jump to navigation

Honda CRF1000L Africa Twin, Menjelajah dengan Tenaga Buas 4 Februari, 2017

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

img_9118

Di luar perkiraan, PT Astra Honda Motor (AHM) juga meluncurkan CRF1000L Africa Twin bersama CRF250Rally. Peluncuran kedua model adventure ini dilakukan di Jakarta, Jumat (3/2) disaksikan dua pembalap Repsol Honda Team, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

CRF1000L Africa Twin secara keseluruhan merupakan motoradventure tourer dilengkapi dengan mesin bertenaga dan sasis dinamis untuk menjelajah benua secara on atau pun off-road.

CRF1000L Africa Twin menjadi satu model yang secara konsisten tampil mengagumkan sesuai fungsi, pengendalian di jalan dan tanah seperti model XRV750 Africa Twin.

Pendekatan “True adventure” dimulai dari mesin yang menghadirkan performa saat off-road sebaik saat turing. CRF1000L Africa Twin disematkan mesin 998cc parallel-twin diambil dari pengalaman mesin balap off-road Honda dengan CRF250R / 450R, dan penggunaan 4 katup Unicam head yang sama untuk menghadirkan dimensi keseluruhan yang compact. Cast camshaft yang ringan menggunakan material yang sama dengan CBR1000R, menggerakkan valve train dan dual busi menyalakan bahan bakar dengan udara di ruang bakar.

img_9121

Torsi dan tenaga yang kuat di semua putaran mesin disertai dengan karakter yang memuaskan saat di rpm tinggi. 270°phased crankshaft memberikan karakter tenaga yang berbeda, mengantarkan traksi ban belakang yang sangat mengagumkan. Biaxial primary balance shaftsmenghilangkan getaran.

Mesin CRF1000L Africa Twin yang compact menghasilkan jarak terendah ke tanah sempurna, menjadi syarat untuk mesin adventure yang sebenarnya. Sekaligus rangkaian komponen yang menghadirkan performa dinamis dan estetika. Pompa air radiator diletakkan didalam penutup kopling, pompa air radiator dan pompa oil digerakkan bersama poros balancer.

Box perpindahan gigi manual yang ringan menggunakanshift-cam desain yang sama yang ditemukan pada CRF250R / 450R untuk memastikan perubahan positif dan dilengkapi dengan assist slipper clutch.

Untuk sasis CRF1000L Africa Twin terdapat 3 kunci utama dari model awal XRV750 yakni performa saat off-road, kenyamanan saat turing dan kelincahan saat berkendara harian.

Penyematan besi baja dengan frame semi-double cradlemenghadirkan keseimbangan saat melakukan perjalanan jauh, bahkan saat penuh dengan beban, performa off road, kelincahan dan kekuatan. Sentralisasi massa seperti penempatan aki di posisi belakang dari cylinder headmenghadirkan kontribusi yang lebih dekat dengan gravitasi.

img_9122

Suspensi Showa dengan jarak main yang panjang dapat dilakukan penyesuaian penuh dan dipasang radial dengan dual kaliper Nissin 4 piston kaliper dan 310mm wave floating disc brake. Suspensi belakang Showa ini menyediakanspring preload yang dapat diatur. Seperti halnya CRF450R Rally, CRF1000L Africa Twin menggunakan roda depan berukuran 21 inchi dan belakang 18 inchi dengan ban 90/90-21 dan 150/70-18.

Mengusung tema desain “unlimited adventure,” CRF1000L Africa Twin memiliki gaya desain bodywork yang kuat dan minim, bobot yang ringan menawarkan perlindungan untuk pengendara di berbagai kondisi cuaca dan bodi yang ramping menunjang kelincahan.

Model ini hadir dengan dual LED Headlights yang menjadi original signature dan ketinggian kursi disesuaikan 8 inchi yakni 34,3 atau 33,5 inchi. Tangki bahan bakar 18,8 liter dipadankan dengan konsumsi bahan bakar yang irit 21.8km/l (WMTC dengan mode DCT) mampu melakukan penjelajahan jauh hingga 400 km.

Sistem elektrik yang secara keseluruhan mampu mengatasi kondisi apapun on dan off-road yakni Honda Selectable Torque Control (HSTC) system yang menawarkan 3 tahap kontrol, dan memungkinkan bagi pengendara untuk menonaktifkan sistem ABS roda belakang.

img_9119

Dual Clutch Transmission (DCT)
Keunikan fitur Dual Clutch Transmission (DCT) hadir sebagai pilihan yang disematkan di CRF1000L Africa Twin, dengan penggunaan crankcase yang umum dengan mempertahankan lebar yang sama dengan versi transmisi manual.

Fitur mode standar manual memudahkan pengendara untuk memilih menggunakan mode manual atau otomatik melalui tombol di sisi kiri setang kemudi. Mode D menawarkan keseimbangan terbaik antara konsumsi bahan bakar dan kenyamanan berkendara, sementara mode S memberikan tambahan performa sport dengan tiga pilihan dari S1, S2 dan S3.

Dalam kondisi tertentu seperti berkendara dengan manuver di kecepatan rendah, DCT secara perlahan melepaskan kopling untuk mengurangi efek dari pergerakan throttle secara cepat di sasis. Tentu saja, DCT untuk model CRF1000L Africa Twin telah dilengkapi untuk dikendalikan di lingkunganadventure. Dengan G switch di tiap mode berkendara, throttle dan ban belakang menyesuaikan transfer tenaga secara langsung dari mesin disesuaikan dengan kondisi off road yang diinginkan.

Fungsi baru dari DCT sistem hadir dalam saat mendeteksi kondisi menanjak. Saat menanjak, fungsi upshift adalah menghambat untuk menahan rpm tinggi; Saat jalan menurun, downshifts terjadi lebih awal untuk memungkinkan pengereman mesin yang lebih baik.

Di Indonesia model ini hadir pada April 2017 dengan 2 pilihan warna yakni Victory Red dan Tricolor untuk tipe Manual ABS dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) DKI Jakarta Rp 464.000.000,- dan tipe DCT ABS dipasarkan dengan harga Rp 499.000.000,-.

Komentar»

1. Yusuf - 4 Februari, 2017

Sadis, tampang mesin sampai harganya hahahaha

2. Hartono - 4 Februari, 2017

Sangar tampangnya,,, bener 2 buasss


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: