jump to navigation

Anak Priok Mengamuk di Sirkuit Barcelona 14 Juni, 2016

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

  
Pembalap Indonesia, Rafid Topan masih punya taji yang tajam. Buktinya, saat melakoni debutnya di ajang CEV International Championship 2016, akhir pekan kemarin, dia berjaya di dua sesi race di ajang bergengsi Eropa itu.

Dari dua kali balapan di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, Topan selalu berhasil naik podium dengan menjadi pemenang di kelas Superstock600. Balapan kelas ini digelar bersamaan dengan Moto2 European Championship, yang juga diikuti pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Dimas Ekky Pratama.

Pada race pertama, Minggu (12/6/2016) siang waktu setempat, Topan finis di urutan ke-14 untuk semua pebalap, atau yang pertama di kelas Superstock600. Dengan paket motor beda kelas, Topan masih bisa mengungguli para pebalap di kelas Moto2. Sementara itu, Dimas gagal finis pada balapan 17 putaran ini karena mengalami kecelakaan pada lap pertama. Dia masih bisa melanjutkan balapan, tetapi hanya bertahan empat lap.

Pada race kedua, Topan menutup balapan dengan finis di urutan ke-20 secara keseluruhan. Namun, di kelas Superstock600 dia kembali menjadi yang tercepat. Sementara Dimas di kelas Moto2 berhasil menyelesaikan balapan dan finis di urutan ke-8. 

Topan kini mengoleksi dua poin untuk kelas Moto2 European Championship dan berada di urutan ke-25 klasemen sementara. Namun, untuk kelas Superstock600, dia sudah mengoleksi 50 poin hasil selalu finis di urutan pertama pada dua race di Barcelona.

Prestasi Topan ini tentu amat membanggakan. Pebalap yang pernah turun di Moto2 World Championship tersebut kini berada di posisi ke-4 klasemen sementara Superstock600. Hasil bagus bagi Topan karena ini merupakan seri pertama dia ikut balapan. Pada seri perdana Topan gagal membalap karena terbentur masalah visa yang telat turun, CEV International Championship 2016 akan digelar 30 Juni-3 Juli di Sirkuit Albecete, Spanyol.

Topan membuka sejarah baru motosport Indonesia pada akhir 2012 sebagai pembalap Moto2. Ia terpilih menjadi pembalap pengganti Anthony West (Australia) yang terkena pinalti larangan tampil di GP Valencia, Spanyol, November 2012. Di sesi kualifikasi, Topan berada di urutan 31 dari 33 pembalap dengan gap 3,7 detik dari pembalap tercepat Pol Espargaro dan Marc Marquez yang kala itu tercepat 1 dan 2. Saat raceday yang dijuarai Marquez, anak Tanjung Priok, Jakarta, kelahiran 24 Agustus 1994 itu finish ke-30. Lebih bagus dari rekan satu timnya di QMMF, Elena Rosell, maupun Takaaki Nakagami dan Johan Zarco yang sampai musim 2016 ini menjadi pembalap papan atas Moto2.

Pembalap asal Betawi berusia 21 tahun ini mendapatkan undangan dari Chronos CorseSpanyol karena dianggap memiliki pengalaman yang cukup di kejuaraan internasional, kemampuan membalap yang baik, dan semangat berprestasi untuk mengharumkan nama Indonesia. Singkatnya Chronos Corse menganggap Rafid Topan adalah pembalap yang layak untuk dapat membalap di Moto2 ini. Yuk, kita dukung anak Priok ini.

  
 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: