jump to navigation

Balap Liar di Tepi Istana 16 November, 2015

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

  
Cerita seorang teman, berpangkat sersan yang bertugas di Markas Besar TNI Angkatan Darat di jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat membuat saya penasaran. Kata dia, di depan kantor TNI-AD itu kerap menjadi lintasan Bali alias balap liar. Wow! Masak sih? Tanya saya. Khan itu wilayah ring 1, dimana sejumlah kantor penting berada dan di ujung jalan itu terdapat Istana Negara, tempat presiden tinggal dan bekerja.

Malam minggu kemarin, saya iseng menyambangi jalan Merdeka Utara. Sekitar pukul 11 malam, betul saja cerita sang teman. Suasana hiruk pikuk nampak di sana. Suara knalpot racing memekakkan telinga. Para pembalap melibas ruang sirkuit dadakan itu mulai dari Jalan Merdeka Timur, melambung kiri ke jalan Merdeka Utara dan berputar di putaran depan Mahkamah Agung hanya beberapa meter dari pagar Istana. Lalu menuju depan Depdagri dan Mabesad, melambung kiri lagi ke jalan Perwira, Pejambon lapangan Banteng, balik lagi ke lokasi awal. sementara penonton asyik menikmati aksi pelaku Bali. Sungguh sebuah ironi!

Pembalap didominasi sepeda motor racing bercc besar. Hanya satu dua sepeda motor bebek. Kelihatan dari motor dan akaesoris yang mereka gunakan adalah anak-anak kalangan atas alias anak babe. Aksi mereka ini nyaris dilakukan setiap malam, dengan peserta terbanyak pada tiap akhir pekan. Kecelakaan yang berujung pada kematian sangat sering terjadi.

Kemana pak polisi? Teman saya pak sersan yang saya tanya begitu menggelengkan kepala. Sering ada razia, tetapi seperti setengah hati, polisi datang pembalap hilang, polisi pergi mereka pun tampil lagi. Bahkan kata dia benerapa waktu lalu petugas jaga di Mabesad sempat melarang kegiatan ini, prajurit muda sempat mengejar para pelaku, mereka yang tertangkap dipukuli hingga bengep. Apes, besoknya tim jaga malam itu dipindahtugaskan ke pulau terluar. Ajaib!!!

Seorang security di pos jaga Depdagri yang saya temui mengaku kesal dengan ulah pembalap liar ini. Sementara penontonnya juga memenuhi halaman depan Depdagri. Petugas hanya bisa meminta mereka tak berkumpul di pintu masuk dan keluar Depdagri, takut mengganggu pimpinan masuk. Kata petugas ini, telinganya tak kuat mendengar suara knalpot racing yang menyalak hingga menjelang dini hari. “Harusnya di wilayah ini tenang ya pak, khan ini kawasan ring 1,” ujarnya heran. 

Sama pak, saya juga heran. Malam ini hingga perjalanan menuju rumah, saya merenung sesusah itukah di negara ini membuat jera para pembalap liar di tepi Istana Negara? 

Komentar»

1. Mazben - 16 November, 2015

tp kok jarang yg beritain ya mas

2. Fitready - 16 November, 2015

monasco

3. bescorpio - 16 November, 2015

monasco

4. Asap - 16 November, 2015

anak pejabat om

5. Irul - 16 November, 2015

bukti hukum lemah di negeri ini, ring 1 aja dilibas, gak ditakuti

6. gl-max - 16 November, 2015

kapan2 ikutan ahh..

7. Agasta - 17 November, 2015

Monasco. Ramenya malem sabtu & malam minggu. Yang hoby balap & cornering pasti menikmati itu 😀

8. acul - 17 November, 2015

Owh monasco,, tuh udah ada namanya, tingggal garuk aja kao mau ya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: