jump to navigation

EV Neo, Si Molis Honda yang Mulai Menghentak 7 September, 2016

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

molis1

Sepeda motor listrik memang belum menjadi motor massal di Indonesia. Namun sejumlah nama, konon sudah menyiapkan andalannya. Soal motor lsitrik ini, Honda menghentak Indonesia.

Karena pada awal September ini, PT Astra Honda Motor (AHM) ikut serta mendukung program Uji Coba Perilaku Berkendara‎ Sepeda Motor Listrik dengan menyiapkan 2 unit sepeda motor listrik Honda EV Neo.

Honda EV-Neo sebelumnya telah dihadirkan ke publik Indonesia pada ajang Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2012. Scooter ini mengadopsi teknologi bertenaga listrik dan pastinya ramah lingkungan. Honda EV-Neo sudah diluncurkan sejak tahun 2010 meski baru dipasarkan di pasar lokal Jepang.

Dikutip dari welovehonda.com, Honda Electronic Vehicle (EV) Neo menggunakan tenaga listrik berkekuatan 2.8 kW dan baterai ion lithium. Sepeda motor yang termasuk ke dalam varian skuter ini mampu menempuh jarak 34 km (dengan kecepatan konstan 30 km/jam) dalam satu pengisian penuh. Uniknya, skuter yang juga cocok sebagai kendaraan delivery barang ini hanya membutuhkan 30 menit untuk mengisi baterai hingga penuh.

IMG_8301

Honda EV-Neo sengaja dirancang untuk kebutuhan pebisnis. Oleh sebab itu, motor ini dilengkapi dengan pengangkut barang di bagian belakangnya yang ukurannya cukup lebar dan datar. Kabarnya, loading space (ruang pengangkut barang) pada Honda EV-Neo mampu mengangkut barang dengan total berat hingga 20 kg.

Skuter matik ini diproduksi dalam dua tipe yaitu, EV-Neo dan EV-Neo Pro. Nama yang disebut terakhir memiliki tambahan bracket di bagian depan agar bisa dipasangi keranjang. Selain itu, skuter matik masa depan besutan Honda ini juga sudah dilengkapi dengan varian CBS (Combi Brake System) sebagai salah satu fitur keselamatan.

Dari segi desain, Honda EV-Neo cukup unik dengan headlamp berbentuk bulat dekat spakbor depan motor. Honda EV-Neo sendiri dibanderol dengan harga mulai Rp 49 jutaan di pasar Jepang dan hingga kini masih belum ada kepastian apakah akan dipasarkan di Tanah Air atau tidak.

molis2

 

Komentar»

1. jurnalmotoran - 7 September, 2016

SUdah 2010 resmu diloncing, kenapa di Indonesia belon ya bro?

2. penggembaladomba911 - 11 November, 2016

Telat ……….
Mending gesit….
” Indonesia sei ”
Motor matik juga,makin byk diproduksi harus nya makin murah karena “cost “produksi bisa di tekan.ini mah malah makin tinggi harga nya..over price.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: