. 001

Gelar juara Asia bagi Gerry Salim tinggal di depan mata. Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) tersebut bertekad mengejar titel juara Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017 kelas Asian Production (AP) 250 pada seri kelima yang bakal berlangsung di Madras Motor Race Track, Chennai-India pada 23-24 September 2017.

Melalui persiapan fisik dan mental, Gerry berusaha meneruskan tren berkibarnya bendera Merah Putih di ajang balap bergengsi Asia ini seperti pada 7 race pada 4 putaran balap sebelumnya.

Sepanjang musim ARRC 2017 digelar, Gerry telah mengoleksi 175 poin pada klasemen sementara kelas AP 250. Hal ini membuat arek Suroboyo ini terpaut selisih 60 poin dengan rival terdekatnya. Untuk mengunci asa meraih gelar juara ARRC 2017, pada akhir seri ke 5 ini Gerry minimal hanya perlu mencapai selisih 50 poin dengan rival terdekatnya.

IMG_2150

“Seri India kali ini menjadi tantangan yang berbeda. Kami akan berjuang meraih poin yang sangat menentukan di kejuaraan ini. Saya pernah sekali balap di sirkuit ini sehingga cukup mengenal karakteristik sirkuitnya termasuk beberapa spot khas di lintasannya. Semoga saya bisa berkontribusi positif dalam memberikan masukan pada team sehingga bisa mempersiapkan setting Honda CBR250RR sebaik mungkin di seri ini. Mohon dukungan dan doa agar kejayaan Indonesia di kelas bergengsi ini terus berlanjut,” ujar Gerry.

Sementara itu, pebalap AHRT lainnya Rheza Danica siap untuk meneruskan tren positif di ARRC 2017. Rheza Danica yang berada di posisi ke 4 klasemen sementara dengan raihan 105 poin memiliki tantangan tersendiri mengingat seri ini merupakan pengalaman pertamanya mengaspal di arena balap yang berada di negri Bollywood.

Dengan hanya selisih 10 poin, Rheza bahkan masih punya peluang besar untuk berebut posisi runner-up. Sementara itu Awhin Sanjaya, rekan tim dari Gerry dan juga Rheza masih dalam proses pemulihan cidera meskipun dirinya saat ini berada di posisi ke 7 klasemen sementara AP250.

GM Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra mengatakan, pencapaian pebalap AHRT pada ARRC 2017 merupakan buah dari pembinaan berjenjang yang telah dilakukan AHM dengan memfasilitasi sarana menggapai mimpi menjadi pebalap-pebalap handal yang berprestasi.

“Kami akan terus dukung sehingga pebalap-pebalap tersebut dapat menggapai mimpinya untuk berprestasi hingga level internasional,” ujar Indraputra.

IMG_2148

Supersports 600
Irfan Ardiansyah, pebalap AHRT akan turun di kelas supersports 600 setelah pulih dari cidera yang didapatkan saat seri ke 3 ARRC di Suzuka. Kembalinya Irfan merupakan momentum untuk menorehkan hasil positif meskipun berlaga di Madras Moto Race Track merupakan hal baru baginya.

“Senang sekali kembali bergabung dengan team di ajang ARRC 2017 setelah masa penyembuhan cidera. Fokus saya satu, melakukan balap sebaik dan semampu yang bisa saya lakukan. Ini sirkuit baru bagi saya. Semoga saya mendapat hasil positif pada comeback saya di arena balap kali ini,” ujar Irfan.

Seri ke 5 ajang ARRC 2017 yang digelar di Madras Moto Race Track merupakan sirkuit yang memiliki alur searah jarum jam dengan panjang lintasan 3,717 Km dan dilengkapi 12 variasi tikungan yang khas. Ajang ARRC 2017 pun masih menyisakan satu seri final yang akan digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 3-4 Desember 2017.

Dimas Ekky Masih Finish Barisan Depan di Jerez, Spanyol 18 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

IMG_2023

Bendera merah putih nyaris berkibar di langit Spanyol ketika Pembalap Astra Honda Racing Team, Dimas Ekky Pratama menunjukan performa impresif hingga garis finish pada ajang balap CEV Moto2 European Championship di Sirkuit Jerez, Spanyol (17/9). Duel sengit dengan aksi salip menyalip memperebutkan podium ketiga membawa ketegangan tersendiri hingga menyentuh garis finis. Dimas Ekky mengakhiri balapan pada posisi keempat.

Sebetulnya pekan ini penuh perjuangan bagi Dimas Ekky. Setelah sesi kualifikasi tidak mendapatkan hasil yang maksimal, pada sesi warm up di pagi hari pun Dimas tidak dapat maksimal karena harus dua kali masuk ke pit untuk memeriksakan tunggangannya. Meski demikian, satu kali kesempatan balap di seri Jerez ini tidak disia-siakan oleh Dimas Ekky.

Dukungan dari tim dan mekanik membuat Dimas yang mengawali lomba dari posisi ketujuh mampu menekan dari awal lap dan masuk ke grup terdepan. Kerja keras Dimas dan juga seluruh anggota tim Astra Honda Racing Team pun berbuah manis.

Pada lap ke-8, Dimas berhasil menyusul pebalap di depannya dan mengisi posisi keempat. Bahkan pada 3 lap terakhir, Dimas menyuguhkan pertarungan sengit dalam perebutan posisi ketiga. Dimas pun finis di posisi keempat hanya berselisih waktu 0.08 detik dari pebalap di depannya.

IMG_2024

“Alhamdulillah di balapan ini saya bisa naik dari posisi 7 dan finis keempat. Meski tim harus bekerja keras saat balap, saya punya keyakinan di sector terakhir dan sempat berhasil overtake untuk naik ke posisi 3. Namun lawan juga kuat dan punya akselerasi bagus meskipun saya terus menekannya. Terima kasih untuk tim yang telah bekerja keras minggu ini dalam menemukan setup terbaik. Ini membuat saya optimis untuk bisa meraih podium di sisa seri ini,” ujar Dimas Ekky.

Di kelas lainnya, Moto3 Junior World Champion, Andi Gilang yang sempat terjatuh saat sesi kualifikasi berhasil menaikan raihannya di dua kali balap. Andi Gilang finis di posisi ke 15 di balap kedua, sementara di balap pertama Andi hanya mampu finis 21. Seri selanjutnya CEV International Championship akan di gelar pada Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol (8/10).

IMG_2022

Cerita Sukses Pembalap Remaja Indonesia Sikat Podium Thailand Talent Cup 17 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

AHM_1

Dua kali balapan pada seri ketiga Thailand Talent Cup (TTC) 2017, sukses dicatat pembalap Indonesia. Pada balapan pertama, Sabtu (16/9) pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Mohammad Adenanta Putra membuat keder pembalap tuan rumah dengan merajai balapan dan meraih podium pertama.

Selanjutnya pada balapan kedua yang digelar Minggu (17/9) dia kembali mengibarkan bendera Merah Putih. Pencapaian ini merupakan prestasi membanggakan untuk bangsa mengingat balapan TTC ini merupakan kiprah pertama pebalap muda Indonesia.

Sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, dua pebalap muda jebolan Astra Honda Racing School (AHRS), Mohammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji, terus mengisi barisan depan pebalap TTC pada seri ketiga di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Sesi kualifikasi menempatkan Adenanta pada posisi start ketiga diikuti Mario pada posisi start keempat (15/9).

Pada balapan pertama yang dihelat Sabtu (16/9), Mohammad Adenanta Putra membuat momen bersejarah dengan meraih podium tertinggi dan mengibarkan bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di ajang balap ini. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur berusia 13 tahun ini menjadi pebalap TTC tercepat yang finish pada posisi pertama dengan catatan waktu 1:49.069 dalam menuntaskan 10 lap.

Performa hebatnya kembali diulang pada balapan kedua hari Minggu (17/9). Adenanta memulai dengan start yang baik dan langsung naik ke posisi 2. Sepanjang balapan berjalan, pebalap ini terus berjuang melawan gempuran pembalap tuan rumah. Usaha mengejar posisi 1 pun semakin berat karena pembalap tuan rumah sangat agresif menekan posisi Adenanta. Namun, Adenanta sukses untuk mempertahankan posisi 2 hingga menyentuh garis finish. Bendera Merah Putih pun kembali berkibar di gelaran TTC 2017.

AHM_2

“Dengan bekal hasil bagus di balapan pertama, saya coba fokus dan konsentrasi untuk tidak melakukan kesalahan saat start sebagai modal untuk tetap bisa menjaga peluang di persaingan barisan depan. Saya melakukan start dengan baik dan seperti di balapan pertama, saya menghadapi tekanan dan persaingan dari sedikitnya lima pebalap tuan rumah. Saya sudah berusaha maksimal untuk bisa lepas dari kepungan pebalap tuan rumah. Akhirnya, posisi ke-2 jadi hasil maksimal yang bisa saya dapatkan. Terima kasih untuk dukungan doa dari pecinta balap Indonesia. Terima kasih pada PT Astra Honda Motor yang sudah memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman berharga ini,” ujar Adenanta.

Pebalap Indonesia lainnya, Mario Suryo Aji, turut menunjukkan persaingan sengitnya di sirkuit yang akan menghelat MotoGP pada musim balap tahun depan. Pada balapan pertama, Mario sempat memimpin jalannya balapan pada lap-lap awal. Namun persaingan sengit hingga insiden bersenggolan dengan pebalap lain menempatkan pebalap 13 tahun yang juga berasal dari Magetan, Jawa Timur ini finish pada posisi 7.

Pada balapan kedua, Mario berusaha memulai balapan dengan sempurna dan masuk di posisi 5 besar. Memasuki lap kedua, Mario sempat turun ke posisi 9 karena bersenggolan dengan pembalap tuan rumah. Namun, Mario terus berusaha mengejar dan berhasil naik ke posisi 7 pada lap 5. Pada lap terakhir, Mario berhasil meraih posisi 5, namun kembali dicuri pembalap tuan rumah saat memasuki tikungan 4. Aksi saling salip terus terjadi menjelang garis finish. Pada tikungan terakhir, Mario akhirnya sukses untuk mengunci posisi 5 setelah kembali menyalip pembalap tuan rumah.

“Saya sudah berusaha untuk menjaga momentum sejak awal start. Meskipun tidak terlalu sempurna, saya masih bisa berada di group 5 besar sampai beberapa lap berlangsung. Saya fokus untuk bisa bertahan di group depan ini, tapi beberapa kejadian membuat saya berjarak dengan pimpinan rombongan, termasuk saat bersenggolan dengan pebalap lain sehingga sempat turun ke posisi 9. Tapi saya tetap berusaha untuk terus maju ke depan dan akhirnya perjuangan di tikungan terakhir bisa membawa saya finish di posisi ke-5. Terima kasih pada semua yang telah mendukung saya, terima kasih pada PT Astra Honda Motor. Semoga pengalaman berharga ini bisa jadi modal bagus untuk jenjang balap saya berikutnya”, ujar Mario.

IMG_1234

TTC 2017 dihelat sebanyak 4 seri di Thailand. Pada masing-masing seri, para pebalap beradu kecepatan sebanyak dua kali balapan untuk menjadi yang terbaik. Di seri ketiga ini, PT Astra Honda Motor (AHM) menurunkan pebalap binaannya Mohammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji, untuk beradu kecepatan dengan 15 pebalap Asia lainnya menggunakan Honda NSF250R.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengungkapkan apresiasi tinggi bagi kedua pebalap muda AHM yang mampu bersaing dengan pebalap-pebalap Asia lain hingga mencetak prestasi membanggakan untuk bangsa. Kendati ini merupakan yang pertama kali bagi kedua pebalap muda ini mengaspal di sirkuit internasional, mereka berhasil mempraktikkan berbagai ilmu yang diterima selama belajar di Astra Honda Racing School berhasil di sepanjang balapan hingga berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium.

“Astra Honda Racing School merupakan landasan tempaan skill balap para pebalap muda Tanah Air. Kami senang sekali hasil tempaan ini membuahkan hasil gemilang di balapan internasional. Kami semakin optimis pebalap-pebalap Indonesia suatu saat dapat menjadi bagian dari pebalap hebat di arena balapan tertinggi MotoGP,” tutup Indraputra.

IMG_1233

Asyik, Honda Terjunkan 2 Pembalap Remaja ke Thailand Talent Cup 13 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

IMG_1233

PT Astra Honda Motor (AHM) untuk pertama kalinya mengirim dua pebalap muda binaannya ikut serta pada kejuaraan Honda Thailand Talent Cup 2017. Langkah ini merupakan bagian dari upaya AHM untuk semakin memperluas dan memperkuat pembinaan dasar pebalap muda Indonesia menuju jenjang balap yang lebih tinggi di tingkat internasional.

Berbekal ilmu balap yang diperoleh di Astra Honda Racing School (AHRS), Mario Suryo Aji (13 tahun) dan M Adenanta Putra (13 tahun) dipercaya AHM mengikuti Honda Thailand Talent Cup 2017 dengan memacu Honda NSF250R bersama 12 pebalap muda berbakat lainnya.

Balap pertama kedua anak bangsa tersebut akan berlangsung di sirkuit balap yang akan menggelar MotoGP tahun depan, Chang International Circuit, Buriram, Thailand (16-17/9). Keikutsertaan kedua pebalap muda Tanah Air ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kompetensi balapnya di tengah atmosfer persaingan balap tingkat internasional.

Potensi pebalap AHRS ini juga terlihat saat dipercaya bermain pada ajang balap bergengsi di Tanah Air. Pada Agustus lalu, Mario berhasil menemani prestasi para pebalap Astra Honda Racing Team berkompetisi di ajang Kejuaran Nasional 250cc. Pada ajang kejurnas tersebut, secara mengejutkan Mario berhasil menyisihkan pebalap-pebalap lain yang telah banyak memiliki pengalaman balap dan finis di urutan keempat.

IMG_1234

“Saya senang mendapatkan kesempatan ini. Saya akan memakai kesempatan ini untuk memaksimalkan ilmu yang saya dapat di Astra Honda Racing School dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Saya harap melalui kejuaraan ini, skill balap saya dapat semakin terasah dan dapat memberikan prestasi membanggakan untuk bangsa,” ujar Mario.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A Indraputra mengatakan melalui keikutsertaan dalam Honda Thailand Talent Cup 2017, AHM berupaya memberikan ruang yang semakin luas untuk mempertajam kompetensi pebalap binaannya. Pengalaman pebalap muda Indonesia ini diharapkan dapat menempa skill balap mereka secara bertahap dalam perjalanannya meraih mimpi ke arena MotoGP.

“Keikutsertaan ini adalah kesempatan penting bagi pebalap untuk segera mematangkan kemampuannya sehingga dapat segera bersaing ke level yang lebih tinggi. Kami yakin pebalap Indonesia punya potensi untuk dapat meraih mimpi sampai ke level MotoGP dan menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Indraputra.

Dengan Honda Revo, Bismo Taklukkan Jakarta-Jawa dan Sulawesi 11 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

IMG_0725

Touring jauh ke pelosok Nusantara tak selamanya harus menunggangi sepeda motor adventure mewah dengan mesin berkapasitas tinggi, di atas 250cc. Bismo Ananto Aji membuktikan bahwa hanya riding dengan sepeda motor bebek Honda Revo 110, semua bisa diujidkan dengan baik.

Anggota Honda Revo Club (HRC) Jakarta yang juga dipercaya sebagai Ketua Umum HRC Indonesia ini, memulai riding pada 10 Agustus 2017. Dari Jakarta dia langsung menyeberang ke Sulawesi dengan sepeda motor kesayangannya. Tujuannya berkeliling pulau Celebes tersebut. Touring ini mengambil tema “Road to Sulawesi Revo Adventouring” dengan misi “one year one island”.

Jika semua dilakukan dengan tekad dan misi positif, apapun bisa berjalan lancar. Begitupula dengan Bismo. Belum genap sebulan dia sudah mulai melahap kota demi kota di Sulawesi. Awal September lalu dia mengabarkan Sudah sampai di Kota Bitung, Sulawesi Utara, dan disambut oleh para member Forum Bikers Bitung (FBB) Sulawesi Utara.

Untuk motor selama perjalan dia mengaku tiada kendala. Motor bebek Honda ini melaju dengan prima. Kendala terberat adalah kondisi jalan yang dilalui di setiap daerah yang berbeda-beda kemulusannya. “Kalau motor masih aman, hanya kondisi jalanan di setiap kota beda-beda, ada yang jalanannya bagus ada juga yang tidak bagus,” kata Bismo.

Dengan demikian sudah puluhan kota disinggahinya, mulai dari Jakarta-Semarang-Solo-Lamongan-Bangkalan-Makassar-Barru-Pare-Pare-Pinrang-Polewali Mandar-Majene-Mamuju-Tarailu-Pasangkayu-Palu-Toli-Toli-Buol-Tomohon dan Bitung.

Sebagai ketua umum club dengan anggota tersebar di mana mana, membuat kehadiran Bismo di sejumlah kota sudah ditunggu bikers seempat. “Waktu dari Palu ke Toli-Toli, di sana sudah ada bikers Toli-Toli yang menunggu, bahkan karena sampai di perbatasan malam, kami pun riding dan dikawal oleh bikers Toli-Toli yang menjemput saya, karena di jalur yang saya lintasi merupakan hutan semua,” cerita Bismo.

IMG_0989

Perjalanan touring yang dilakukan Bismo merupakan inisiatif pribadi bahkan tanpa ada sponsor atau partnership sama sekali. Kenekatan Bismo ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya sekitar tahun 2013, Ia touring sendiri dari Jakarta menuju Nol Kilometer-Aceh, kemudian dilanjutkan ke Lombok, pada tahun 2015, Bismo juga riding sendiri dari Jakarta keliling Kalimantan.

Rencananya, Bismo juga akan singgah kembali di Makassar guna menghadiri Honda Bikers Day (HBD) di Kota Angin Mamiri, yang akan dilangsungkan pada 23 September di Pantai Akkarena Makassar, Sulawesi Selatan. Mantab kawan!

Bulan Madu Naik Supra GTR150 Keliling Dunia, Top! 8 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
5 comments

IMG_0602

Mohd Alfisahrin Zakaria dan Diana Latief adalah pasangan muda yang hebat. Keduanya punya tekad besar untuk bisa keliling dunia. Namun bukan keliling dunia biasa, mereka melakukannya dengan sepeda motor. Wow!

Eit, jangan membayangkan sepeda motornya adalah sekelas moge seperti Harley-Davidson, motor adventurer Honda Africa Twin atau motor penjelajah dunia sekelas BMW GS1200R, dll. Motor kedua pasangan asal Malaysia ini adalah motor dengan kubikasi mesin kecil bergenre bebek, yakni Honda RS150R atau di Indonesia motor ini dipasarkan dengan nama Supra GTR150.

IMG_0600

Motor yang memang diperuntukkan sebagai motor bebek petualang itu membuktikan ketangguhannya. Demi mewujudkan impian punya bulan madu berkesan, mereka memulai perjalanannya pada 8 April lalu. Akhirnya, mimpi itu terwujud dengan hebat.

Selama 146 hari pasangan touring bermotor Supra ini menjelajah 24 negara mulai dari Asia hingga Eropa, mulai dari negara dengan iklim tropis hingga ujung Eropa yang diselimuti Salju. Mantab!

IMG_0603

Negara yang mereka jelajahi adalah, mulai dari Thailand, Nepal, India, Pakistan, Armenia, Georgia, Turki, Yunani, Albania, Kroasia, Slovenia, Italia, Swiss, Jerman, dan Prancis. Keduanya menyudahi touring ini di depan Kedutaan Besar Malaysia di London, Inggris.

Apakah perjalanan untuk berhemat? Tentu saja tidak. Meski dengan sepeda motor yang tak mmebutuhkan transportasu mahal lainnya, Keduanya menghabiskan dana pribadi yang lumayan wah yakni mencapai 40.000 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 126 jutaan. Sungguh sebuah bulan madu yang indah!

IMG_0601

IMG_0599

Yamaha Kirim Galang Hendra ke World Supersport 300 1 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Yamaha.
Tags: ,
add a comment

Galang Hendra (2)

Yamaha Indonesia mengumumkan salah satu pembalap terbaiknya, Galang Hendra akan tampil di seri ke-7 World Supersport 300 di tahun 2017 yang digelar di sirkuit Autodromo Internacional do Algarve, Portimao Portugal, 17 September. Pembalap asal Yogyakarta itu mendapatkan wild card riding YZF-R3 bersama Motoxracing Team dengan rekan setim rider asal Ukraina, Mykyta Kalinin.

Tahun ini untuk pertama kalinya World Supersport 300 diadakan. Ini adalah kelas baru di World Superbike Championship untuk mengembangkan bakat pembalap-pembalap muda berusia minimal 15 tahun dari seluruh dunia.

Partisipasi Galang Hendra di World Supersport 300 menjadi pencapaian internasionalnya yang diperoleh berkat Yamaha yang mengasah skill dan ketekunan Galang berkompetisi secara bertahap mulai dari tampil di Yamaha Cup Race, berbagai kejuaraan nasional seperti Motorprix dan kejurnas IRS, lalu ke Asia Road Racing Championship. Ditempa di program Master Camp VR46 Riders Academy di Italia bahkan langsung dididik oleh Valentino Rossi, juga memberikan pengalaman berharga bagi perjalanan karir balapnya.

”Terimakasih kepada Yamaha Indonesia yang telah mempercayakan saya untuk berlaga di World Supersport 300. Saya akan berusaha maksimal untuk mempersembahkan yang terbaik di Portugal. Mohon doanya dari segenap masyarakat Indonesia,” papar Galang Hendra.

”Ini kesempatan berharga buat Galang Hendra bisa mengenyam pengalaman dan menambah jam terbang di World Supersport 300. Apalagi menggunakan YZF-R3 global model produksi Yamaha Indonesia yang laris di pasar global. Saya yakin Galang akan cepat beradaptasi,” papar M.Abidin, GM After Sales & Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Galang Hendra dan Presiden Direktur PT YIMM Minoru Morimoto

Dalam rangkaian persiapan menuju World Supersport 300, Galang Hendra yang didampingi Wahyu Rusmayadi selaku Manager Tim Yamaha Racing Indonesia akan bertolak dari Jakarta ke Roma Italia pada tanggal 1 September. Dua hari kemudian saatnya menggeber YZF-R3 pada test di sirkuit ACI Vallelunga, Roma dan dilanjutkan dengan training di trek kart Saggittario Latina.

Dari Roma, Galang ke Tavullia tempatnya berguru di VR46 Riders Academy. Di area itu dia menyempatkan diri menyaksikan MotoGP Misano di Misano World Circuit. Tanggal 13 Septemberberangkat ke Portimao Portugal untuk mempersiapkan diri tampil di World Supersport 300. Usai mencicipi level balapan kelas atas internasional itu, Galang kembali tampil di Asia Road Racing Championship seri 5 di India.

Hebat, Dari MotoGP Sam Lowes Rela Turun Ke Moto2 30 Agustus, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags:
2 comments

IMG_9620

Tak biasanya pembalap rela turun kasta. Namun itulah yang terjadi pada Sam Lowes mantan pembalap Aprilia di MotoGP 2017. Dianggap tidak kompetitip, Aprilia enggan melanjutkan kerjasama dengan pembalap Inggris ini.

Ke mana Lowes akhirnya berlabuh? Biasanya ke ajang balap kelas kedua yakni World Superbika alias WSBK. Ya banyak mantan pembalap MotoGP setelah kalah bersaing, lalu melanjutkan karir ke WSBK.

Namun tidak dengan Lowes. Dia tak malu untuk melangkah mundur ke Moto2. Lowes merasa perlu adaptasi dan mengasah kembali kemampuan balapnya di Moto2. Untung untung bisa kembali naik kelas ke MotoGP.

Untuk musim 2018, pembalap 26 tahun ini telah menandatangani kontrak bersama tim Garageplus CarXpert Interwetten. Lowes kembali ke Moto2 untuk menggantikan Thomas Luthi yang akan naik kelas ke MotoGP bersama Marc VDS.

Bos Garageplus CarXpert Interwetten, Fred Corminboeuf menyatakan harapannya Lowes bisa bekerja sama. “Kami gembira menyambut Sam Lowes dalam tim. Ini kesempatan baik bagi semua, semoga bisa terjalin kerjasama yang baik di musim mendatang,” ujarnya.

IMG_9621

Karir balap Lowes termasuk mentereng. Tahun 2013 dia tercatat menjuarai World Supersport. Setahun kemudian dia mulai merambah ke Moto2. Prestasi terakhirnya pada tahun 2016 menempati posisi 5.

Dan tahun 2017 dia memulai debut bersama tim Aprilia Racing Team Gresini. Sayang pertengahan musim Aprilia menggantinya dengan Scot Reding. Kontrak Sam Lowes yang seharusnya berkahir 2018, harus dipercepat.

 

Drama Balapan Kejurnas Antara CBR250RR Vs R25 26 Agustus, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk, Yamaha.
2 comments

IMG_9014

Drama balap betul betul terjadi di ajang kejuaraan Nasional (Kejurnas) IRS seri 3 tahun 2017 di kelas 250cc, Sabtu (26/8). Dua pembalap kawakan Indonesia, Gerry Salim dan Ray Ratukore bahkan menentukan juaranya melalui gambar finis.

Pasalnya, Gerry Salim (Astra Honda Racing Team) dan Rey Ratukore (WR Super Battery Yamaha TJM KYT Racetech) hampir bersamaan. Dari kegembiraan paska balapan, dari gestur tubuhnya keduanya bahkan sempat menyatakan diri menjadi pemenang.

Pertarungan keduanya memang sengit. Gerry yang start dari posisi kedua bertarung dengan Rey di tempat ketiga, sementara Rezha Danica melaju paling depan memimpin balapan. Seru sekali.

Pada pertengahan balapan, Rey dengan cepat memperpendek jarak dengan Gerry yang seperti biasa beringas membalap hingga berkali kali menjadi juara seri ARRC 2017. Sekanjutnya Gerry sukses berada di depan diikuti Rey dan Rezha di posisi ketiga.

Menjelang beberapa lap berakhir, Ray bersama Yamaha R25 menyalip Gerry dengan tunggangannya CBR250RR. Pertarungan makin sengit karena tiap straigth beda antara motor Rey dan Gerry hanya setengah bodi.

Pada tikungan terakhir sebelum finis, posisi badan motor Gerry dan Rey nyaris sejajar. Keduanya terus ngebut mempertontonkan keseruan balapan dan membuat tegang penonton.

Hanya sepersekian detik keduanya menyentuh garis finis. Motorpun nampak bersamaan masuk finis. Gestur keduanya nampak sama sama gembira, bahkan Rey menaikkan tangan membentuk ‘Z Style’ gaya khas kemenangan pembalap Yamaha.

Namun race director punya cara modern dalam melihat siapa pemenang sejatinya. Sekanjutnya diumumkan, bahwa Gerry lebih dulu menyentuh garis finis. Gerry mengokoh dirinya sebagai King of Sentul, sementara di podium 3 bercokol pembalap Honda lainnya, Rheza Danica. Hebat!

IMG_9015