jump to navigation

Penjualan Satria Injeksi Lemah, Dealer Mengeluh 20 April, 2016

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

  
Satria injeksi melibas penjualan Honda Sonic! Beragam berita senada bermunculan manakala data AISI penjualan Satria baru ini meluncur untuk bulan Februari 2016. Disebutkan, Satria terjual hingga 10 ribuan unit. Sementara Sonic melemah hanya nyaris 2000 saja.

Kondisi berbeda ini menurut sejumlah analisis, karena Satria merupakan produk baru dimana pendistribusiannya harus segera dan merata di seluruh Indonesia. Karena itu distribusinya besar-besaran.Sementara Sonic terkena sindrom awal tahun di mana pasar bergerak pelan saja. Apalagi kondisi ekonomi masih kurang menggembirakan.

Sebetulnya penjualan Satria di angka 10.000 adalah penurunan sekali. Dulu Satria pernah laku di angka 20.000an bahkan melejit hingga nyaris mencapai 30.000an. Penyebabnya tentu saja karena segmen hyperunderbone 150cc kini makin ramai. Jika sebelumnya Suzuki Satria bermain sendiri, kini ada kompetitor seperti Yamaha MX King dan Honda Sonic 150. 

Lantas bagaimana nasib Satrian terbaru? Data penjualan Maret malah tak muncul. P2R yang ngobrol dengan seorang boss dealer Suzuki malah menemukan fakta baru. Dia menyebutkan pihak dealer kecewa juga dengan kondisi pasar Satria saat ini. “Satria dipersiapkan sekitar 2 tahun agar bisa tetap menjadi raja bebek super. Namun, penjualan Satria Baru malah mengecewakan kami,” ungkapnya.

Penyebabnya, ungkap si Boss Dealer selain karena lemahnya perekonomian juga karena posisi harga Satria yang terlalu tinggi. Sebagai motor kalangan muda, seharusnya Satria tidak tembus di atas Rp 20 juta. Ada tiga harga Satria. Satria injeksi standar dibanderol Rp 21.650.000 sedangkan varian BlackFire dan livery MotoGP diberi harga Rp 21.950.000 OTR Jakarta. Iya, memang tinggi!!!

  

Komentar»

1. lulut - 20 April, 2016

Waw, penantian 2 tahun bikin lemezzz dong

2. andikakusumaharyanto - 20 April, 2016

sekarang udah rame orang naek sport, sama matic, tp jualannya masih bebek ajah, dan ibaratnya suzuki cuma dagang satria tok………

proud2ride - 20 April, 2016

Hemmm,, salah satu faktor juga ya bro, mantab!!!

3. warungasep - 20 April, 2016

hari gini jualan bebek?? wjwjwjw

4. motomazine - 20 April, 2016

Padahal sepadan dengan performanya.. Bandingkan dengan motor berkubikasi sama lainnya dengan harga di angka 25 jutaan.. Jauhhh…. 😆

Iseng komen - 21 April, 2016

Jaman sekarang beli motor ga cm performa aja, terlalu segmented orang yg ngejar performa….

Suzuki ga pinter baca situasi ini, model uda outdated, fungsi cm sebagai speedmachine aja, mau buat commuter gampang cape, ya siap2 aja gulung tiker kalo g inovasi…

5. jurnalmotoran - 21 April, 2016

Betul karena sudah ada lawan sepadan, sonic dan MX

6. syahron - 21 April, 2016

Saya suka kalo liat kome yg gaa Saling menjatuhkan atau mendewakan salah satu merk… Kan dg banyak pilihan semakin bagus toh bagi konsumen… +- pasti ada,,,mau motor sempurna beli aja RCV213V-S hehehe

Dalam satu aspal…

7. irfannabag - 22 April, 2016

Suzuki wake up, bikin matic performa tinggi dengan desain racy, ohya mending desainer yg sekarang pecat aja, KLO perlu bajak desainer matic Honda biar desain matic Suzuki gak wagu lagi

proud2ride - 22 April, 2016

Wah, info sangat bagus kawan,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: