jump to navigation

Reli Dakar, Adu Jago Pereli dengan Trail 450cc 3 Januari, 2016

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

  
Reli lintas negara Dakar Rally kembali digelar. Rute perdana dari 16 hari balapan dimulai hari ini, Minggu (3/1) waktu Buenos Aires sebagai lokasi start event reli adventure terakbar ini. Sejak digelar tahun 1979 duly dengan nama Paris-Dakar Rally hingga sejak 2009-kini, berlangsung di benua Amerika Reli Dakar selalu mengundang perhatian. 
Bagaimana tidak, pereli terbaik bersama motor-motor adventure bakal menghadirkan petualangan hebat di jalur yang banyak medan ekstrimnya. Tahun 2016, pereli terbagi dalam 136 motor, 45 Quad-bike, 111 mobil dan 55 truk. Para peserta berasal dari 60 negara.

Reli Dakar berlangsung sepanjang 16 hari dengan 13 etape melintasi Argentina, Chili dan Bolivia dengan total jarak lebih dari 9.000 km. Paling menantang adalah di stage 12 dengan total jarak 931 km melintasi San Juan ke Villa Carlos Paz. Stage 9 menjadi yang terpendek yakni total jarak 436 km melintasi Belen.  

Motor-motor petualangan kelas wahid bakal bertarung hebat. KTM 450 menjadi salah satu legenda di ajang ini. KTM berkali-kali menjadi juara dengan juara terakhirnya tahun lalu, yaitu Marc Coma dari Spanyol. Tahun ini pertarungan diperkirakan bakal lebih kompetitif berkat pensiunnya jagoan tahun lalu. Cyril Despres pindah ke kelas mobil sementara Coma menjadi director acara.

Motor-motor hebat lainnya bakal mengintai juara antara lain, Yamaha WR450 dengan pembalap tangguhnya Helder Rodrigues dan Alessandro Boturi. Lalu Husqvarnas dengan motor FR450 bakal mengandalkan Pablo Quintanilla dan beteran reli ini, Ruben Faria.

Sementara Honda Racing yang tahun lalu meraih beberapa kemenangan dan juga tahun sebelumnya, justru semakin tampil perkasa. Nama besar Joan Barreda dan Paulo Goncalves bakal memgancam dengan CRF450. Tim lain yang tak kalah kuatnya adalah TVS Sherco dengan motor TVS RTR450, pereli hebat macam Alain Duclos, Florent Vayssade dan Joan Pedrero.   

Juara Dakar Rally kelas motor

  • 1979: Cyril Neveu (Yamaha)
  • 1980: Cyril Neveu (Yamaha)
  • 1981: Hubert Auriol (BMW)
  • 1982: Cyril Neveu (Honda)
  • 1983: Hubert Auriol (BMW)
  • 1984: Gaston Rahier (BMW)
  • 1985: Gaston Rahier (BMW)
  • 1986: Cyril Neveu (Honda)
  • 1987: Cyril Neveu (Honda)
  • 1988: Edi Orioli (Honda)
  • 1989: Gilles Lalay (Honda)
  • 1990: Edi Orioli (Cagiva)
  • 1991: Stephane Peterhansel (Yamaha)
  • 1992: Stephane Peterhansel (Yamaha)
  • 1993: Stephane Peterhansel (Yamaha)
  • 1994: Edi Orioli (Cagiva)
  • 1995: Stephane Peterhansel (Yamaha)
  • 1996: Edi Orioli (Yamaha)
  • 1997: Stephane Peterhansel (Yamaha)
  • 1998: Stephane Peterhansel (Yamaha)
  • 1999: Richard Sainct (BMW)
  • 2000: Richard Sainct (BMW)
  • 2001: Fabrizio Meoni (KTM)
  • 2002: Fabrizio Meoni (KTM)
  • 2003: Richard Sainct (KTM)
  • 2004: Nani Roma (KTM)
  • 2005: Cyril Despres (KTM)
  • 2006: Marc Coma (KTM)
  • 2007: Cyril Despres (KTM)
  • 2008: (dibatalkan karena alasan keamanan)
  • 2009: Marc Coma (KTM)
  • 2010: Marc Coma (KTM/Motor)
  • 2011: Marc Coma (KTM)
  • 2012: Cyril Despres (KTM)
  • 2013: Cyrill Despres (KTM)
  • 2014: Marc Coma (KTM)
  • 2015: Marc Coma (KTM)

Komentar»

1. lamik gemini - 3 Januari, 2016

KTM paling sering juara.. jozz


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: