jump to navigation

Meski Naik, Penjualan Motor Suzuki Cuma 18.380 di Tahun 2021, Tebak Motor Apa Paling Laku? 11 April, 2022

Posted by proud2ride in Merk, Suzuki.
Tags:
trackback

Suzuki Indonesia melaporkan kinerja penjualannya sepanjang tahun 2021. Salah satu bagiannya adalah penjualan sepeda motor. Hemm… menarik nih menyimak berapa besar penjualan Suzuki dalam setahun belakangan.

Dikabarkan, line-up Suzuki total diserap pasar sepanjang tahun 2021 adalah sebanyak 18.381 unit. Besar kah angka ini? Tentu tidak.

Kaget khan, ya kaget lah. Angka ini sama dengan penjualan matic nomor 2 Honda yakni Scoopy namun dalam satu bulan saja. Dibanding Honda BeAT, tentu lebih menganga lagi.

Dalam keterangannya pada Sabtu (9/4) disebutkan, Kinerja penjualan sepeda motor Suzuki tahun 2021 lalu tercatat sebanyak 18.380 unit secara wholesales.

Penasaran gak, motor apa paling laku. Ya, ternyata masih jagoan lama yakni All New Satria F150. Kontribusinya sebesar 41%.

Kontributor kedua adalah NEX II yang berkontribusi sebanyak 29%. Sayang memang, Suzuki kurang menggarap pasar matic di Indonesia. Nampaknya, model baru harus disiapkan guna mengimbangi penjualan brand lain.

Sepeda motor Suzuki di posisi ketiga adalah motor sport GSX-R150 yang berkontribusi sebesar 18%.
 
Selama tahun 2021, Suzuki meluncurkan Gixxer SF250 yang hadir pada bulan November. Lalu pada bulan Desember disusul dengan kehadiran produk baru yaitu All New Satria F150.

Untuk mendukung motor-motor Suzuki pada aftersalesnya, saat ini terdapat 263 jaringan outlet 3S, 1S dan 2S yang tersebar di seluruh Indonesia dan akan terus bertambah.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: