jump to navigation

Pengalaman Modif Kawasaki Z250, Pasang Piggyback! #Artikel Kiriman Part-2 14 November, 2013

Posted by proud2ride in Kawasaki, Tips & Trik.
trackback

Lanjuttt…. setelah mengganti knalpot, proses modif ringan Kawasaki Z250 berlanjut ke area pengapian dan semprotan bensin. Yakni dengan menambahkan perangkat elektronik, Piggyback. Bagaimana prosesnya, berikut penuturan si bro bikers yang ogah terkenal ini (Nama gak mau disebutkan).

Nah… Setelah sehari sebelumnya hunting knalpot buat Z250, dilanjutkan ganti ban. Pilihannya kali ini udah jelas mengarah ke Battlax S20 ukuran depan 120 dan belakang 150. Soalnya karet hitam asal Jepang ini merupakan tipe paling laku di pasaran, harganya pun murah cuma Rp 2,6juta per set. Selisih cukup jauh dibandingkan dengan merk Pirelli ataupun Michelin.

Proses pemasangan ban semi soft compound ini terbilang sangat cepat karena menggunakan tire changer, persis seperti yang digunakan di toko ban mobil. Nggak sampe 30 menit ban baru sudah terpasang dan Z250 siap digas kembali. Eitss… Ternyata nggak bisa langsung bejek gas kayak sebelumna, kudu penyesuaian dulu dengan ban baru. Hehehe…!!!

Setelah selesai memasang ban ternyata PR-nya malah nambah satu lagi. Penggunaan knalpot free flow ternyata membuat mesin meminta tambahan debit bahan bakar. Motor sih larinya enak, cuman tetap saja ada yang kurang. Kemudian mulai memikir opsi untuk menggunakan piggyback. Hal ini terpikir karena ada saudara yang sudah lebih dulu menggunakan piggyback merk Bazzaz.

Prinsip pemasangan piggyback merk Bazzaz hanyalah menjumper kabel untuk memanipulasi data ECU. Tinggal melepas beberapa konektor positif dan negatif dan menjumpernya dengan konektor yang sudah tersedia oleh Bazzaz.
Ini dia konektor-konektor yang harus dijumper. Mulai dari gambar 1 sampai gambar 6 di atas.

Nah… Step-step pemasangan piggyback Bazzaz ini hampir semuanya gampang. Kecuali bongkar bodi karena harus mengangkat tangki motor (untuk menjumper injektor). Kesulitannya hanya di bagian menjumper sensor netral karena harus mengupas plastik yang menutupi kabel dan menjepitnya dengan menggunakan scotchlock.

Kelar pasang tinggal disetting menggunakan laptop. Prosesnya sendiri kurang bisa dijelaskan secara gamblang karena mengandalkan feeling. Intinya ketika bensin terasa kurang, ya angka yang muncul di laptop tinggal ditambahkan, begitu juga sebaliknya. Semoga penjelasan singkat ini cukup membantu.

**********

Buat yang mau email ke P2R untuk kasih masukan atau kasih informasi seputar persepeda motoran tanah air. Send aja ke P2Rbikers@gmail.com

Join with Social Media Proud2Ride:

Fan Page FB = Proud2ride
Follow Twitter @proud2ride

Komentar»

1. orong-orong - 15 November, 2013
2. ipanase - 15 November, 2013

hati2

3. Kobayogas - 15 November, 2013

kok mengandalkan feeling mas? kan jelas
muncul di laptop settingannya, apalagi kalau sambil dyno, di RPM berapa yang kudu dirubah.
jadi, imo sih bukan feeling, tapi jelas terbaca di data ya..tggal jagonya mekanik aja nyetting di berapa berapanya…

sori kalau salah, nubie mas hehe..

http://kobayogas.com/2013/11/10/tes-ride-singkat-n250fi-dengan-knalpot-rx8-full-system/

4. Roy (X-Road Wannabe - Trellis Edition) - 15 November, 2013

niru setting CBR IRS?
kok njiplak seh?

5. doni - 16 November, 2013

bkin kreasi dan inisiatiff bro,,, mso jiblakk sma kompetitor lainn,,, waduhhh basi nek ngenehh tohh

6. bocah_koplak - 18 November, 2013

Selama mesin std ga perlu piggyback, kecuali daleman udh dikorek2, kompresi naik dll.
ecu std masih mumpuni kok buat melayani knalpot aftermarket.
Di ninja saya terpasang termignoni slip on, header dibuatin oleh kawasaki fatmawati (jd-nya full system kan) ecu di tuning di SSM depok. Belum tentu nembak selama 2 – 3 bulan, kl mulai nembak sekali dua kali bawa lagi ke SSM tandanya minta service. Hilang lg nembaknya.
Mengutip kalimat mekaniknya nembak2 itu karena knalpot ga cocok, untungnya ane slip on jd gampang ngurutnya, nyesek kl beli full system nembak2 terus beli piggyback — bisa dpt versa sebiji nih habisnya —
kl dihitung utk ngatasi nembak, termig slip on 5jt, header custom 900rb (plus pasang), tuning ecu 50rb. Bandingin sama beli piggyback (byk yg penyakit nembaknya ga hilang).
just share….cari mekanik yg jago bukan yg pinter jualan…heheheh

7. PT. Pandawa Lima Tour & Travel - 29 November, 2013

Thanks gan informasinya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: