jump to navigation

Mengapa Suzuki Gemar Gonta-Ganti Nama Motor? Apakah Masih Akan Berlanjut? 7 April, 2011

Posted by proud2ride in Suzuki.
Tags: , , , , ,
trackback

Langkah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mematikan nama Skywave dan menggantinya dengan Hayate, makin menguatkan rumor jika Suzuki gemar gonta-ganti nama tipe motor. Suzuki sering menggunakan strategi refreshment produk sekalian ganti nama. Apakah strategi itu muncul lantaran filosofi nama motor  yang kurang pas?

Misalnya “Spin”. Istilah Spin dalam dunia otomotif diartikan memutar cepat ditempat lalu berhenti. Sedangkan “Smash” dimaknai meluncur cepat saat dipukul lalu jatuh ke tanah. Demikian juga dengan “Thunder” yang artinya gledek. Terdengar keras tapi sebentar saja.

Berbeda dengan “Shogun” yang artinya jendral yang gagah sekaligus jadi pemimpin. Sebelum digantikan oleh Smash, Shogun 110 cc cukup lama berjaya di penjualan bebek hingga balap. Citra Shogun 125 cc pun juga tidak terlalu buruk.

Okay, balik lagi ke topik kegemaran Suzuki ganti nama motor. Di tengah 2010, Suzuki Smash dirubah menjadi Titan yang berasal dari kata “Tiada Tanding”.  Kemudian di awal 2011, giliran Suzuki Shogun diganti menjadi “Axelo”.

Meskipun keduanya masih diembel-embeli nama lama (Smash dan Shogun) tapi ukuran font diperkecil. Sehingga seolah-olah konsumen digiring untuk mengingat Titan dan Axelo, bukan Smash dan Shogun. Dan yang paling gress, Suzuki Hayate menggantikan Skywave yang konon susah diucapkan.

Apakah kegemaran Suzuki ganti nama akan berakhir? Nampaknya tidak, khabar terbaru Suzuki telah menyiapkan nama baru sebagai pengganti Spin yaitu Nex yang akan meluncur di pertengahan semester ke-2 tahun ini.

Pertanyaan besarnya adalah, Apakah startegi gonta-ganti nama ini sudah tepat? Rasanya perlu banyak pembuktian bahwa ganti nama bisa menggeser presepsi masyarakat tentang produk Suzuki yang diharapkan mendorong penjualan.

Contohnya Suzuki Satria FU150. Iklan jarang, model gitu-gitu aja, ganti nama pun tidak, secara harga mahal banget (buset, bebek harga Rp 17,3 jeti) tapi penjualannya tetap bagus. Bahkan pesona Honda CS1 belum mampu menggeser total penjualan Satria FU150 di kelas bebek super.

Harus di akui, imej bebek kencang dan berteknologi melekat pada Satria FU150. Mengandalkan mesin tegak 150 cc, DOHC 4 klep, oil cooler, 6 speed, powernya mencapai 11,7 Dk.

Sedikit kesimpulan bahwa selain faktor emosional, persepsi masyarakat juga terbentuk dari kualitas produk itu sendiri. KUALITAS akhirnya yang menetukan. Betulkahhh…..???

Komentar»

1. Angga - 7 April, 2011

satu2nya cara agar suzuki sukses melawan honda dan yamaha, hrs siapkan produk di atas rata2 lawannya. buktinya satria 4-tak suzuki (fu150) sanggup mengalahkan pamor mx135 dan cs1. menurut sy tdk mutlak krn mereknya. skr sdah banyak yg gak lihat merek, asal motor jepang dan eropa. selanjutnya kualitas teknologinya.

2. Tristan - 7 April, 2011

sebenarnya untuk memikat konsumen tdk perlu gonta-ganti nama, cukup tingkatkan aja kualitas agar dapat lebih memikat hati konsumen..
yah,, kita kan bisa lihat contoh yang disebutkan kaya Suzuki Satria FU150 meskipun gk gonta-ganti nama tapi penjualannya kan tetap bagus, itu karena konsumen sudah tahu kualitas dan keunggulannya..

3. vanz21fashion - 7 April, 2011

tingkatkan kualitas mungkin jadi salah satu cara, tapi pun perlu diperhatikan massa-nya. Suzuki FXR dan Thunder 250 muncul di jaman yang menurut saya kurang tepat. pun Suzuki Arashi muncul di waktu yg kurang tepat. Sekarang Honda Blade yg mirip Suzuki Arashi malah lebih sukses dibanding Suzuki Arashi di waktu lalu.

4. proud2ride - 7 April, 2011

@vanz21fashion: seandainya FXR dan Thunder 250 dirilis ulang dgn desain berbeda, apakah bisa laku keras ya????

FXR150 sebagai pengganti Thunder 125 yg naik kelas. dan Thunder 250 buat kelas di atasnya bergaya touring tulen.

toh dua motor itu kan gak pernah denger cacatnya. second-nya aja harganya gelap. bisa sangat mahalllll….

5. alex - 7 April, 2011

kualitas suzuki masih kurang kali jadi peminatnya masih rendah..
atau suzuki kurang memperhatikan apa keinginan dari konsumen..

6. alex - 7 April, 2011

Kualitas Suzuki masih kurang kali jadi peminatnya masih rendah..
Atau Suzuki kurang memperhatikan apa keinginandari konsumen

7. de cantezz - 7 April, 2011

mungkin salah satu cara buat menarik konsumen tapi yang paling penting sebenarnya bukan hanya nama saja tpi kualitas n kuantitas sebuah motor.

semoga aja dengan adanya ntar nama baru yg suzuki luncurkan ngbuat suzuki bisa ikut berperan serta memberikan pilihan buat para konsumen….. 🙂 🙂

8. Tulus_Budi - 7 April, 2011

itu strategi Re-branding, suzuki melakukan strategi itu terhadap produk2 yg kurang diminati pasar, intinya ‘ini produk yg berbeda lho, bukan shogun tapi Axelo, bukan Smash tapi Titan, bukan Skywave tapi Hayate’ , rasanya strategi ini cukup membantu penjualan, suzuki ingin mengungkapkan bahwa mereka telah berubah, produk andalan mereka justru di bebek super Satria FU yg ga mungkin di re-branding karna brand itu udah sangat kuat, brand Thunder kayaknya juga ga perlu re-branding, tinggal di refreshment ajah…. gut lak ajah buat Suzuki….

Angga - 7 April, 2011

sepakat bro. bisa dimaknai, suzuki seperti mulai dari nol lg utk produk yg di rebranding. smoga 3 thn ke depan kelihatan hasilnya (market share diatas 10 persen). wehhh tapi kok lama yaaa… wkwkwkwk

proud2ride - 8 April, 2011

siiip…mantabs Bro!

9. Iksa - 7 April, 2011

Kasihan club-clubnya …

proud2ride - 8 April, 2011

Betul Bro, di satu sisi dengan pergantian nama produk akan memunculkan trend terbentuknya club baru, tapi di sisi lain “long life” dan perkembangan klubnya akan terbatasi…
untuk hal yang satu ini gue salut sama honda, yg masih mau mempertahankan nama “megapro” untuk produk dazzlernya, padahal secara spek mesin maupun body berubah total dari “old megapro”

10. Basho - 7 April, 2011

Karena selain satria,belum ada lagi motor2 suzuki yg pernah berjaya di pasaran selama 5 tahun ke belakang. Jadi wajar kalo namanya masih gonta-ganti. Soalnya belum punya jati diri. Liat nama2 seperti ninja,tiger,megapro,supra,jupiter,vega,mio, dan vixion. Namanya masih dipertahankan sampe sekarang,karena mereka pernah berjaya di kelasnya,walaupun ada yg sekarang ini pamornya udah turun. Itu namanya “menghargai jasa para pahlawan.” Yang lebih hebat justru yamaha. Scorpio meskipun kurang berjaya,tapi namanya tetap dipertahankan. Karena masih ada kemungkinan untuk diperjuangkan. Ini namanya “punya mental juara.” Untuk yg satu ini,kayanya suzuki belum punya mental juara kaya yamaha. Suzuki masih sibuk mencari jatidiri. IMHO CMIIW

proud2ride - 8 April, 2011

lebih parah lagi jangan sampe ada istilah “pahlawan tanpa tanda jasa” ya Bro… ntar nasibnya kayak guru-guru di negeri ini ya
hahahaha, nice comment, thank’s Bro!

11. SkyrideR - 7 April, 2011

tetep setia dengan Skywave…
pernah mau ada keinginan untuk dijual tapi ko eman2… bentuknya ternyata cakep ko… matic paling macho diantara yang lainnya…
buat cowok yang lagi pingin nyantai pake Skywave aja…
klo Hayate… ditunggu bagaimana klo ada yang versi NR nya….

Cowok Pake Matic… Biasanya Cowok Romantic….. 😀

12. kangmase - 8 April, 2011

yup, Suzuki cuma ingin menunjukkan bahwa kulitas produknya tidak sejelek imagenya di masyarakat, jadi ganti nama biar imagenya berubah, meskipun tetap memberitahu konsumen yang ingin beli/tertarik produk lama untuk beli motor tsb dengan nama baru….

http://kangmase.wordpress.com/2011/04/06/kredit-motor-di-kampung-lebih-murah-daripada-di-jabodetabek/

13. proud2ride - 8 April, 2011
14. Rara - 9 April, 2011

Bener banget…bukan NAMA, namun KUALITAS-lah yang sangat berpengaruh. Meskipun ganti nama tapi kalo kualitasnya masih sama saja ya percuma…

15. dsebryant - 9 April, 2011

Betul,
Seharusnya yang di contoh adalah seperti nama Shogun,nama nya melegenda banget,jadi melekat di masyarakat,dan brand image nya bagus.

16. wahyu joe - 9 April, 2011

kata shakespears “apalah artinya sebuah nama, toh bunga mawar jika diganti namanya akan tetap harum…”
tetapi bagi yg merasa muslim pasti akan setuju jika “nama adalah sebuah doa, yg jika nama itu disebut maka ia termasuk yg didoakan”
so…pilih yg mana gan??

17. Putrapan - 3 Agustus, 2011

Shogun sdah 5 angkatan
1. Shogun SG
2. Shogun 110R
3.Shogun 125 R / SP <<<<<<< Punya gue …
4. Shogun 125 R / SP / NR / RR / F1
5. Shogun Axelo 125

…. semuanya sangat terkenal d Masyarakat Indonesia… menurut sya ……. shogun memliki ketahan mesin yg jauh lebih baik dari merek motor yg laen (Honda Yamaha dll) …………
buktinya …. motor shogun gue masih bisa ngalahin MX 135 5 speed,,,,,,,, masyarakat cman blum paham tentang suzuki krna harga nya agak lebih mahal dri yg laen ………….

masyarakt lebih memilih motor yg murah d banding motor yg tahan lama

18. Tahlia - 19 Januari, 2015

whoah this blog is fantastic i really like reading your posts.
Keep up the good work! You recognize, a lot of persons are hunting round for this information, you
can help them greatly.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: